INformasinasional.com, Jakarta–Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat terus mendorong percepatan pembangunan Pelabuhan Teluk Tapang sebagai proyek strategis penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Bupati Pasaman Barat, Yulianto, dalam rapat koordinasi lanjutan di Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, Jakarta, Kamis (16/4/2026).
Dalam pertemuan itu, Yulianto bersama pemangku kepentingan mendampingi Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, membahas langkah konkret percepatan pembangunan pelabuhan yang diproyeksikan menjadi pusat distribusi logistik dan hilirisasi komoditas unggulan di pesisir barat Sumatera.
Rapat ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya bersama Kepala Badan Pengaturan BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) BPI Danantara, Dony Oskaria, di Kantor BP BUMN, Jakarta Pusat, Rabu (15/4/2026). Pertemuan lanjutan difokuskan pada penguatan investasi serta percepatan pembangunan infrastruktur pendukung Pelabuhan Teluk Tapang.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Rachmat Pambudy, menyampaikan percepatan pembangunan infrastruktur strategis di Sumatera Barat menjadi langkah penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi baru, terutama melalui pengembangan hilirisasi industri dan energi.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menjelaskan sejumlah rencana strategis, di antaranya pengoperasian kembali tambang batu bara di Sawahlunto serta percepatan pembangunan Pelabuhan Teluk Tapang di Pasaman Barat.
Menurutnya, kawasan Pelabuhan Teluk Tapang seluas sekitar 20.000 hektare memiliki potensi besar sebagai pusat penampungan dan transit komoditas unggulan, seperti crude palm oil (CPO). Potensi tersebut diperkuat posisi Pasaman Barat sebagai daerah perkebunan kelapa sawit terbesar di Sumatera Barat serta berbatasan dengan Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.
Yulianto menegaskan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat siap mendukung percepatan pembangunan pelabuhan tersebut karena dinilai berdampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
“Pelabuhan Teluk Tapang diharapkan menjadi pintu gerbang ekspor komoditas unggulan Pasaman Barat dan wilayah utara Sumatera Barat, sekaligus menjadi penyangga Pelabuhan Teluk Bayur di Kota Padang serta membuka peluang investasi baru di pesisir barat,” ujarnya.
Ia menambahkan pembangunan infrastruktur pendukung, khususnya jalan pesisir barat menuju Pasaman Barat, menjadi kebutuhan penting untuk memperlancar distribusi logistik dan mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan.(rel)
Reporter: SYAFRIZAL






Discussion about this post