INformasinasional.com-Pasaman Barat–Kerusakan dua jembatan di ruas jalan Nagari Rabi Jonggor menuju Jorong Bukit Malintang, Kecamatan Sungai Aur, menjadi sorotan serius pemerintah daerah. Infrastruktur vital tersebut hancur akibat banjir besar yang melanda wilayah itu pada akhir 2025 lalu.
Wakil Bupati Kabupaten Pasaman Barat, M. Ihpan, bersama Anggota DPRD Pasaman Barat, Sulaiman, S.Sos, turun langsung meninjau kondisi jembatan pada Selasa (14/4/2026). Kunjungan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah mulai memberi perhatian terhadap penderitaan masyarakat yang hingga kini masih merasakan dampak bencana.
Di lokasi, terlihat kondisi jembatan yang rusak parah, menyulitkan mobilitas warga. Akses yang sebelumnya menjadi jalur utama kini nyaris tak dapat dilalui, menghambat aktivitas ekonomi dan kebutuhan sehari-hari masyarakat.
Anggota DPRD Pasaman Barat, Sulaiman, menegaskan bahwa kondisi ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Menurutnya, jembatan tersebut memiliki peran strategis sebagai penghubung antar wilayah.
“Warga, khususnya masyarakat Bayang Tengah, sangat bergantung pada akses ini. Untuk menuju ibu kota kecamatan, mereka harus melewati lima nagari,” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa jembatan tersebut bukan sekadar infrastruktur biasa, melainkan urat nadi perekonomian masyarakat. Terputusnya akses ini berdampak langsung pada aktivitas perdagangan, pendidikan, hingga layanan kesehatan warga.
Mewakili aspirasi masyarakat, Sulaiman berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk membangun kembali jembatan yang rusak.
Peninjauan ini turut dihadiri Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pasaman Barat, Bambang Sumarsono, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait lainnya.
Masyarakat kini menaruh harapan besar agar pembangunan kembali jembatan dapat segera direalisasikan, sehingga kehidupan dan roda ekonomi di wilayah tersebut kembali berjalan normal.
Reporter: SYAFRIZAL





Discussion about this post