INformasinasional.com, LANGKAT – Gebrakan besar kembali datang dari tanah Langkat! Anggota DPR RI Fraksi Gerindra sekaligus Wakil Ketua Komisi XIII DPR, Sugiat Santoso, membuat kejutan spektakuler dengan memberikan fasilitas bimbingan belajar gratis selama satu tahun penuh kepada seluruh siswa kelas XII SMA Negeri 1 Kuala, Kabupaten Langkat.
Langkah ini bukan sekadar formalitas, tetapi manifestasi nyata kepedulian seorang putra daerah yang tidak melupakan akar dan almamaternya.
Dalam kunjungan monitoring dan evaluasi minat studi lanjut siswa di sekolah tercinta, Sugiat – yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Alumni SMAN 1 Kuala – menyampaikan bahwa dirinya merasa memiliki tanggung jawab moral sebagai senior untuk membuka jalan kesuksesan bagi generasi penerus.
“Sebagai alumni, saya merasa berkewajiban untuk memberikan perhatian lebih. Adik-adik kita harus dibekali bukan hanya semangat, tapi juga alat tempur pendidikan yang nyata. Bimbel gratis ini adalah bagian dari perjuangan mereka meraih masa depan,” tegas Sugiat dengan penuh semangat, Minggu (31/8/2025).
Sugiat menilai persaingan masuk perguruan tinggi hari ini kian sengit. Tanpa bimbingan yang tepat, banyak siswa berbakat bisa tersingkir hanya karena keterbatasan akses. Karena itu, hadirnya bimbel gratis ini diharapkan menjadi game changer bagi siswa SMAN 1 Kuala untuk menembus seleksi universitas unggulan.
“Tidak cukup hanya dengan motivasi. Anak-anak ini butuh strategi, butuh mentor, dan butuh ruang belajar tambahan untuk menghadapi persaingan yang luar biasa ketat. Bimbel adalah pintu masuk menuju kampus impian,” ujar Sugiat dengan nada penuh keyakinan.
Sugiat tak tanggung-tanggung dalam memasang target. Ia menegaskan bahwa dirinya ingin melihat alumni SMAN 1 Kuala tidak hanya berhenti di kampus lokal, tetapi mengibarkan nama Langkat di universitas top nasional hingga internasional.
“Ke depan, kita ingin dari SMAN 1 Kuala ada yang masuk UI, ITB, IPB, UGM, dan kampus besar lainnya. Bahkan, saya berharap akan ada yang mampu menembus Harvard, Oxford, Cambridge, dan kampus-kampus dunia lainnya. Langkat harus punya duta intelektual global,” seru Sugiat dengan suara lantang yang disambut tepuk tangan meriah siswa dan guru.
Langkah Sugiat ini sontak menuai apresiasi luas. Banyak pihak menilai bahwa gebrakan ini bukan hanya sekadar program, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan Langkat.
“Selama ini banyak anak Langkat pintar tapi terkendala biaya. Dengan bimbel gratis setahun penuh, kesempatan mereka terbuka lebar. Ini baru wakil rakyat sejati, yang pulang kampung bukan sekadar membawa janji, tapi membawa solusi,” ungkap salah satu orang tua siswa dengan mata berkaca-kaca.
Dengan inisiatif monumental ini, Sugiat membuktikan dirinya bukan hanya sekadar politisi di Senayan. Ia tampil sebagai alumni visioner dan pejuang pendidikan, yang menanamkan harapan besar di hati ratusan siswa dan orang tua.
Kini, publik menanti buah nyata dari program ini. Akankah dari SMAN 1 Kuala lahir generasi emas yang akan mengibarkan bendera Indonesia di panggung akademik dunia? Sugiat Santoso optimis, dan Langkat pun berdebar menunggu sejarah baru itu terukir.(Misno)