INformasinasional.com, SABANG — Silaturahmi perdana Komandan Kodim (Dandim) 0112/Sabang yang baru Letkol Arm Moh Zaenal Arifin SSos, ke Dayah Sirajul Munir Al-Aziziyyah, Gampong Cot Abeuk, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, Rabu (19/8/2026), menjadi momentum penting memperkuat benteng keamanan dan kedamaian diujung barat Indonesia.
Kedatangan Dandim disambut hangat Pimpinan Dayah Sirajul Munir Al-Aziziyyah Abi H Nazaruddin SPdI. Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan, namun sarat pesan strategis tentang masa depan keamanan dan ketenteraman masyarakat Sabang.
Ditengah suasana silaturahmi tersebut, keduanya bertukar pandangan mengenai pentingnya menjaga stabilitas, keamanan, ketertiban, serta kedamaian Kota Sabang. Bagi keduanya, ketenteraman masyarakat bukan semata-mata tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan kekuatan bersama antara ulama, masyarakat dan unsur keamanan.
Abi H Nazaruddin menegaskan, kehadiran Dandim baru diharapkan membawa energi positif sekaligus kesejukan bagi masyarakat Sabang.
“Semoga dengan kehadiran Dandim yang baru ini dapat membawa kesejukan bagi Kota Sabang serta terus bersama-sama menjaga pertahanan, keamanan, dan kedamaian,” kata Abi H Nazaruddin.
Pesan tersebut menegaskan pentingnya peran ulama sebagai salah satu pilar moral masyarakat. Disisi lain, TNI memiliki tanggung jawab menjaga pertahanan dan membantu menciptakan situasi yang aman serta kondusif.
Sementara itu, Letkol Arm Moh Zaenal Arifin menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya karena dapat bersilaturahmi langsung dengan keluarga besar Dayah Sirajul Munir Al-Aziziyyah. Menurutnya, membangun komunikasi dengan ulama dan pimpinan dayah merupakan bagian penting dalam memperkuat hubungan TNI dengan masyarakat.
Silaturahmi, kata dia, tidak boleh berhenti sebagai seremoni. Hubungan yang terbangun harus menjadi jembatan komunikasi untuk bersama-sama membaca berbagai persoalan sosial dan menjaga ketenteraman masyarakat.
Ia berharap pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk semakin memperkokoh hubungan antara ulama dan aparat TNI AD, khususnya dalam menjaga keamanan, ketenteraman dan kedamaian Kota Sabang.
Pertemuan antara ulama dan Dandim baru itu pun menjadi simbol kuat bahwa menjaga Sabang tetap aman tidak cukup hanya dengan kekuatan aparat. Dibutuhkan pula keteladanan, nasihat dan peran moral ulama serta dukungan masyarakat.
Dari lingkungan dayah, pesan perdamaian itu mengalir. Dari institusi pertahanan, komitmen menjaga keamanan ditegaskan.
Sinergi tersebut diharapkan menjadi modal sosial yang kokoh untuk memastikan Kota Sabang tetap menjadi wilayah yang aman, damai, sejuk dan kondusif bagi seluruh masyarakat.
Ulama merawat moral, TNI menjaga keamanan, dan masyarakat menjadi kekuatan utama. Ketiganya bersatu, Sabang semakin kokoh dalam bingkai kedamaian.
Koresponden: Tgk Muchtar Andika
Editor: Ardiansyah






Discussion about this post