Informasinasional.com
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita
No Result
View All Result
Informasinasional.com
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita

DLH Langkat Disorot, Isu Dominasi Kabid PPLH Menguat, Aktivis Desak Evaluasi Total Pengawasan Lingkungan

Editor: Misno

13/06/2026 14:48
in DAERAH
0
DLH Langkat Disorot, Isu Dominasi Kabid PPLH Menguat, Aktivis Desak Evaluasi Total Pengawasan Lingkungan
0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

INformasinasional.com, LANGKAT – Kinerja Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Langkat kembali menjadi sorotan tajam. Ditengah maraknya dugaan pencemaran lingkungan yang dituding berasal dari sejumlah aktivitas industri, khususnya pabrik kelapa sawit (PKS), muncul kritik keras terhadap lemahnya pengawasan serta minimnya langkah penegakan hukum yang dinilai gagal menjawab keresahan masyarakat.

Aktivis lingkungan dan elemen mahasiswa menilai persoalan pencemaran di Kabupaten Langkat telah berlangsung bertahun-tahun tanpa penyelesaian yang memberikan efek jera.

Ironisnya, meski berbagai laporan dan keluhan masyarakat terus bermunculan, belum terlihat adanya kasus besar pencemaran lingkungan yang berujung pada proses hukum serius terhadap pelaku usaha.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan besar ditengah masyarakat. Sebab, DLH sebagai garda terdepan perlindungan lingkungan hidup sejatinya memiliki kewenangan dan landasan hukum yang kuat, termasuk Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Namun dilapangan, penanganan persoalan lingkungan dinilai masih jauh dari harapan.

Sorotan terbaru muncul setelah aksi lapangan yang dilakukan pengurus Satma Milenial AMPI Kabupaten Langkat yang dimotori Tigor dan Aulia Zulhairi terkait dugaan persoalan lingkungan di PKS Brondolan milik PT Tuahta Maju Ersada, Paret Rimo, Kecamatan Padang Tualang, Jumat (12/6/2026).

Baca juga  SATMA Milenial AMPI Langkat Desak Evaluasi Total Dinas Lingkungan Hidup, Soroti Lemahnya Pengawasan Limbah Industri

Menurut mereka, kehadiran DLH dalam kegiatan tersebut dinilai tidak maksimal karena hanya mengutus seorang staf pengawasan, yakni Rajianto.

Padahal, mereka berharap pejabat teknis yang membidangi pengawasan pencemaran lingkungan turut hadir secara langsung.

“Kami berharap pejabat yang membidangi pencemaran lingkungan turun langsung ke lapangan. Karena persoalan ini menyangkut kepentingan masyarakat luas dan dampaknya sangat serius,” kata Tigor, Sabtu (13/6/2026).

Dari penelusuran yang dilakukan, muncul dugaan adanya dominasi salah satu pejabat diinternal DLH Langkat, yakni Kepala Bidang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) berinisial “Y”.

Aulia Zulhairi mengaku kerap menemukan nama pejabat tersebut dalam berbagai persoalan lingkungan yang mereka sampaikan ke DLH.
“Hampir setiap laporan atau aspirasi yang kami masukkan terkait lingkungan, nama yang selalu muncul adalah Kabid PPLH. Ini menimbulkan pertanyaan ditengah masyarakat tentang pola pengambilan keputusan diinternal dinas,” ungkapnya.

Bahkan, menurut informasi yang diklaim diperoleh dari sumber internal yang tidak bersedia disebutkan identitasnya, peran Kabid PPLH disebut lebih dominan dibandingkan pejabat lainnya dalam menangani berbagai persoalan lingkungan.

Aktivis juga menyoroti dugaan kedekatan antara oknum pejabat tersebut dengan sejumlah pelaku industri sawit di Langkat. Meski demikian, tudingan tersebut masih berupa klaim narasumber dan belum mendapatkan tanggapan resmi dari pihak yang bersangkutan.

“Jika memang benar ada hubungan yang terlalu dekat dengan pihak-pihak yang seharusnya diawasi, tentu ini menjadi persoalan serius yang harus dievaluasi,” kata Aulia.

Atas dasar itu, mereka mendesak Bupati Langkat dan Kepala DLH melakukan evaluasi menyeluruh terhadap struktur dan mekanisme pengawasan lingkungan diinstansi tersebut.

Sementara itu, Satma Milenial AMPI Langkat menegaskan akan terus mengawal dugaan persoalan yang ditemukan di PKS PT Tuahta Maju Ersada.

Mereka mengklaim saat melakukan peninjauan lapangan tidak memperoleh dokumen yang diminta terkait legalitas operasional perusahaan, termasuk dokumen lingkungan seperti AMDAL maupun UKL-UPL.

Selain itu, mereka juga mempertanyakan dugaan aktivitas pengolahan tandan buah segar (TBS) oleh pabrik yang menurut mereka diketahui lebih dikenal sebagai pengolah brondolan sawit.

Menurut Tigor, persoalan tersebut perlu mendapat perhatian serius dari instansi terkait untuk memastikan seluruh aktivitas usaha berjalan sesuai ketentuan perizinan yang berlaku.

Aktivis juga menyinggung adanya dugaan kecelakaan kerja yang pernah terjadi diperusahaan tersebut beberapa waktu lalu, salah seorang karyawannya mengalami kecelakaan kerja tertimbun bara api dari atas pembuangan katul sawit dan menderita luka bakar serius disekujur tubuh

Sehingga mereka pata aktivis meminta instansi terkait melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3). “Kami tidak ingin persoalan lingkungan dan keselamatan kerja hanya menjadi isu yang hilang begitu saja. Jika ditemukan pelanggaran, harus ada tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku,” tegas Tigor.

Kini masyarakat menunggu langkah konkret Pemerintah Kabupaten Langkat. Ditengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya lingkungan hidup, ketegasan pengawasan dan transparansi penegakan aturan menjadi ujian besar bagi kredibilitas DLH Langkat.

Terpisah Kadis LH melalui Kabid Pencemaran Abdi ketika dihubungi melalui sambungan seluler Sabtu,13 Juni 2026,ya kita langsung ke PKS Tuahta Maju Ersada yang berada di Padang Tualang dan sudah melihat apa yang menjadi tuntutan masyarakat.

Dan kami dari DLH juga sudah menyampaikan ke pemilik PKS agar mengantarkan salinan perizinan,Amdal UKL UPL serta Sertifikat SMK3.
Kami juga sudah membawa sampel air limbahnya.

Abdi ketika disinggung prihal merebaknya isyue Kedekatan oknum Kabid PPLH dengan para pemilik PKS dan juga adanya monopoli tugas oleh oknum “Y” tersebut.

“Kalau itu saya no komenlah silahkan tanya kepada yang bersangkutan atau tanya langsung ke Kadis,” kata Abdi seakan ada yang ditutupi.

Apakah berbagai dugaan yang berkembang akan dijawab dengan tindakan nyata atau justru kembali tenggelam dalam tumpukan laporan tanpa penyelesaian? Waktu yang akan menjawab.*

(ZP Lbs)

Post Views: 440
Tags: aktivisDLH Langkat DisorotEvaluasi TotalIsu Dominasi Kabid PPLHPengawasan Lingkungan
Previous Post

Dentuman Maut di Pelabuhan Ulee Lheue! Ruang Mesin KMP Aceh Hebat 2 Meledak dan Terbakar, 14 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

Next Post

Bupati Syah Afandin Bidik Investasi Korea Selatan, Pelabuhan Pangkalan Susu Diproyeksikan Jadi Motor Baru Ekonomi Langkat

Next Post
Bupati Syah Afandin Bidik Investasi Korea Selatan, Pelabuhan Pangkalan Susu Diproyeksikan Jadi Motor Baru Ekonomi Langkat

Bupati Syah Afandin Bidik Investasi Korea Selatan, Pelabuhan Pangkalan Susu Diproyeksikan Jadi Motor Baru Ekonomi Langkat

Discussion about this post

BERITA TERBARU

Polda Sumut Gagalkan 144 Balpres Monza di Tol Sergai, Potensi Kerugian Negara Rp432 Juta

Polda Sumut Gagalkan 144 Balpres Monza di Tol Sergai, Potensi Kerugian Negara Rp432 Juta

30/10/2026 16:10
Tiorita Dukung Kelayan Binter, Perkuat Reintegrasi Sosial Klien Pemasyarakatan

Tiorita Dukung Kelayan Binter, Perkuat Reintegrasi Sosial Klien Pemasyarakatan

29/10/2026 22:06
Resmi Dilantik, PWI Pasaman Barat Siap Perkuat Profesionalisme dan Integritas Pers

Resmi Dilantik, PWI Pasaman Barat Siap Perkuat Profesionalisme dan Integritas Pers

29/10/2026 20:19
277 Koperasi Merah Putih di Langkat Belum Beroperasi, Pengurus Mengadu ke DPRD

277 Koperasi Merah Putih di Langkat Belum Beroperasi, Pengurus Mengadu ke DPRD

29/10/2026 18:00

Follow Us

Informasinasional.com

Informasi Yang Menambah Wawasan

KURS BANK INDONESIA (BI)

KATEGORI

  • ADVETORIAL (72)
  • AGRIBISNIS (66)
  • BERITA VIDIO (36)
  • DAERAH (3,378)
  • Desa Kita (29)
  • EKONOMI (697)
  • HUKUM (1,207)
  • INSFRASTRUKTUR (376)
  • INTERNASIONAL (639)
  • KRIMINAL (522)
  • KULINER (48)
  • NASIONAL (902)
  • OLAHRAGA (722)
  • OPINI (41)
  • OTOMOTIF (44)
  • PERISTIWA (1,559)
  • PILKADA (65)
  • POLITIK (562)
  • RAGAM (202)
  • TRENDING (2,695)
  • UMUM (795)
  • VIDIO (13)
  • REDAKSI
  • ABOUT-US
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

© 2023 Informasinasional.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita

© 2023 Informasinasional.com