INformasinasional.com, Humbahas – Lapangan futsal UPT SMPN 014 Sibuntuon Parpea mendadak bergelora. Sorak-sorai pelajar pecah ketika sikulit bundar mulai bergulir. Sekolah ini tak sekadar menggelar pertandingan, tetapi sedang “memutar mesin” pembinaan bakat olahraga sejak usia dini.
Sebanyak 18 tim futsal dari SD se-Kecamatan Lintongnihuta dan Kecamatan Paranginan turun berlaga dalam Futsal Cup I UPT SMPN 014 Sibuntuon Parpea Tahun 2026.
Turnamen yang digelar 12–13 Maret 2026 itu memperebutkan piala bergilir, medali, sertifikat, serta uang pembinaan.
Ketua panitia, Tyento Samosir S.Pd, mengatakan turnamen ini bukan sekadar pertandingan biasa.
Kompetisi tersebut menjadi ruang bagi siswa sekolah dasar untuk menunjukkan kemampuan sekaligus menumbuhkan mental bertanding sejak dini.
“Sebanyak 18 tim kita bagi dalam enam grup. Pertandingan digelar selama dua hari di Lapangan UPT SMPN 014 Parpea,” kata Tyento saat membuka kegiatan, Kamis (12/3/2026).
Panitia juga menyiapkan kategori pemain terbaik sebagai bentuk apresiasi bagi talenta muda yang tampil menonjol. Tyento menegaskan, terselenggaranya turnamen ini tak lepas dari kerja sama berbagai pihak.
“Terima kasih atas dukungan semua pihak dan Kepala Sekolah sehingga kegiatan ini bisa terlaksana,” katanya.
Sementara itu, Kepala UPT SMPN 014 Sibuntuon Parpea, Dr. Ambran Syahrifuddin Pardede, M.Pd, menilai olahraga adalah pintu strategis untuk membangun karakter generasi muda.
Menurut Pardede, futsal bukan sekadar permainan, tetapi sarana pembentukan disiplin, kerja sama, dan mental juara.
“Olahraga adalah sarana efektif membangun karakter siswa,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga membuka ruang untuk mengidentifikasi bakat olahraga sejak dini, menjaga kesehatan dan kebugaran siswa, sekaligus menciptakan lingkungan positif dikalangan pelajar.
“Sekolah tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga mendorong lahirnya prestasi dibidang olahraga,” katanya.
Dukungan juga datang dari Ketua Pengcab Futsal Humbang Hasundutan, Arisman Pasaribu. Ia menyambut baik turnamen ini dan berharap kegiatan serupa terus berlanjut.
“Ajang seperti ini sangat penting untuk menyalurkan minat dan bakat siswa. Harapannya bisa terus digelar dan menjadi wadah pembinaan atlet futsal sejak usia dini,” katanya.
Turnamen ini dibuka secara simbolis dengan tendangan free kick oleh Kepala Sekolah, yang disambut sorakan para siswa dan guru yang memadati lapangan.
Dilapangan sederhana itu, mimpi-mimpi besar mulai ditendang. Dari kaki-kaki kecil para pelajar desa, harapan akan lahirnya bintang futsal masa depan Humbang Hasundutan perlahan mulai bergulir.
Reporter: Karmawan Silaban






Discussion about this post