INformasinasional.com, Pasaman Barat–Upaya membangun kesadaran demokrasi sejak dini terus dilakukan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pasaman Barat. Melalui program Goes to School, Bawaslu menggelar Sosialisasi Pengawasan Partisipatif di SMK Negeri 1 Pasaman, Senin (2/2/2026), guna membekali pelajar sebagai pemilih pemula agar berperan aktif mengawal pemilu yang berintegritas.
Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah berkelanjutan Bawaslu dalam meningkatkan pemahaman serta partisipasi generasi muda dalam pengawasan proses demokrasi, khususnya menjelang pelaksanaan pemilihan umum mendatang.
Sosialisasi tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat, Wanhar, bersama Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (HP2H), Beldia Putra, serta jajaran staf Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat.
Dalam kegiatan tersebut, Beldia Putra bertindak sebagai pembina upacara sekaligus menyampaikan materi sosialisasi pengawasan partisipatif kepada para pelajar SMK Negeri 1 Pasaman.
“Pelajar sebagai pemilih pemula memiliki peran strategis dalam menentukan kualitas demokrasi ke depan. Karena itu, mereka perlu dibekali pemahaman yang memadai terkait pengawasan pemilu,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa keterlibatan aktif pemilih pemula dalam pengawasan pemilu dapat menjadi langkah awal dalam mencegah terjadinya pelanggaran pemilu serta menjaga integritas demokrasi.
“Pengawasan partisipatif bukan hanya tugas penyelenggara, tetapi juga menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, termasuk pelajar,” katanya.
Lebih lanjut disampaikan bahwa kegiatan ini merupakan pelaksanaan tugas dan kewenangan Bawaslu sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, khususnya Pasal 94 huruf b dan huruf c terkait pencegahan pelanggaran pemilu serta peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu.
Reporter: SYAFRIZAL






Discussion about this post