INformasinasional.com, Humbahas — Ditengah sisa lumpur banjir dan trauma longsor yang belum sepenuhnya pulih, secercah harapan menyala di HKBP Parbotihan, Resort HKBP Onan Ganjang, Kabupaten Humbang Hasundutan. Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto hadir merayakan Natal bersama masyarakat korban bencana, Kamis (18/11/2025).
Kehadiran Kapolda Sumut didampingi Bupati Humbang Hasundutan Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH, MH, bukan sekadar seremoni. Dihadapan jemaat yang sebagian masih berstatus penyintas bencana, Natal menjadi ruang penguatan, bahwa negara tak sepenuhnya absen saat warganya terpuruk.
Ibadah Natal dipimpin Pendeta Resort HKBP Onan Ganjang dengan tema “Kembalilah tenang hai jiwaku, sebab Tuhan telah berbuat baik kepadamu” (Mazmur 116:7). Subtema “Kristus hadir membawa pengharapan baru bagi umat yang bertahan dalam pencobaan” terasa menemukan konteksnya. Doa dan pujian mengalir, menyentuh luka yang masih basah, namun juga menegakkan kembali iman yang nyaris runtuh.
Usai ibadah, Kapolda Sumut menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat terdampak banjir dan longsor. Bantuan itu memang tak mampu mengganti rumah yang hanyut atau ladang yang rusak, namun menjadi penanda kehadiran empati dan tanggung jawab sosial di tengah masa pemulihan yang berat.
Tak hanya itu, Ketua Umum Bhayangkari Daerah Sumatera Utara, Ny. Mona Whisnu Hermawan, turut berbagi kebahagiaan. Bingkisan Natal diserahkan kepada anak-anak, dari PAUD hingga SMP, yang selama berminggu-minggu terakhir lebih akrab dengan pengungsian ketimbang ruang kelas.
Momen paling menggetarkan hadir saat anak-anak korban bencana naik kealtar, mempersembahkan pujian dan tarian Natal.
Dengan wajah polos dan senyum yang dipaksakan menjadi berani, mereka seakan berkata: bencana boleh merenggut segalanya, kecuali harapan.
Natal di Parbotihan hari itu bukan tentang kemeriahan. Ia adalah tentang bertahan, tentang merawat luka bersama, dan tentang keyakinan bahwa dari reruntuhan, kehidupan tetap bisa disusun kembali.
Reporter: Karmawan Silaban






Discussion about this post