INformasinasional.com, Pasaman Barat–Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Pasaman Barat mengamankan 19 orang dalam razia penyakit masyarakat di salah satu penginapan Wisma Rodja di Jorong Batang Toman, Nagari Lingkuang Aua, Kecamatan Pasaman, Sabtu (7/2/2026) malam.
Kepala Satpol PP Pasaman Barat, Handoko, Minggu (8/2/2026) mengatakan penertiban tersebut dilakukan sekitar pukul 21.30 WIB setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait adanya aktivitas yang mencurigakan di penginapan tersebut.
“Berdasarkan informasi masyarakat, tim langsung bergerak ke lokasi yang telah ditargetkan,” ujar Handoko.
Setibanya di lokasi, petugas terlebih dahulu meminta keterangan dari resepsionis dan meminta izin kepada pemilik penginapan untuk melakukan pemeriksaan kamar. Pemeriksaan dilakukan dengan membuka kamar satu per satu.
Dari hasil razia tersebut, petugas menemukan delapan orang yang berpasangan tanpa ikatan suami istri serta tiga orang wanita yang sedang menginap. Para terjaring razia tidak dapat menunjukkan identitas diri berupa KTP, sehingga langsung diamankan dan dibawa ke Markas Komando Satpol PP untuk dimintai keterangan dan dilakukan pendataan.
Handoko menjelaskan, tindakan tersebut melanggar Peraturan Daerah Kabupaten Pasaman Barat Nomor 9 Tahun 2017 Pasal 5 Ayat 1, yang menyebutkan bahwa setiap orang dilarang melakukan atau mendekati perbuatan perzinaan di tempat umum, objek wisata, penginapan, rumah kos, dan tempat lainnya.
“Setelah didata dan dilakukan Berita Acara Pemeriksaan (BAP), pihak keluarga dipanggil untuk membuat surat perjanjian dan menjadi penjamin. Jika kejadian serupa terulang, maka akan ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegasnya.
Sementara itu, terhadap pemilik Wisma Rodja, Satpol PP akan memproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Tidak menutup kemungkinan akan dilakukan penyegelan atau penutupan tempat usaha tersebut apabila ditemukan pelanggaran lanjutan.
“Kami berharap para pengusaha penginapan dapat mematuhi aturan dan peraturan daerah yang berlaku di Pasaman Barat,” pungkas Handoko.
Reporter: SYAFRIZAL






Discussion about this post