INformasinasional.com, JAKARTA – Majelis Permusyawaratan Ummat Islam Indonesia (MPUII) mengeluarkan pernyataan sikap tegas yang ditujukan kepada Presiden Prabowo Subiyanto.
Dalam rilis resmi yang diterima media pada Minggu, (31/8/2025), MPUII mendesak pemerintah mengambil langkah cepat mengatasi berbagai persoalan bangsa, terutama terkait kepemimpinan kepolisian dan penindakan kasus korupsi.
Dalam pernyataannya, MPUII meminta Presiden Prabowo segera mengganti Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) karena dinilai gagal menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
Selain itu, MPUII juga menuntut agar pemerintah menindak tegas semua pelaku korupsi yang telah merugikan dan menyengsarakan rakyat Indonesia.
“Pemerintah harus menyita seluruh aset para koruptor untuk dikembalikan kepada rakyat melalui program kesejahteraan,” tegas Juru Bicara MPUII, Prof Dr Tgk Hasanudin Yusuf Adan MCL MA.
MPUII juga mengingatkan pemerintah agar tidak terus membebani rakyat dengan berbagai pajak baru yang dinilai memberatkan masyarakat.
Selain menyerukan langkah tegas kepada pemerintah, MPUII mengajak seluruh komponen masyarakat bersama-sama menjaga ketertiban, ketenteraman, dan keamanan umum, demi stabilitas nasional yang kondusif.
“Bangsa ini harus diselamatkan dengan kebersamaan, kedamaian, dan ketegasan terhadap segala bentuk kezaliman,” jelas Prof Hasanudin Yusuf Adan.
Pernyataan ini menjadi salah satu sikap kritis MPUII terhadap kondisi sosial, politik, dan ekonomi Indonesia menjelang akhir kuartal ketiga 2025.*