INformasinasional.com, SURABAYA – Operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa II masih berlangsung intensif hingga Senin (3/8/2026). Ditengah upaya berpacu dengan waktu, tim SAR gabungan telah mengevakuasi 234 penumpang dan awak kapal (Person on Board/POB). Dari jumlah tersebut, 229 orang berhasil diselamatkan, sementara lima korban dinyatakan meninggal dunia.
Data terbaru tersebut disampaikan Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya selaku Search Mission Coordinator (SMC), Nanang Sigit, yang menegaskan bahwa operasi pencarian belum dihentikan. Seluruh unsur gabungan masih menyisir lokasi kejadian untuk memastikan tidak ada lagi korban yang tertinggal di perairan.
“Hingga Senin pukul 08.40 WIB, tim SAR gabungan telah mengevakuasi 234 orang POB KMP Mutiara Sentosa II. Sebanyak 229 orang ditemukan dalam kondisi selamat, sedangkan lima orang ditemukan meninggal dunia,” kata Nanang.
Proses evakuasi berlangsung secara bertahap dengan mengerahkan berbagai armada laut menuju Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.
Gelombang pertama tiba sekitar pukul 05.00 WIB saat KM Selaras Mas bersandar membawa 13 korban selamat. Seluruh penyintas langsung diarahkan menuju Posko Terpadu Gapura Surya Nusantara untuk menjalani pemeriksaan kesehatan, pendataan identitas, serta mendapatkan penanganan medis.
Beberapa saat kemudian, lima korban yang sebelumnya dievakuasi menggunakan KN SAR 249 Permadi melalui Pelabuhan Kalianget tiba di Surabaya bersama seorang korban yang lebih dahulu diselamatkan oleh nelayan. Mereka kemudian menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum proses pendataan.
Pada pukul 06.43 WIB, KM Mutiara Ferindo 1 kembali merapat di Pelabuhan Tanjung Perak dengan membawa delapan korban selamat dan satu korban meninggal dunia. Korban selamat langsung dievakuasi keposko terpadu, sedangkan jenazah dibawa ke RS Bhayangkara H.S. Samsoeri Mertojoso Surabaya untuk proses identifikasi.
Evakuasi berlanjut pukul 08.40 WIB ketika KRI Nala-363 sandar di Dermaga Koarmada II membawa 30 korban selamat dan dua jenazah. Seluruh penyintas kembali menjalani pemeriksaan medis, sementara dua korban meninggal diserahkan kepada tim Disaster Victim Identification (DVI).
Operasi Pencarian Terus Digencarkan
Meski ratusan penumpang telah berhasil dievakuasi, operasi SAR masih terus berlangsung. KN SAR 249 Permadi kembali bertolak dari Pelabuhan Kalianget menuju lokasi kejadian untuk melanjutkan penyisiran.
Pencarian diperkuat oleh KP Manyar 5003, KRI Bung Hatta-370, KNP Grantin P.211, serta helikopter Ditpolairud Polda Jawa Timur yang melakukan pemantauan dari udara.
“Seluruh unsur masih menyisir area pencarian untuk memastikan tidak ada lagi korban yang belum ditemukan,” kata Nanang.
Besarnya skala tragedi membuat operasi penyelamatan melibatkan puluhan instansi, mulai dari Kantor SAR Kelas A Surabaya, Koarmada II TNI AL, KSOP Utama Tanjung Perak, KSOP Kalianget, VTS Surabaya, SROP Surabaya dan Kalianget, Polda Jawa Timur, Polres Sumenep, Satpolairud Sumenep, Pelindo, BMKG, BPBD Provinsi Jawa Timur, BPBD Kabupaten Sumenep, BPBD Kota Surabaya, Dinas Perhubungan, Satpol PP Sumenep, hingga unsur relawan.
Selain itu, sejumlah kapal yang berada disekitar lokasi kejadian turut membantu proses penyelamatan, diantaranya Meratus Pematang Siantar, Meratus Project 3, TB Hasnur 26, Prakarsa Mas, Transco Arafura, SC Aila XVII, Alcon Daniel, dan Selaras Mas.
Hingga berita ini diturunkan, prioritas utama tim SAR gabungan masih difokuskan pada pencarian dan penyelamatan korban. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran KMP Mutiara Sentosa II masih menunggu hasil investigasi dari otoritas berwenang.
Tragedi ini menjadi pengingat pentingnya penerapan standar keselamatan pelayaran secara ketat. Dibalik keberhasilan menyelamatkan ratusan penumpang, insiden tersebut juga meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban yang kehilangan orang-orang tercinta.
Operasi SAR akan terus dilanjutkan hingga seluruh korban dipastikan ditemukan dan proses evakuasi dinyatakan selesai oleh otoritas yang berwenang.*
Editor: Misno






Discussion about this post