INformasinasional.com-Pasaman Barat–Di tengah duka yang menyelimuti masyarakat Kabupaten Pasaman Barat akibat banjir dan longsor, Aliansi Mahasiswa Pasaman Barat (AMPB) menunjukkan bahwa kepedulian tidak pernah mengenal lelah.
Selama dua hari, 28–29 November 2025, mereka berdiri tegak di Bundaran Simpang Empat, membawa semangat solidaritas dan kemanusiaan yang tak pernah padam.
Di bawah terik matahari dan hembusan angin, para mahasiswa mengulurkan kotak donasi kepada setiap pengendara yang melintas.
Senyum mereka tidak hilang meski keletihan mulai terasa. Bagi mereka, setiap rupiah dan bantuan yang terkumpul adalah harapan baru bagi saudara-saudara mereka yang tengah berjuang memulihkan diri dari hantaman bencana.
Koordinator AMPB, Ridho Kurnia, menjelaskan bahwa aksi ini lahir dari keprihatinan mendalam atas kondisi warga yang kehilangan rumah, harta benda, bahkan akses terhadap kebutuhan dasar.
Ia menyampaikan bahwa donasi yang berhasil dikumpulkan tidak hanya berupa uang tunai, tetapi juga berbagai kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan oleh warga terdampak.
“Ini adalah bentuk tanggung jawab moral kami sebagai pemuda dan mahasiswa,” ujarnya penuh tekad.
Aksi dua hari itu memang sederhana, namun semangatnya luar biasa. AMPB berharap bantuan tersebut mampu meringankan beban masyarakat Pasaman Barat serta menjadi bukti bahwa kepedulian sosial masih hidup kuat di dada generasi muda.
Reporter: SYAFRIZAL






Discussion about this post