Informasinasional.com
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita
No Result
View All Result
Informasinasional.com
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita

Anies: Kalau Sekadar Kerja Tanpa Ideologi, Ya Tak Ada Arah

Editor: Misno

07/11/2023 23:32
in POLITIK, TRENDING
0
Anies: Kalau Sekadar Kerja Tanpa Ideologi, Ya Tak Ada Arah

Deklarasi IKAPPI mendukung Anies-Cak Imin, 7 November 2024. (detikcom)

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

INformasinasional.com-JAKARTA. Bakal capres Koalisi Perubahan, Anies Baswedan, menilai bahwa tantangan di bidang pasar tradisional susah dihadapi. Terdapat persoalan di pasar trandisional yang belum terselesaikan.

Hal itu disampaikan Anies saat menghadiri Rapimnas dan Deklarasi dukungan Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) terharap pasangan Anies-Cak Imin. Dalam acara itu, Anies dicurhati pedagang terkait permasalahan yang kerap terjadi di pasar tradisonal.

Dalam acara itu, Anies menyinggung soal kebijakan-kebijakan terhadap pelaku pedagang di pasar tradisional. Dia berbicara soal dampak ketika negara tidak memberi arahan yang jelas atas kebijakan yang ada.

“Ketika negara tidak memberikan arahan ideologi apa yang harus dianut oleh pemerintah sampai ke tingkat daerah, maka semuanya akan bergerak tanpa arah,” ujar Anies dalam acara Rapimnas IKAPPI di El Hotel Royal, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (7/11/2023).

[irp posts=”15265″ ]

Menurut Anies, kebijakan juga harus dituangkan secara sederhana dengan gagasan dan ideologi. Ideologi itu harus bertujuan untuk memberdayakan pihak yang lemah.

“Semuanya ini akan tahu kami sedang bergerak ke arah mana, kenapa? Karena ada sebuah ideologi,” ucapnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan, jika kebijakan diambil tanpa ada gagasan dan ideologi, justru akan menimbulkan tidak konsisten dalam membangun ekonomi.

[irp posts=”15261″ ]

“Kebijakan berdasarkan ideologi. Kalau sekadar kerja saja tidak ada gagasan tidak ada ideologi, ya nggak ada arah nantinya, dan apa yang terjadi? Tidak konsisten dalam menyusun kebijakan,” lanjut Anies.

Lebih jauh, Anies juga berbicara mengenai konsep ekonomi kerakyatan yang menurutnya harus kembali diterapkan Indonesia. Hal itu, kata Anies, harus diterjemahkan dalam sebuah kebijakan yang dapat dimengerti masyarakat.

[irp posts=”15224″ ]

“Ekonomi kerakyatan itu konsep yang kompleks. Harus diterjemahkan dalam sebuah mantra sederhana, mantra sederhana ini sebutan ini yang kemudian nanti dituangkan dalam kebijakan,” katanya.

Menurutnya, kebijakan yang berdasarkan ekonomi kerakyatan yakni membesarkan yang kecil tanpa mengecilkan yang besar. Dia menyebut itu adalah mantra sederhana yang wajib diterapkan dalam ekonomi kerakyatan.

“Dalam bentuk kebijakan itu membesarkan yang kecil tanpa mengecilkan yang besar. Ketika kalimat ini dipegang, pengambil kebijakan itu akan berpegang kebijakan, ‘saya membesarkan yang besar, apa membersarkan yang kecil?’,” papar Anies.

“Kalau membesarkan yang besar, sudah salah. Kalau dia membesarkan yang kecil, dia benar. Kalau tidak ada untuk itu, bergerak tanpa arah,” ucapnya.

Anies lantas memberi contoh tentang rencana renovasi sebuah pasar. Dia mengatakan, jika rencana renovasi hanya melibatkan investor, maka pedagang akan semakin tergerus.

“Misalnya, pasar mau direnovasi, panggil investor, nggak usah ngeluarin biaya, kira-kira yang besar siapa? Investor, yang kecil malah pelan-pelan tergeser dan hilang,” imbuhnya.

Anies menyebut, tidak semua pemangku kebijakan memahami konsep ekonomi kerakyatan tersebut. Perlu inisiatif pemerintah untuk mau mendengarkan aspirasi dan masukan dari masyarakat yang terlibat langsung dalam industri.

“Lalu pertanyaan, bagaimana caranya? Nah ini soal cara ini, memegang kewenangan bukan berarti mengetahui permasalahan. Negara memang pegang tanda tangan tapi pengetahuannya dari mana? Ada pada pelaku, ada peneliti, ada pada badan-badan yang mengelola,” kata Anies.

“Jadi negara duduk mendengarkan, dan salah satu sumber yang harus didengarkan untuk memperbaiki ekosistem adalah IKAPPI itu yang harus didengarkan,” pungkasnya.(detikcom)

 

 

Post Views: 418
Tags: Anies BaswedanCapresikappipasar tradisionalPilpres 2024
Previous Post

Madrid Vs Braga: Tekad El Real Madrid Lolos Secepatnya

Next Post

Saleh Daulay ke Masinton soal Putusan MKMK: Seharusnya Anda Sudah Diam

Next Post
Saleh Daulay ke Masinton soal Putusan MKMK: Seharusnya Anda Sudah Diam

Saleh Daulay ke Masinton soal Putusan MKMK: Seharusnya Anda Sudah Diam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERBARU

4 Tewas 31 Selamat pasca KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam di Selat Bali

4 Tewas 31 Selamat pasca KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam di Selat Bali

03/07/2025 11:51
Ormas Islam di AS Kutuk Serangan Israel Tewaskan Direktur RS Indonesia di Gaza

Ormas Islam di AS Kutuk Serangan Israel Tewaskan Direktur RS Indonesia di Gaza

03/07/2025 07:38
KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam di Selat Bali, 65 ABK dan Penumpang Diduga Hilang

KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam di Selat Bali, 65 ABK dan Penumpang Diduga Hilang

03/07/2025 07:18
Tim Angklung Indonesia Tampil Dalam Acara FAO di Roma

Tim Angklung Indonesia Tampil Dalam Acara FAO di Roma

02/07/2025 23:14

Follow Us

Informasinasional.com

Informasi Yang Menambah Wawasan

KURS BANK INDONESIA (BI)

KATEGORI

  • ADVETORIAL (16)
  • AGRIBISNIS (40)
  • BERITA VIDIO (36)
  • DAERAH (2,218)
  • Desa Kita (5)
  • EKONOMI (531)
  • HUKUM (936)
  • INSFRASTRUKTUR (271)
  • INTERNASIONAL (473)
  • KRIMINAL (388)
  • KULINER (38)
  • NASIONAL (666)
  • OLAHRAGA (593)
  • OPINI (32)
  • OTOMOTIF (40)
  • PERISTIWA (1,130)
  • PILKADA (63)
  • POLITIK (479)
  • RAGAM (161)
  • TRENDING (1,807)
  • UMUM (573)
  • VIDIO (13)
  • REDAKSI
  • ABOUT-US
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

© 2023 Informasinasional.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita

© 2023 Informasinasional.com