Informasinasional.com
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita
No Result
View All Result
Informasinasional.com
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita

Perkara Komentar Trump Berujung Amarah Inggris Tak Teredam

Editor: Misno

24/01/2026 21:26
in INTERNASIONAL
0
Perkara Komentar Trump Berujung Amarah Inggris Tak Teredam

Donald Trump (Foto: AFP/MANDEL NGAN)

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

INformasinasional.com, Jakarta – Pemerintah Inggris geram atas komentar Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Komentar Trump yang memicu pemerintah Inggris marah itu terkait pernyataannya mengenai tentara NATO tidak akan bertempur di lgaris depan di Afghanistan.
Trump menyampaikan pernyataan itu ketika diwawancara oleh Fox News, wawancara itu ditayangkan pada Kamis (22/1) lalu. Trump tampaknya tidak menyadari bahwa 457 tentara Inggris tewas dalam pertempuran di Afghanistan setelah serangan teror 11 September di Amerika Serikat.

“Mereka akan mengatakan mereka mengirim beberapa pasukan ke Afghanistan,” kata Trump dilansir AFP, Sabtu (24/1/2026).

“Dan memang benar, mereka agak dibelakang, sedikit di luar garis depan,” tambahnya.

Trump juga mengulangi pernyataannya bahwa NATO tidak akan membantu Amerika Serikat jika diminta.

Baca juga  Kebun USU di Langkat, Ganti Rugi yang Tak Pernah Ada, Hak Pakai yang Dipelihara Negara

Faktanya, setelah serangan 11 September 2001 tersebut, Inggris dan sejumlah sekutu lainnya bergabung dengan AS mulai tahun 2001 di Afghanistan setelah AS mengaktifkan klausul keamanan kolektif NATO.

Selain Inggris, pasukan dari negara-negara sekutu NATO lainnya termasuk Kanada, Prancis, Jerman, Italia, dan Denmark, serta negara-negara lain juga tewas dalam pertempuran di Afghanistan.

Reaksi Inggris
Inggris pun bereaksi atas pernyataan Trump itu. Menteri Kesehatan Stephen Kinnock mengatakan ia memperkirakan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer akan membahas masalah pernyataan ini dengan Trump.

“Saya pikir dia pasti akan mengangkat masalah ini dengan presiden… Dia sangat bangga dengan angkatan bersenjata kita, dan dia akan menjelaskan hal itu kepada presiden,” katanya kepada Radio LBC.

Komentar Trump “jelas salah” dan “sangat mengecewakan,” kata Kinnock kepada stasiun televisi Sky News.

“Apa yang dia katakan tidak masuk akal, karena faktanya, satu-satunya saat pasal 5 diaktifkan adalah untuk membantu Amerika Serikat setelah 11 September,” katanya.

“Dan banyak sekali tentara Inggris dan banyak tentara dari sekutu NATO Eropa lainnya yang mengorbankan nyawa mereka untuk mendukung misi Amerika, misi yang dipimpin Amerika di tempat-tempat seperti Afghanistan dan Irak,” tambahnya.(dtc)

Post Views: 422
Tags: AfghanistanAmerika serikatInggrisnatoTrump
Previous Post

Kebun USU di Langkat, Ganti Rugi yang Tak Pernah Ada, Hak Pakai yang Dipelihara Negara

Next Post

Unik, Boneka Brendung Media Sarana Pemanggil Hujan Sebagai Budaya Lokal Pemalang

Next Post
Unik, Boneka Brendung Media Sarana Pemanggil Hujan Sebagai Budaya Lokal Pemalang

Unik, Boneka Brendung Media Sarana Pemanggil Hujan Sebagai Budaya Lokal Pemalang

Discussion about this post

BERITA TERBARU

Menkum soal Wacana RUU Disinformasi-Propaganda Asing: Tak Terkait dengan Pers

Menkum soal Wacana RUU Disinformasi-Propaganda Asing: Tak Terkait dengan Pers

05/02/2026 21:06
Barantin Riau Tolak 80 Ton Kacang Tanah Impor Malaysia, Ada Kandungan Berbahaya

Barantin Riau Tolak 80 Ton Kacang Tanah Impor Malaysia, Ada Kandungan Berbahaya

05/02/2026 21:00
Laskar Melayu Langkat Menggugat: Kearifan Lokal Terkoyak, Kewajiban Plasma Perkebunan Diabaikan

Laskar Melayu Langkat Menggugat: Kearifan Lokal Terkoyak, Kewajiban Plasma Perkebunan Diabaikan

05/02/2026 20:07
Tak Kasih Ampun, Satpol PP Pasaman Barat Tutup Kafe Langgar Perda

Tak Kasih Ampun, Satpol PP Pasaman Barat Tutup Kafe Langgar Perda

05/02/2026 19:52

Follow Us

Informasinasional.com

Informasi Yang Menambah Wawasan

KURS BANK INDONESIA (BI)

KATEGORI

  • ADVETORIAL (43)
  • AGRIBISNIS (57)
  • BERITA VIDIO (36)
  • DAERAH (2,859)
  • Desa Kita (17)
  • EKONOMI (628)
  • HUKUM (1,073)
  • INSFRASTRUKTUR (368)
  • INTERNASIONAL (552)
  • KRIMINAL (464)
  • KULINER (41)
  • NASIONAL (762)
  • OLAHRAGA (665)
  • OPINI (40)
  • OTOMOTIF (42)
  • PERISTIWA (1,397)
  • PILKADA (65)
  • POLITIK (522)
  • RAGAM (185)
  • TRENDING (2,213)
  • UMUM (673)
  • VIDIO (13)
  • REDAKSI
  • ABOUT-US
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

© 2023 Informasinasional.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita

© 2023 Informasinasional.com