Informasinasional.com
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita
No Result
View All Result
Informasinasional.com
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita

2 WNI Pekerja Tambang di Kolaka Dikeroyok 4 TKA China gegara Tanya Gaji

Editor: Misno

29/01/2026 12:41
in KRIMINAL, TRENDING
0
2 WNI Pekerja Tambang di Kolaka Dikeroyok 4 TKA China gegara Tanya Gaji

Pengeroyokan pekerja tambang nikel di Kolaka, Sultra, melibatkan TKA China. Foto: (dok. istimewa)

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

INformasinasional.com, Kolaka – Dua pekerja tambang nikel di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra) dikeroyok hingga mengalami luka-luka usai menanyakan gaji. Akibat kejadian ini, empat tenaga kerja asing (TKA) ditangkap polisi. “Saat ini total 4 pekerja dari TKA kami sudah tangkap,” kata Kapolres Kolaka AKBP Yudha Widyatama Nugraha dalam keterangannya, Kamis (29/1/2026).

Pengeroyokan terjadi dikawasan proyek PT Indonesia Pomalaa Industrial Park (IPIP), Kabupaten Kolaka, Rabu (28/1) siang. Yudha mengungkapkan kejadian bermula dari pekerja lokal yang menanyakan gajinya ke pengawas TKA. Perkara gaji itu berujung 2 pekerja lokal dikeroyok oleh empat TKA tersebut.

“Dua korban ini menanyakan gaji ke pengawas WNA, tapi cekcok dan terjadi aksi pengeroyokan,” katanya.

Akibat pengeroyokan yang dilakukan empat TKA tersebut, kedua korban mengalami luka-luka di bagian kepala. Sedangkan empat TKA langsung diamankan ke Polres Kolaka.

Baca juga  53 Nyawa Terkubur di Cisarua, 27 Warga Masih Hilang

“Dua karyawan luka robek dikepala karena dikeroyok empat WNA ini. Mereka sudah diamankan,” ungkapnya.

Dia menuturkan pihaknya sudah melakukan pertemuan bersama perusahaan dan masyarakat setempat. Polisi memastikan akan melakukan proses hukum kepada empat TKA tersebut.

“Alhamdulillah sudah diadakan pertemuan, kesepakatan akan melakukan proses hukum kepada empat TKA yang melakukan pengeroyokan,” ungkapnya.

Selain itu, pihak perusahaan akan membantu pengobatan terhadap kedua korban. Bahkan pihak perusahaan menjanjikan akan mengangkat kedua korban sebagai pegawai tetap.

“Pihak perusahaan akan memberikan bantuan pengobatan kepada korban dan direkrut jadi pegawai secara tetap,” kata Yudha.

Dia pun mengimbau agar seluruh elemen masyarakat bisa menjaga wilayah Kabupaten Kolaka tetap kondusif.

“Kami mengajak seluruh tenaga kerja dan masyarakat Kolaka secara umum untuk menjaga kondusifitas di wilayah Kolaka,” pungkasnya.

Diketahui, pengeroyokan itu sempat diduga bentrokan antara pekerja. Polisi saat itu langsung mengamankan dua orang TKA asal China untuk dimintai keterangan.(sumber: detikcom)

Post Views: 414
Tags: Gajihukumkeamanan kerjakecelakaan kerjakolakanikelparkpekerja tambangPengeroyokanpt indonesia pomalaa industrialtka china
Previous Post

53 Nyawa Terkubur di Cisarua, 27 Warga Masih Hilang

Next Post

Hamas Siap Serahkan Pemerintahan Gaza ke Komite Palestina

Next Post
Hamas Siap Serahkan Pemerintahan Gaza ke Komite Palestina

Hamas Siap Serahkan Pemerintahan Gaza ke Komite Palestina

Discussion about this post

ADVERTISEMENT

BERITA TERBARU

Ramalan BMKG, Hujan Deras Melanda Indonesia 29–30 Maret 2026

Ramalan BMKG, Hujan Deras Melanda Indonesia 29–30 Maret 2026

29/03/2026 05:03
Keruk Sungai Dekat Bendungan, Aktifitas Tambang Diduga Ilegal Dibatas Desa Bulolohe Anrang Terus Dibiarkan

Keruk Sungai Dekat Bendungan, Aktifitas Tambang Diduga Ilegal Dibatas Desa Bulolohe Anrang Terus Dibiarkan

28/03/2026 20:28
Polisi Bongkar Jaringan Pemasok Amunisi Ilegal di Papua, 4 Pelaku Ditangkap

Polisi Bongkar Jaringan Pemasok Amunisi Ilegal di Papua, 4 Pelaku Ditangkap

28/03/2026 16:56
Nasabah FIF Bulukumba Mengaku Dirugikan, Angsuran 2 Bulan Tak Diakui Meski Ada Bukti Transfer

Nasabah FIF Bulukumba Mengaku Dirugikan, Angsuran 2 Bulan Tak Diakui Meski Ada Bukti Transfer

28/03/2026 11:25

Follow Us

Informasinasional.com

Informasi Yang Menambah Wawasan

KURS BANK INDONESIA (BI)

KATEGORI

  • ADVETORIAL (49)
  • AGRIBISNIS (59)
  • BERITA VIDIO (36)
  • DAERAH (2,935)
  • Desa Kita (21)
  • EKONOMI (645)
  • HUKUM (1,109)
  • INSFRASTRUKTUR (379)
  • INTERNASIONAL (596)
  • kasyno (1)
  • KRIMINAL (476)
  • KULINER (46)
  • NASIONAL (787)
  • OLAHRAGA (674)
  • OPINI (41)
  • OTOMOTIF (43)
  • PERISTIWA (1,430)
  • PILKADA (65)
  • POLITIK (528)
  • RAGAM (194)
  • TRENDING (2,320)
  • UMUM (696)
  • VIDIO (14)
  • REDAKSI
  • ABOUT-US
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

© 2023 Informasinasional.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita

© 2023 Informasinasional.com