Informasinasional.com
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita
No Result
View All Result
Informasinasional.com
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita

Lautan Api Digerbang Energi Dunia, 10 Kapal Dihantam, Selat Hormuz Lumpuh Total

Editor: Misno

09/03/2026 15:29
in INTERNASIONAL, TRENDING
0
Lautan Api Digerbang Energi Dunia, 10 Kapal Dihantam, Selat Hormuz Lumpuh Total

Selat Hormuz. (screenshoot google maps)

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

INformasinasional.com, Teheran — Jalur nadi energi dunia berubah menjadi medan tempur. Sedikitnya 10 kapal dagang dihantam rentetan serangan mematikan diperairan Selat Hormuz sejak pecah perang besar di Timur Tengah pada 28 Februari lalu. Laut yang biasanya sibuk oleh lalu lintas tanker minyak kini berubah mencekam, sunyi, tegang, dan mematikan.

Langkah Iran memblokir selat strategis itu sebagai balasan atas serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel, menciptakan efek domino yang menggetarkan pasar energi global. Hampir seluruh arus pelayaran terhenti. Dunia menahan napas.

Selat selebar beberapa puluh kilometer itu bukan sekadar jalur laut biasa. Disanalah sekitar 20 persen pasokan minyak dan gas alam cair dunia melintas setiap hari. Ketika meriam dan drone mengambil alih cakrawala, kapal-kapal komersial berubah menjadi sasaran empuk.

Baca juga  3 WNI Hilang di Selat Hormuz Usai Kapal Musaffah 2 Meledak, KBRI Bergerak

Badan keamanan maritim Inggris, United Kingdom Maritime Trade Operations (UKMTO), mencatat sedikitnya 10 peringatan serangan dan aktivitas mencurigakan dalam sepekan terakhir. Namun detail insiden masih ditutup rapat, menambah kabut ketidakpastian ditengah situasi yang sudah genting.

Data International Maritime Organization (IMO) memaparkan gambaran yang lebih muram. Sembilan serangan menghantam kapal-kapal sipil hanya dalam waktu sepekan. Empat diantaranya menelan korban jiwa, sedikitnya tujuh orang tewas.

Tiga kapal, Skylight, MKD Vyom, dan Stena Imperative, dihantam serangan brutal pada 2 Maret. Masing-masing insiden merenggut nyawa. Pada hari yang sama, kapal Hercules Star juga menjadi sasaran keganasan dijalur maut tersebut.

Gelombang teror berlanjut. Antara 3 hingga 5 Maret, empat kapal lain dihajar serangan,  Libra Trader, Gold Oak, Safeen Prestige, dan Sonangol Namibe.

Laut Hormuz menjelma ladang perburuan.Puncaknya terjadi pada 6 Maret. Kapal Mussafah 2 diserang hebat. Sedikitnya empat orang dilaporkan tewas. Namun tragedi ini menyisakan teka-teki lintas negara.

Pemerintah Indonesia mengumumkan kapal dengan ciri dan posisi yang identik dengan Mussafah 2 telah tenggelam dua hari sebelumnya, dengan data korban berbeda. Tiga warga negara Indonesia dilaporkan hilang. Satu WNI selamat namun luka-luka. Empat awak kapal lainnya selamat.

Perbedaan data ini memunculkan pertanyaan serius tentang simpang siur informasi ditengah kabut perang.

Sementara itu, perusahaan analisis pelayaran global Kpler yang mengoperasikan platform MarineTraffic mencatat lalu lintas tanker anjlok drastis hingga 90 persen hanya dalam sepekan. Jalur vital energi dunia nyaris lumpuh total.

Data pelacakan menunjukkan hanya sembilan kapal komersial, tanker, kargo, dan kontainer yang nekat melintasi selat sejak 2 Maret. Sebagian bahkan mematikan sistem pelacak, memilih “menghilang” demi menghindari incaran.

Joint Maritime Information Center (JMIC) menyebut pola serangan menunjukkan operasi sistematis untuk menciptakan teror dan ketidakpastian, bukan semata menenggelamkan kapal. Targetnya jelas, melumpuhkan pergerakan dagang rutin dan mengirim sinyal ancaman terbuka kepasar global.

Ketika Selat Hormuz terbakar, dunia merasakan getarannya. Harga energi terancam melonjak, rantai pasok global tercekik, dan ketegangan geopolitik memasuki babak paling berbahaya dalam satu dekade terakhir.

Laut tak lagi menjadi jalur dagang. Ia kini panggung perang yang mempertaruhkan stabilitas ekonomi dunia.(Misn’t)

Post Views: 482
Tags: 10 Kapal DihantamDigerbang Energi DuniaLautan ApiLumpuh Totalselat hormuz
Previous Post

Kantor Ombudsman Disisir, Rumah Komisioner Ikut Digeledah, Kejagung Bongkar Jejak Perintangan Kasus CPO

Next Post

Jelang Mudik Lebaran, Petugas Temukan Bus Tak Laik Jalan Diterminal Simpang Empat

Next Post
Jelang Mudik Lebaran, Petugas Temukan Bus Tak Laik Jalan Diterminal Simpang Empat

Jelang Mudik Lebaran, Petugas Temukan Bus Tak Laik Jalan Diterminal Simpang Empat

Discussion about this post

ADVERTISEMENT

BERITA TERBARU

Transparansi atau Skandal “Bang Ara” Pasang Alarm Keras Diproyek Bedah Rumah Humbahas

Transparansi atau Skandal “Bang Ara” Pasang Alarm Keras Diproyek Bedah Rumah Humbahas

26/03/2026 20:52
Pesek, si Orangutan Bukit Lawang Melahirkan Anak ke 7 Diusia 38 Tahun

Pesek, si Orangutan Bukit Lawang Melahirkan Anak ke 7 Diusia 38 Tahun

26/03/2026 10:13
Jabatan Kabais TNI Diserahkan buntut Kasus Air Keras ke Aktivis KontraS

Jabatan Kabais TNI Diserahkan buntut Kasus Air Keras ke Aktivis KontraS

25/03/2026 21:40
Api Melahap Dini Hari, 2 Nyawa Melayang, Rumah Kayu di Nias Utara Jadi Perangkap Maut

Api Melahap Dini Hari, 2 Nyawa Melayang, Rumah Kayu di Nias Utara Jadi Perangkap Maut

25/03/2026 21:14

Follow Us

Informasinasional.com

Informasi Yang Menambah Wawasan

KURS BANK INDONESIA (BI)

KATEGORI

  • ADVETORIAL (49)
  • AGRIBISNIS (59)
  • BERITA VIDIO (36)
  • DAERAH (2,932)
  • Desa Kita (21)
  • EKONOMI (645)
  • HUKUM (1,108)
  • INSFRASTRUKTUR (379)
  • INTERNASIONAL (595)
  • kasyno (1)
  • KRIMINAL (475)
  • KULINER (46)
  • NASIONAL (787)
  • OLAHRAGA (674)
  • OPINI (41)
  • OTOMOTIF (43)
  • PERISTIWA (1,430)
  • PILKADA (65)
  • POLITIK (528)
  • RAGAM (194)
  • TRENDING (2,319)
  • UMUM (695)
  • VIDIO (14)
  • REDAKSI
  • ABOUT-US
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

© 2023 Informasinasional.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita

© 2023 Informasinasional.com