INformasinasional.com, Medan — Aroma maut menyergap sudut permukiman padat di Medan. Satu kontainer boks yang semula dikira sampah rumah tangga justru menyimpan rahasia kelam, sesosok jasad wanita muda terlipat tanpa daya didalamnya.
Penemuan mengerikan itu terjadi di Jalan Menteng, Gang Seroja, kawasan Medan Denai, Selasa siang (10/3/2026).
Warga yang awalnya hendak memungut boks tersebut mendadak gemetar ketika tutupnya terbuka, tubuh manusia tergeletak kaku.
Polisi bergerak cepat. Identitas korban akhirnya berhasil dikantongi. Korban dipastikan seorang perempuan muda berusia sekitar 20 tahun.
“Ciri-cirinya sudah kita tindaklanjuti dan kita sudah mendapatkan alamat serta identitasnya. Saat ini prosesnya sedang menghubungi pihak keluarga,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Bayu Putro Wijayanto, Selasa (10/3/2026) saat dihubungi.
Meski identitas telah diketahui, kepolisian masih menutup rapat detail pribadi korban. Misteri kematian perempuan belia ini masih diselimuti tanda tanya besar.
Jenazah kini berada di Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk menjalani visum dan autopsi. Aparat memburu kepastian, apakah korban tewas karena pembunuhan, kekerasan, atau sebab lain yang lebih kelam?
“Bukti awal kita bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan visum, sehingga nanti akan diketahui dari hasil visum,” kata Bayu.
Polisi juga masih memburu potongan puzzle lain yang tercecer dilokasi kejadian.
“Sementara masih kita kumpulkan barang-barang bukti pendukung. Nanti akan diketahui apa penyebab meninggalnya jenazah tersebut.”
Dibawa Pria Berseragam Ojek Online
Sebelum jasad ditemukan, warga sempat melihat dua pria mencurigakan menggotong kontainer tersebut. Keduanya mengenakan atribut ojek online, penampilan yang justru membuat aksi mereka luput dari kecurigaan awal.
“Awalnya warga melihat dua orang pria membawa boks dengan menggunakan seragam ojek online,” ungkap seorang warga.
Tak lama setelah ditinggalkan, warga yang penasaran berniat memanfaatkan boks itu. Namun rasa ingin tahu berubah menjadi teror.
“Dikira sampah, ternyata mayat.”
Letak kontainer yang berada ditepi aliran sungai memunculkan dugaan kuat: jasad itu hendak dihilangkan, dibuang agar lenyap tanpa jejak.
Warga yang syok dan ketakutan segera melapor kekepala lingkungan, yang kemudian meneruskan informasi keaparat kepolisian.
Kini, garis polisi membentang. Gang sempit yang biasanya riuh oleh aktivitas warga mendadak sunyi, menyisakan trauma dan bisik-bisik ketakutan.
Siapa wanita muda itu?
Mengapa ia tewas mengenaskan?
Dan siapa dua pria misterius berseragam ojek online yang terakhir terlihat membawa “peti berjalan” tersebut?
Polisi berpacu dengan waktu. Sementara warga Medan hanya bisa menunggu, dengan kecemasan yang belum juga reda.(misn’t)






Discussion about this post