INDONESIA Gelap Lock Down sudah terjadi akibat kurangnya pasokan Batu bara ke PT PLN yang diduga dilakukan segelintir elit Politik sehingga Sumatra-Aceh Gelap Gulita berhari-hari, padahal ketika warga telat satu hari saja membayar Listrik petugas PLN sampai malam hari datang menagih kerumah warga.
Belum lagi pupus dari ingatan, kini publik kembali dihadapkan pada kenyataan pahit dengan langkanya Bahan Bakar Minyak (BBM) yang seperti barang langka sulit ditemukan, tentu saja hal ini bisa menjadi penyebab lonjakan harga berbagai barang kebutuhan pokok.
Patut disadari pemerintah dalam hal ini PT Pertamina bahwa BBM merupakan kebutuhan pokok yang sangat cruisial dalam kehidupan masyarakat, kebutuhan BBM sangat bersentuhan langsung dengan titik Nadir perputaran Ekonomi dari segala bidang usaha dan dan rentan dengan gejolak.
Kelangkaan BBM akan menjadi biang masalah terjadinya tingkat kerawanan kriminal,Ekonomi dan bahkan timbulnya Apatisme Masyarakat terhadap Pemerintah karena yang diketahui masyarakat bahwa kebutuhan BBM mereka beli dengan cara pembayaran Tunai dan juga pihak pengecer (SPBU) jauh dari upaya upaya pemerasan premanisme artinya bahwa pengusaha SPBU jauh dari pembacakan tapi lebih dekat kepermainan Bancakan.
Bila kelangkaan BBM ini tetus menerus dibiarkan berlarut tanpa solusi segera maka kita hanya tinggal menunggu waktu kapan Rakyat bergerak menuntut pemerintah agar dapat memenuhi kebutuhan akan BBM,titik ini akan menjadi akhir kesabaran dan menjadi titik balik rawannya Kamtibmas.
Akan sampai kapan antrian panjang kendaraan pengangkut sembako mengantri BBM yang dari hari ke hari seolah olah raib tanpa jejak dan sampai kapan pula antrian BBM menjadi penyebab kemacetan lalulintas atau sampai kapan kesabaran para supir truk,pemilik kendaraan pribadibroda 4 dan roda 2 menahan gerahnya mengantri.
Kondisi ini bagaikan menyimpan Larva Gunung Merapi yang suatu saat bisa saja meletus dan memuntahkan Larva panasnya dan merambah semaunya ataukah Pemerintah sigap dan segera mengatasi kelangkaan BBM ini sebagai Proyek Prioritas untuk segera diatasi,atau justru disibukkan dengan klarifikasi yang berujung mencari kambing hitam.
Saatnya pemerintah memberi bukti bahwa pasokan BBM negara Aman dan siap untuk disuplay keseluruh tanah air dan menjamin pada waktu waktu kedepan BBM bukan barang langka,kebutuhan BBM nggak perlu ngantri,beli BBM tidak perlu menjadi biang kemacetan lalulintas dan BBM bukan sandiwara para elit Politik dan Mafia……..semoga.
Oleh: Mhd Zaid P Lubis ST
(pengamat ekonomi di Langkat)






Discussion about this post