INformasinasional.com,Pasaman Barat–Kabut asap yang menyelimuti wilayah Pasaman Barat menjadi perhatian serius. Di tengah kondisi udara yang mengkhawatirkan, kepedulian terhadap kesehatan masyarakat diwujudkan melalui aksi nyata. DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Pasaman Barat turun ke jalan membagikan sekitar 2.000 masker gratis kepada warga, Rabu (21/10/2026).
Sejak pukul 10.30 WIB, para pemuda bersama sejumlah elemen masyarakat bergerak menyambangi titik-titik keramaian di Bundaran Simpang Empat dan kawasan Pasar Simpang Empat. Di tengah aktivitas warga yang terus berjalan, masker dibagikan sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya membantu masyarakat melindungi diri dari paparan kabut asap.
Gerakan kemanusiaan ini diinisiasi oleh Riho Kurnia dari Bidang Lingkungan Hidup DPD KNPI Pasaman Barat. Aksi tersebut menjadi wujud kepedulian pemuda terhadap persoalan lingkungan yang berdampak langsung pada kesehatan masyarakat.
Bagi KNPI, kondisi kabut asap bukan sekadar persoalan lingkungan, melainkan juga persoalan kesehatan yang membutuhkan perhatian dan keterlibatan bersama. Karena itu, pembagian masker ini menjadi langkah nyata untuk hadir di tengah masyarakat ketika perlindungan kesehatan semakin dibutuhkan.
Aksi tersebut melibatkan berbagai pihak, yakni Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman Barat melalui Dinas Kesehatan, Koramil Simpang Empat, BEM Akademi Kebidanan Pasaman Barat, serta mahasiswa Yaptip Pasaman Barat. Dinas Kesehatan turut mendukung kegiatan dengan menyediakan masker yang dibagikan kepada masyarakat.
Kolaborasi lintas sektor ini menunjukkan bahwa menghadapi dampak kabut asap bukan hanya tanggung jawab satu pihak. Diperlukan kepedulian, kerja sama, dan langkah konkret agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan ketika kualitas udara terganggu.
Melalui pembagian sekitar 2.000 masker tersebut, DPD KNPI Pasaman Barat berharap masyarakat dapat lebih waspada terhadap dampak kabut asap dan tidak mengabaikan perlindungan diri saat beraktivitas di luar ruangan.
Di tengah kepungan kabut asap, aksi ini menjadi pengingat bahwa kepedulian tidak cukup hanya disuarakan. Kepedulian harus diwujudkan melalui tindakan nyata, dan kali ini, para pemuda Pasaman Barat memilih turun langsung ke jalan untuk hadir bagi masyarakat.
Editor: Syafrizal






Discussion about this post