INformasinasional.com, Aceh Tengah – Jembatan-jembatan darurat yang dibangun pascabencana diwilayah Gayo mulai memasuki masa rawan. Struktur baja sementara yang selama ini menjadi tumpuan mobilitas warga kini dinilai tak lagi sepadan dengan lonjakan lalu lintas. Pemerintah pusat pun angkat kaki tangan: jembatan permanen akan dibangun, Bailey bersiap pensiun.
Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa jembatan bailey hanya solusi tambal sulam pascabencana. Seiring aktivitas ekonomi dan arus kendaraan yang kembali menggeliat, jembatan darurat itu berpotensi menjadi titik lemah baru.
“Secara umum kondisinya memang masih bagus. Tapi beberapa jembatan bailey harus segera ditangani dan diganti menjadi jembatan permanen,” kata Dody kepada wartawan usai meninjau lokasi terdampak di Aceh Tengah, Jumat (6/2/2026).
Bencana besar akhir November 2025 memutus urat nadi transportasi dikawasan tengah Aceh. Bailey menjadi penyelamat sementara. Namun, waktu berjalan. Beban kendaraan bertambah. Risiko pun membayang. Dody mengingatkan, bila dibiarkan, jembatan darurat itu bisa bermasalah ketika trafik semakin padat.
“Kami sudah menyiapkan desain jembatan permanen. Harapannya, tahun ini juga proses pembangunannya bisa dimulai,” kata dia.
Tak hanya jembatan, Kementerian PU juga membidik perbaikan jalan-jalan rusak yang terdampak bencana. Penanganan akan dilakukan serentak agar konektivitas kawasan Gayo kembali pulih secara utuh, bukan sekadar bertahan.
Saat ini, jembatan bailey masih berdiri disejumlah titik krusial seperti Tenge Besi, Umah Besi, Karang Rejo, Jamur Ujung, hingga beberapa lokasi lainnya. Diluar wilayah tengah, struktur serupa juga terdapat di Teupin Mane, Kuta Blang, dan Awe Geutah.
Khusus di Kuta Blang, harapan mulai terlihat. Pembangunan jembatan permanen sudah berjalan. Lokasi ini merupakan jalur vital lintas Banda Aceh–Medan, jalur ekonomi yang tak boleh tersendat.
Dengan rencana pembangunan jembatan permanen ini, pemerintah ingin memastikan satu hal: Aceh tak hanya bangkit dari bencana, tetapi juga berdiri diatas infrastruktur yang lebih kuat dan tahan uji. Jembatan darurat boleh menyelamatkan hari ini, tapi masa depan menuntut yang lebih kokoh.(misn’t)






Discussion about this post