INformasinasional.com, Bulukumba – Desa Dwitiro, Bontotiro, Semangat gotong royong kembali menemukan bentuknya di Desa Dwitiro, Kecamatan Bontotiro, Kabupaten Bulukumba. Pembangunan Koperasi Merah Putih kini resmi berlangsung, menjadi tonggak baru penguatan ekonomi kerakyatan di tingkat desa.
Dibawah komando langsung Bhabinsa dan aparat kepolisian setempat, proses pembangunan berjalan tertib dan penuh antusiasme warga.
Kehadiran aparat bukan sekadar simbol pengawalan keamanan, tetapi juga bentuk dukungan nyata terhadap lahirnya lembaga ekonomi yang digadang-gadang menjadi pilar kemandirian masyarakat.
Pendirian koperasi ini berakar dari Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) yang digelar pada 8 Mei 2025. Forum tersebut menjadi ruang demokrasi warga dalam merumuskan masa depan ekonomi bersama.
Dalam musyawarah itu, Riska Astuti terpilih sebagai Ketua Koperasi Merah Putih Desa Dwitiro.
Kepercayaan tersebut disambut Riska dengan komitmen kuat untuk menghadirkan koperasi yang profesional dan berpihak kepada anggota.
“Koperasi ini bukan hanya tentang simpan pinjam atau usaha semata, tetapi tentang bagaimana kita membangun kekuatan ekonomi dari dan untuk masyarakat Desa Dwitiro. Kami ingin koperasi ini menjadi rumah besar bagi warga untuk tumbuh bersama,” ujar Riska, Sabtu (28/2/2026).
Ia menegaskan bahwa amanah yang diberikan melalui Musdesus menjadi tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan transparansi dan kerja nyata.“Kami berkomitmen menjadikan Koperasi Merah Putih sebagai lembaga yang profesional, terbuka, dan benar-benar memberi manfaat bagi anggota. Ini langkah awal menuju kemandirian ekonomi desa,” tambahnya.
Masyarakat dan Bhabinsa setempat menilai pembangunan koperasi ini sebagai momentum memperkuat solidaritas sosial sekaligus ekonomi desa.
“Kami hadir untuk memastikan proses berjalan aman dan tertib. Namun yang terpenting adalah semangat kebersamaan warga. Kalau koperasi ini dikelola dengan baik, dampaknya akan sangat besar bagi kesejahteraan masyarakat,” ungkap salah satu warga sekitar.
Senada dengan itu, aparat kepolisian setempat melihat koperasi sebagai investasi sosial jangka panjang yang berpengaruh pada stabilitas wilayah.
Pembangunan Koperasi Merah Putih di Desa Dwitiro merupakan bagian dari program pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui koperasi ditingkat desa. Ditengah dinamika ekonomi yang kerap menekan usaha kecil, koperasi diharapkan menjadi ruang perlindungan sekaligus pengembangan potensi lokal.
Koperasi ini dirancang tidak hanya sebagai lembaga simpan pinjam, tetapi juga sebagai motor penggerak usaha produktif masyarakat, mulai dari penguatan UMKM, distribusi kebutuhan pokok, hingga peluang pengembangan sektor pertanian dan perdagangan lokal.
Pemerintah desa pun menyatakan dukungan penuh terhadap keberadaan koperasi sebagai mitra strategis pembangunan.
Proses Legalitas Sedang Berjalan
Saat ini, tahapan administrasi tengah berlangsung dengan pengurusan penerbitan dokumen Administrasi Hukum Umum (AHU) melalui notaris.
Reporter: Sapriaris






Discussion about this post