INformasinasional.com, BINJAI — Janji perang terhadap narkoba yang kerap berhenti sebagai slogan, kali ini ditunaikan. Belum genap sebulan menjabat, Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana langsung menghantam jantung peredaran narkoba dikawasan Bhakti Karya,wilayah yang selama ini dikenal sebagai “zona gelap” peredaran barang haram.
Langkah cepat itu menuai apresiasi politik. Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Binjai menyatakan salut atas gebrakan Kapolres yang dinilai tidak menunda-nunda tindakan. Ketua Fraksi Gerindra DPRD Binjai, Ronggur, menyebut respons kepolisian kali ini tak sekadar retorika.
“Kemarin Pak Kapolres bersilaturahmi ke DPRD. Isu narkoba ini sudah lama kami bahas dan jadi kegelisahan publik. Alhamdulillah, belum lama menjabat, beliau langsung bergerak. Ini bukan janji kosong,” kata Ronggur, Senin (19/1/2026).
Menurut Ronggur, narkoba di Binjai bukan persoalan baru. Ia telah lama menggerogoti generasi muda, menjebak anak-anak dalam lingkaran kecanduan, kekerasan, dan kemiskinan struktural. Karena itu, ia menegaskan perang terhadap narkoba tak bisa dibebankan hanya pada kepolisian.
“Kalau mau jujur, narkoba ini sudah terlalu banyak menelan korban, terutama anak-anak muda. Polisi tidak bisa sendirian. Pemerintah daerah, masyarakat, hingga aparat paling bawah harus kompak. Ini perang bersama,” ujarnya.
Informasi yang diterima DPRD, lanjut Ronggur, barak-barak narkoba di Bhakti Karya telah diratakan. Sebuah simbol bahwa negara akhirnya benar-benar hadir diwilayah yang lama ditinggalkan hukum.
Namun Gerindra mengingatkan, pembongkaran bukan akhir cerita. Tanpa kebijakan lanjutan dan pengawasan ketat, sarang baru bisa tumbuh ditempat lain.
“Ke depan kami akan dorong Pemko Binjai agar memastikan tidak ada lagi barak-barak narkoba baru bermunculan. Ini bukan sekadar tugas polisi, tapi tanggung jawab kolektif. Kalau lengah, narkoba akan kembali mencari celah,” tutup Ronggur.
Operasi Bhakti Karya menjadi ujian awal Kapolres Binjai. Masyarakat kini menunggu: akankah keberanian ini konsisten, atau hanya menyala diawal jabatan lalu redup perlahan.(Misno Adi)






Discussion about this post