Informasinasional.com
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita
No Result
View All Result
Informasinasional.com
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita

Iran Serang Balik AS, Konflik Hormuz Memanas

Deutsche Welle (DW) - detikNews

28/05/2026 20:37
in INTERNASIONAL
0
Iran Serang Balik AS, Konflik Hormuz Memanas
0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

INformasinasional.com, Jakarta – Iran menyatakan menyerang sebuah pangkalan militer Amerika Serikat (AS) sebagai balasan atas serangan AS di dekat Bandar Abbas, menurut pernyataan Garda Revolusi Iran pada Kamis (28/5) yang disiarkan media pemerintah IRIB.
“Setelah agresi militer AS pada pagi ini terhadap lokasi di pinggiran Bandara Bandar Abbas menggunakan proyektil udara, pangkalan udara AS yang menjadi sumber serangan itu ditargetkan pada pukul 04.50 pagi waktu setempat,” kata Garda Revolusi, dikutip IRIB.

Garda Revolusi tidak mengungkap lokasi pangkalan yang diserang. Namun sebelumnya, Kuwait, sekutu AS, mengatakan pihaknya sedang merespons serangan rudal dan drone pada Kamis (28/5) dini hari.

Sementara itu, pasukan Iran melepaskan tembakan peringatan ke 4 kapal yang mencoba melintasi Selat Hormuz tanpa izin, menurut laporan kantor berita IRIB pada Kamis.

“Mereka sudah diperingatkan, tetapi setelah mengabaikan peringatan tersebut, tembakan peringatan dilepaskan sehingga mereka terpaksa berbalik arah,” tulis IRIB dalam unggahan di Telegram.

Tembakan itu dilepaskan sekitar pukul 00.35 waktu setempat. Tidak ada rincian lebih lanjut mengenai kapal-kapal tersebut.

Iran menuduh AS melanggar gencatan senjata, tetapi pemerintah di Teheran memberi sinyal masih terbuka untuk perundingan. AS menyebut serangan tersebut sebagai tindakan “defensif”, sementara Iran menyebutnya sebagai “pelanggaran besar” terhadap gencatan senjata rapuh yang telah berlaku sejak awal April.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump kemungkinan mulai kehilangan dukungan dari dalam Partai Republik, di tengah meningkatnya kritik terhadap perang serta kenaikan harga bensin dan minyak.

AS Klaim tembak jatuh drone Iran di Bandar Abbas

Sebelumnya, militer AS mengatakan telah menembak jatuh 4 drone Iran dan menyerang pusat kendali drone di kota pelabuhan Bandar Abbas pada Rabu untuk mencegah peluncuran drone kelima.

Operasi itu menjadi hari kedua serangan yang disebut Washington sebagai langkah “defensif” terhadap Iran pekan ini, di tengah pembicaraan gencatan senjata yang masih rapuh dalam konflik yang telah berlangsung hampir tiga bulan.

“Tindakan ini terukur, murni defensif, dan ditujukan untuk menjaga gencatan senjata,” kata seorang pejabat kepada Reuters. Pejabat AS mengatakan drone-drone tersebut dianggap sebagai ancaman di sekitar Selat Hormuz.

Sebelumnya, Pentagon menyebut serangan AS pada Senin malam menargetkan lokasi peluncuran rudal Iran dan kapal peletak ranjau yang dinilai mengancam pasukan AS serta jalur pelayaran.

Sanksi baru AS ke Iran picu kekhawatiran pasar minyak
Pemerintah AS menjatuhkan sanksi baru terhadap Otoritas Selat Teluk Persia Iran, lembaga baru yang memungut biaya transit di Selat Hormuz.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan pungutan tersebut menunjukkan bahwa Teheran “sangat membutuhkan uang” setelah tekanan ekonomi dari AS meningkat.

Pejabat AS juga memperingatkan bahwa pihak yang membayar biaya transit itu dapat terkena sanksi karena berpotensi mendukung Garda Revolusi Iran.

Ditengah langkah baru Washington tersebut, harga minyak dunia naik pada Kamis (28/5) setelah serangan terbaru AS terhadap Iran kembali meningkatkan ketegangan di tengah gencatan senjata yang rapuh dan upaya diplomatik untuk mengakhiri perang.

Baca juga  Bupati Syah Afandin dan Wabup Tiorita Tebar Qurban untuk Besilam, Menguatkan Tradisi Kepedulian Ditanah Langkat

Minyak mentah Brent naik hampir 2% menjadi 96,13 dolar AS (sekitar Rp1,7 juta) per barel, sementara minyak acuan AS, WTI, naik 1,75% menjadi 90,23 dolar AS (sekitar Rp1,6juta) per barel.

Kenaikan ini terjadi sehari setelah harga minyak sempat turun tajam pada Rabu akibat harapan akan tercapainya kesepakatan untuk mencegah eskalasi lebih lanjut dalam konflik yang selama berbulan-bulan telah mengganggu pelayaran di Selat Hormuz.

Israel sebut serang infrastruktur Hezbollah di Lebanon selatan
Militer Israel mengatakan pada Kamis telah mulai menyerang infrastruktur Hezbollah di sekitar kota Tyre, Lebanon selatan, setelah sebelumnya meminta warga sipil meninggalkan wilayah tersebut.

“IDF [Pasukan Pertahanan Israel] telah mulai menyerang infrastruktur Hezbollah di wilayah Tyre,” tulis militer Israel di Telegram.

Sebelum serangan dimulai, militer Israel meminta warga di sekitar bangunan yang menjadi target untuk bergerak ke utara Sungai Zahrani dan memperingatkan bahwa tetap berada di wilayah itu “membahayakan keselamatan Anda.”

Kantor berita resmi Lebanon melaporkan serangan Israel menghantam Tyre dan wilayah sekitarnya pada Kamis pagi, merusak sebuah bangunan dan memicu kebakaran.(dtc)

Artikel ini pertama kali terbit dalam bahasa Inggris
Diadaptasi oleh Rahka Susanto
Editor: Rizki Nugraha

Post Views: 488
Tags: Amerika serikatdw newsiranselat hormuz
Previous Post

Cerita Kerbau ‘Donald Trump’ yang Urung Dipotong di Idul Adha

Next Post

4 Wisatawan Sekeluarga Asal Semarang Tewas Misterius Saat Kemping di Temanggung, Polisi Selidiki Dugaan Keracunan

Next Post
4 Wisatawan Sekeluarga Asal Semarang Tewas Misterius Saat Kemping di Temanggung, Polisi Selidiki Dugaan Keracunan

4 Wisatawan Sekeluarga Asal Semarang Tewas Misterius Saat Kemping di Temanggung, Polisi Selidiki Dugaan Keracunan

Discussion about this post

BERITA TERBARU

Tiorita Dukung Kelayan Binter, Perkuat Reintegrasi Sosial Klien Pemasyarakatan

Tiorita Dukung Kelayan Binter, Perkuat Reintegrasi Sosial Klien Pemasyarakatan

29/10/2026 22:06
Resmi Dilantik, PWI Pasaman Barat Siap Perkuat Profesionalisme dan Integritas Pers

Resmi Dilantik, PWI Pasaman Barat Siap Perkuat Profesionalisme dan Integritas Pers

29/10/2026 20:19
277 Koperasi Merah Putih di Langkat Belum Beroperasi, Pengurus Mengadu ke DPRD

277 Koperasi Merah Putih di Langkat Belum Beroperasi, Pengurus Mengadu ke DPRD

29/10/2026 18:00
Revitalisasi Hutan Kota, 387 Pohon Bibit Buah di Tanam

Revitalisasi Hutan Kota, 387 Pohon Bibit Buah di Tanam

29/10/2026 16:48

Follow Us

Informasinasional.com

Informasi Yang Menambah Wawasan

KURS BANK INDONESIA (BI)

KATEGORI

  • ADVETORIAL (72)
  • AGRIBISNIS (66)
  • BERITA VIDIO (36)
  • DAERAH (3,378)
  • Desa Kita (29)
  • EKONOMI (697)
  • HUKUM (1,207)
  • INSFRASTRUKTUR (376)
  • INTERNASIONAL (639)
  • KRIMINAL (521)
  • KULINER (48)
  • NASIONAL (902)
  • OLAHRAGA (722)
  • OPINI (41)
  • OTOMOTIF (44)
  • PERISTIWA (1,559)
  • PILKADA (65)
  • POLITIK (562)
  • RAGAM (202)
  • TRENDING (2,694)
  • UMUM (795)
  • VIDIO (13)
  • REDAKSI
  • ABOUT-US
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

© 2023 Informasinasional.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita

© 2023 Informasinasional.com