Informasinasional.com
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita
No Result
View All Result
Informasinasional.com
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita

OTT Bea Cukai: KPK Angkut Duit Miliaran dan 3 Kilogram Emas, Mantan Pejabat Eselon II Terseret

Editor: misno

04/02/2026 22:12
in TRENDING, UMUM
0
OTT Bea Cukai: KPK Angkut Duit Miliaran dan 3 Kilogram Emas, Mantan Pejabat Eselon II Terseret

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.(dok/istimewa)

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

INformasinasional.com, Jakarta — Operasi senyap Komisi Pemberantasan Korupsi kembali mengoyak jantung birokrasi. Kali ini, giliran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang digerebek. Dalam operasi tangkap tangan (OTT), KPK menyita uang tunai miliaran rupiah, valuta asing, hingga logam mulia seberat 3 kilogram, sebuah temuan yang menegaskan betapa mahalnya harga “pelicin” disektor impor.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyebut barang bukti yang diamankan tak main-main. Selain tumpukan uang dalam berbagai mata uang, penyidik juga mengamankan emas batangan yang diduga kuat berkaitan dengan praktik suap.

“Untuk barang bukti ada uang tunai, baik rupiah maupun mata uang asing dan juga logam mulia. Uangnya senilai miliaran rupiah, kemudian logam mulia sekitar 3 kilogram,” kata Budi di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu (4/2/2026).

Baca juga  RKPD 2027 Langkat: Syah Afandin Bicara Kemandirian, Infrastruktur Didorong Jadi Tulang Punggung

OTT ini tak hanya menyeret pegawai biasa. KPK mengamankan seorang mantan Direktur Penyidikan dan Penindakan Ditjen Bea Cukai, pejabat eselon II yang pernah memegang kendali penegakan hukum diinstitusi tersebut. Ironis, jabatan yang semestinya menjadi garda terdepan melawan pelanggaran justru kini berada dipusaran dugaan korupsi.

Menurut KPK, penangkapan dilakukan didua wilayah berbeda: Jakarta dan Lampung. Mantan pejabat Bea Cukai itu diamankan di Lampung, menambah panjang daftar elite birokrasi yang terseret OTT.

Meski begitu, KPK masih menutup rapat konstruksi perkara. Budi hanya memastikan perkara ini berkaitan dengan kegiatan impor, sektor yang sejak lama disorot rawan permainan “uang bawah meja”.

Saat ini, para pihak yang diamankan masih berstatus terperiksa. KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum mereka, apakah naik menjadi tersangka atau dilepas.

OTT Bea Cukai ini kembali menampar wajah reformasi birokrasi. Ditengah jargon pengawasan dan digitalisasi layanan, praktik suap justru diduga masih berlangsung dengan nilai fantastis, bahkan dikonversi dalam bentuk emas.

Pertanyaannya kini, siapa pemberi, siapa penerima, dan seberapa dalam praktik ini menggerogoti sistem kepabeanan? (misn’t)

Post Views: 346
Tags: 3 Kilogram EmasDuit MiliaranKPKMantan Pejabat Eselon IIOTT Bea CukaiTerseret
Previous Post

RKPD 2027 Langkat: Syah Afandin Bicara Kemandirian, Infrastruktur Didorong Jadi Tulang Punggung

Next Post

Mobil Turis Inggris Terjungkal di Langkat, Jalan Menuju Bukit Lawang Kembali Menelan Korban

Next Post
Mobil Turis Inggris Terjungkal di Langkat, Jalan Menuju Bukit Lawang Kembali Menelan Korban

Mobil Turis Inggris Terjungkal di Langkat, Jalan Menuju Bukit Lawang Kembali Menelan Korban

Discussion about this post

BERITA TERBARU

Menkum soal Wacana RUU Disinformasi-Propaganda Asing: Tak Terkait dengan Pers

Menkum soal Wacana RUU Disinformasi-Propaganda Asing: Tak Terkait dengan Pers

05/02/2026 21:06
Barantin Riau Tolak 80 Ton Kacang Tanah Impor Malaysia, Ada Kandungan Berbahaya

Barantin Riau Tolak 80 Ton Kacang Tanah Impor Malaysia, Ada Kandungan Berbahaya

05/02/2026 21:00
Laskar Melayu Langkat Menggugat: Kearifan Lokal Terkoyak, Kewajiban Plasma Perkebunan Diabaikan

Laskar Melayu Langkat Menggugat: Kearifan Lokal Terkoyak, Kewajiban Plasma Perkebunan Diabaikan

05/02/2026 20:07
Tak Kasih Ampun, Satpol PP Pasaman Barat Tutup Kafe Langgar Perda

Tak Kasih Ampun, Satpol PP Pasaman Barat Tutup Kafe Langgar Perda

05/02/2026 19:52

Follow Us

Informasinasional.com

Informasi Yang Menambah Wawasan

KURS BANK INDONESIA (BI)

KATEGORI

  • ADVETORIAL (43)
  • AGRIBISNIS (57)
  • BERITA VIDIO (36)
  • DAERAH (2,859)
  • Desa Kita (17)
  • EKONOMI (628)
  • HUKUM (1,073)
  • INSFRASTRUKTUR (368)
  • INTERNASIONAL (552)
  • KRIMINAL (464)
  • KULINER (41)
  • NASIONAL (762)
  • OLAHRAGA (665)
  • OPINI (40)
  • OTOMOTIF (42)
  • PERISTIWA (1,397)
  • PILKADA (65)
  • POLITIK (522)
  • RAGAM (185)
  • TRENDING (2,213)
  • UMUM (673)
  • VIDIO (13)
  • REDAKSI
  • ABOUT-US
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

© 2023 Informasinasional.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita

© 2023 Informasinasional.com