INformasinasional.com,Pasaman Barat–Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasaman Barat mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi selama Oktober 2026.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Pasaman Barat, Zulkarnain, Jumat (9/10/2026), menyampaikan bahwa kondisi geografis Pasaman Barat, yang terdiri atas wilayah dataran rendah hingga dataran tinggi, membuat upaya mitigasi bencana perlu menjadi perhatian bersama.
Berdasarkan pemantauan informasi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), potensi perubahan cuaca perlu diantisipasi melalui langkah-langkah pencegahan untuk mengurangi risiko bencana hidrometeorologi.
Wilayah yang berada di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) menjadi salah satu kawasan yang perlu mendapat perhatian, terutama ketika curah hujan meningkat dan berpotensi memicu kenaikan debit air sungai.
Selain itu, kawasan pesisir pantai juga perlu diwaspadai terhadap potensi banjir rob dan genangan. Kondisi tersebut dapat berdampak pada aktivitas masyarakat, khususnya di wilayah yang rentan terhadap kenaikan muka air laut maupun luapan air.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca, memperhatikan kondisi lingkungan sekitar, serta mengikuti informasi dan peringatan dini yang dikeluarkan oleh BMKG dan BPBD.
Upaya mitigasi secara berkelanjutan diharapkan dapat meminimalkan risiko dan dampak bencana, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi kemungkinan cuaca ekstrem di Kabupaten Pasaman Barat.
Editor: Syafrizal






Discussion about this post