INformasinasional.com, LANGKAT — Pemandangan tak lazim menyergap jantung Kota Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, menjelang arus mudik Lebaran 2026. Satu Pos Pengamanan (Pospam) Operasi Ketupat berdiri persis dibadan jalan simpang tiga Jalan Sudirman, titik yang selama ini dikenal sebagai urat nadi lalu lintas kota.
Tanda tanya dari warga. Bangunan itu berdiri dilokasi yang selama bertahun-tahun menjadi simpul kemacetan, terutama akibat pelanggaran arus kendaraan yang kerap terjadi.
Jalan Sudirman sendiri merupakan jalur satu arah bagi kendaraan dari arah Medan menuju Aceh. Sementara arus sebaliknya dialihkan dari pangkal Jembatan Sei Batang Serangan, memutar hingga kembali menyatu kepusat kota. Namun disiplin berlalu lintas yang kerap longgar membuat jalur satu arah acap kali berubah menjadi arena saling serobot dari dua arah. Kemacetan pun menjadi langganan tahunan.
Kini, ketika arus mudik mulai menggeliat, pos pengamanan justru muncul ditengah pusaran masalah itu. “Bukannya mengurai macet, ini malah berpotensi jadi biang kerok kemacetan baru,” kata banyak warga pengguna jalan di Tanjung Pura, Senin (9/3/2026).
Keluhan warga bukan tanpa alasan. Saat sore menjelang berbuka puasa, ketika aktivitas masyarakat meningkat dan kendaraan memadati ruas jalan, keberadaan pos tersebut dinilai mempersempit ruang gerak kendaraan.
Sejumlah pengendara tampak kesulitan bermanuver dipersimpangan yang kini semakin sesak. Warga menilai, penempatan pos ditengah badan jalan merupakan kebijakan yang janggal dan tak lazim. Selama bertahun-tahun pengamanan Lebaran digelar, belum pernah pos didirikan dititik tersebut.
“Sejak dulu tak pernah ada pos Lebaran dibangun ditengah jalan seperti ini. Kami heran apa pertimbangannya,” kata warga tanjung pura.
Mereka khawatir, lonjakan volume kendaraan saat puncak arus mudik justru akan memperparah kemacetan dipusat kota.
Fungsi pengamanan yang semestinya menjadi ujung tombak kelancaran lalu lintas dikhawatirkan berubah menjadi ironi.
Kapolsek Tanjung Pura, Mimpin Ginting, membenarkan bahwa bangunan tersebut merupakan Pospam Operasi Ketupat 2026. Ia menegaskan, penempatan pos itu merupakan keputusan resmi hasil rapat di Mapolres Langkat..“Memang sengaja ditempatkan disitu. Tujuannya untuk menertibkan pengendara yang sering melawan arus. Lokasi itu rawan kecelakaan lalu lintas,” katanya saat dikonfirmasi, Senin. Menurutnya, pos tersebut bersifat sementara selama masa pengamanan Lebaran.
Kepolisian justru menilai keberadaannya akan efektif mengontrol arus kendaraan sekaligus mengurai kepadatan lalu lintas bila terjadi lonjakan.
Namun dimata warga, kebijakan itu tetap menyisakan paradoks, pos pengamanan yang diharapkan menjadi solusi justru dianggap berpotensi menambah persoalan.
Lebaran tinggal menghitung hari. Ketika jutaan kendaraan bersiap melintas, satu pertanyaan menggantung diudara Tanjjung Pura, apakah Pospam ditengah jalan ini akan menjadi penertib arus… atau monumen kemacetan baru?
(Z Lubis)






Discussion about this post