INformasinasional.com, BANDA ACEH – Suasana tenang di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, mendadak berubah menjadi kepanikan setelah ledakan dahsyat disertai kobaran api mengguncang ruang mesin Kapal Motor Penumpang (KMP) Aceh Hebat 2 yang sedang bersandar didermaga, Jumat (12/6/2026) siang.
Ledakan yang terjadi secara tiba-tiba itu memicu kebakaran diarea kamar mesin kapal dan menyebabkan sedikitnya 14 orang mengalami luka bakar. Para korban yang sebagian besar merupakan taruna Politeknik Pelayaran (Poltekpel) yang tengah menjalani praktik kerja lapangan diatas kapal, langsung dievakuasi dan dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) untuk mendapatkan perawatan intensif.
Peristiwa tersebut sontak mengundang perhatian warga dan pengguna jasa pelabuhan. Kepulan asap dari bagian kapal terlihat membumbung tinggi, sementara petugas dan awak kapal berupaya melakukan penyelamatan terhadap korban yang berada disekitar lokasi ledakan.

Kapten KN SAR Kresna, Supriadi, membenarkan insiden tersebut. Menurutnya, ledakan dan kebakaran terjadi saat kapal tengah dalam kondisi bersandar di Pelabuhan Ulee Lheue.
“Telah terjadi ledakan dan kebakaran di kamar mesin Kapal KMP Aceh Hebat 2 saat sedang bersandar di Pelabuhan Ulee Lheue sekitar 45 menit yang lalu,” ujar Supriadi.
Respons cepat ditunjukkan oleh awak Kapal Negara (KN) SAR Kresna yang kebetulan sedang bersiaga di kawasan pelabuhan. Begitu mendengar suara ledakan, personel langsung bergerak menuju lokasi untuk membantu proses evakuasi korban dan pengamanan area kapal.
Kecepatan penanganan dinilai menjadi faktor penting yang berhasil mencegah jatuhnya korban lebih banyak. Seluruh korban berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian dan segera mendapatkan pertolongan medis.
Meski demikian, hingga kini penyebab pasti ledakan yang memicu kebakaran diruang mesin kapal masih menjadi misteri. Tim terkait bersama aparat berwenang tengah melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap sumber ledakan dan memastikan tidak ada faktor kelalaian maupun gangguan teknis yang menjadi pemicu insiden tersebut. “Kronologis kejadian sedang ditanyakan,” kata Supriadi singkat.
Insiden ini menjadi perhatian serius mengingat KMP Aceh Hebat 2 merupakan salah satu armada penting yang melayani transportasi laut diwilayah Aceh. Selain menimbulkan korban luka, peristiwa tersebut juga memunculkan pertanyaan besar terkait aspek keselamatan operasional kapal, khususnya diarea ruang mesin yang merupakan jantung penggerak pelayaran.
Hingga berita ini diterbitkan, aparat keamanan, petugas pelabuhan, dan tim investigasi masih melakukan pendalaman dilokasi kejadian. Sementara itu, kondisi para korban terus dipantau oleh tim medis RSUDZA guna memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik.
Peristiwa ini menjadi alarm keras bagi dunia pelayaran nasional bahwa standar keselamatan dan pengawasan teknis kapal tidak boleh ditawar sedikit pun. Satu ledakan diruang mesin bukan hanya menghentikan operasional kapal, tetapi juga dapat mengancam nyawa manusia dalam hitungan detik.
(Ardiansyah)






Discussion about this post