Informasinasional.com
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita
No Result
View All Result
Informasinasional.com
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita

Wabah Mengintai Dibarak Pengungsian Aceh, ISPA Meledak, Diare Merebak, Campak Mulai Menyusup

Editor: Misno

20/12/2025 00:25
in TRENDING, UMUM
0
Wabah Mengintai Dibarak Pengungsian Aceh, ISPA Meledak, Diare Merebak, Campak Mulai Menyusup

Plt Kadinkes Aceh Ferdiyus saat temu pers.(screenshoot)

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

INformasinasional.com, Banda Aceh — Bencana di Aceh belum benar-benar usai, namun ancaman baru sudah mengintai. Dibalik tenda-tenda pengungsian yang padat dan lembap, penyakit mulai merebak. Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), diare, hingga flu menyerang ribuan pengungsi yang bertahan hidup pascabanjir dan longsor.

Data Dinas Kesehatan Aceh mencatat, dari sekitar 382 ribu warga yang masih mengungsi, hampir 10 ribu orang terserang ISPA. Kasus itu tersebar disembilan kabupaten/kota. Penyakit lain ikut membuntuti, 1.376 kasus diare dan 1.336 kasus flu. Yang paling mengkhawatirkan, campak mulai muncul, sembilan kasus telah terkonfirmasi.

“Campak ini yang paling kami waspadai. Kalau tetap bercampur dibarak besar, penularannya bisa cepat,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Aceh, Ferdiyus, dalam konferensi pers, Jumat (19/12/2025).

Baca juga  Polres Indramayu Kerahkan Pasukan, Operasi Lilin Lodaya 2025 Dimulai: Natal dan Tahun Baru Tak Boleh Terganggu

Pemerintah daerah bergerak cepat. Ferdiyus menginstruksikan seluruh tenaga medis diposko kesehatan kabupaten/kota untuk memisahkan pengungsi yang diduga terinfeksi campak. Mereka dipindahkan kelokasi pengungsian yang lebih kecil agar penularan bisa dilokalisasi dan penanganan berlangsung cepat.

Menurut Ferdiyus, langkah isolasi awal sudah dilakukan dan sejauh ini penularan campak masih bisa dikendalikan. Dinkes Aceh juga mengerahkan tenaga surveilans epidemiologi guna mencegah situasi berkembang menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB).

“Yang paling potensial dipengungsian itu tiga: ISPA, gatal-gatal, dan diare. Ini bukan KLB, tapi kalau lengah, bisa berubah cepat,” katanya.

Obat-obatan terus dikirim kewilayah terdampak, sementara tenaga medis tambahan disebar ketitik-titik pengungsian. Namun kondisi lapangan tak mudah, barak padat, sanitasi minim, dan cuaca lembap menjadi ladang subur bagi penyakit.

Bencana ekologis yang melanda Aceh sejak akhir November lalu telah menghantam 18 kabupaten/kota. Selain merusak ribuan rumah, banjir dan longsor menelan 459 korban luka, sementara 30 orang masih dinyatakan hilang. Kini, ditengah duka dan keterbatasan, pengungsi harus berhadapan dengan musuh baru yang tak kalah mematikan: wabah penyakit dipengungsian.

Aceh tak hanya berjuang melawan lumpur dan puing-puing, tetapi juga melawan waktu, sebelum penyakit menyebar lebih luas dan korban kembali berjatuhan.(Misno)

Post Views: 821
Tags: Acehbanjirbencana sumateraDiareduka dari utara sumaterafluispakorban bencanalongsorPengungsi
Previous Post

Polres Indramayu Kerahkan Pasukan, Operasi Lilin Lodaya 2025 Dimulai: Natal dan Tahun Baru Tak Boleh Terganggu

Next Post

River Clean Up Jadi Upaya Mitigasi Banjir, Pemerintah dan Warga Kerja Bakti Massal Disungai Dampang Liku Manyampa

Next Post
River Clean Up Jadi Upaya Mitigasi Banjir, Pemerintah dan Warga Kerja Bakti Massal Disungai Dampang Liku Manyampa

River Clean Up Jadi Upaya Mitigasi Banjir, Pemerintah dan Warga Kerja Bakti Massal Disungai Dampang Liku Manyampa

Discussion about this post

ADVERTISEMENT

BERITA TERBARU

Transparansi atau Skandal “Bang Ara” Pasang Alarm Keras Diproyek Bedah Rumah Humbahas

Transparansi atau Skandal “Bang Ara” Pasang Alarm Keras Diproyek Bedah Rumah Humbahas

26/03/2026 20:52
Pesek, si Orangutan Bukit Lawang Melahirkan Anak ke 7 Diusia 38 Tahun

Pesek, si Orangutan Bukit Lawang Melahirkan Anak ke 7 Diusia 38 Tahun

26/03/2026 10:13
Jabatan Kabais TNI Diserahkan buntut Kasus Air Keras ke Aktivis KontraS

Jabatan Kabais TNI Diserahkan buntut Kasus Air Keras ke Aktivis KontraS

25/03/2026 21:40
Api Melahap Dini Hari, 2 Nyawa Melayang, Rumah Kayu di Nias Utara Jadi Perangkap Maut

Api Melahap Dini Hari, 2 Nyawa Melayang, Rumah Kayu di Nias Utara Jadi Perangkap Maut

25/03/2026 21:14

Follow Us

Informasinasional.com

Informasi Yang Menambah Wawasan

KURS BANK INDONESIA (BI)

KATEGORI

  • ADVETORIAL (49)
  • AGRIBISNIS (59)
  • BERITA VIDIO (36)
  • DAERAH (2,932)
  • Desa Kita (21)
  • EKONOMI (645)
  • HUKUM (1,108)
  • INSFRASTRUKTUR (379)
  • INTERNASIONAL (595)
  • kasyno (1)
  • KRIMINAL (475)
  • KULINER (46)
  • NASIONAL (787)
  • OLAHRAGA (674)
  • OPINI (41)
  • OTOMOTIF (43)
  • PERISTIWA (1,430)
  • PILKADA (65)
  • POLITIK (528)
  • RAGAM (194)
  • TRENDING (2,319)
  • UMUM (695)
  • VIDIO (14)
  • REDAKSI
  • ABOUT-US
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

© 2023 Informasinasional.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita

© 2023 Informasinasional.com