Informasinasional.com
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita
No Result
View All Result
Informasinasional.com
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita

Pertamina Buka Fakta Kebakaran Sumur Minyak Telaga Said

30/07/2026 20:26
in PERISTIWA, TRENDING
0
Pertamina Buka Fakta Kebakaran Sumur Minyak Telaga Said

Sumur Telaga Tunggal No 1 merupakan salah satu situs bersejarah yang menandai awal eksploitasi minyak bumi di Nusantara. Sumur tersebut mulai berproduksi pada tahun 1885 dengan produksi awal sekitar 180 barel minyak per hari. Dari kawasan inilah sejarah industri minyak di Pangkalan Brandan berkembang hingga kemudian dikenal sebagai salah satu pusat perminyakan tertua di Indonesia.

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

INformasinasional.com | LANGKAT – Kebakaran yang membumbung dengan kepulan asap hitam pekat dari kawasan Lapangan Telaga Said, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, sempat memicu kegemparan jagad Maya. Video kobaran api yang beredar luas dimedia sosial memunculkan anggapan bahwa Sumur Telaga Tunggal No. 1, sumur minyak tertua di Indonesia yang telah berusia sekitar 141 tahun, hangus dilalap api.
Namun, fakta dilapangan berbicara lain.

PT Pertamina EP (PEP) Pangkalan Susu Field memastikan informasi tersebut tidak benar. Perusahaan menegaskan, titik kebakaran berada di Sumur T-130 Lapangan Telaga Said, yakni sumur berstatus suspended atau sudah tidak lagi beroperasi, dan bukan Sumur Telaga Tunggal No 1 yang memiliki nilai historis tinggi bagi perjalanan industri minyak nasional.

Field Manager Pertamina EP Pangkalan Susu Field, Edwin Susanto, mengatakan klarifikasi tersebut perlu disampaikan agar tidak terjadi kesalahpahaman yang semakin meluas ditengah masyarakat.

Pertamina menegaskan, titik kebakaran berada di Sumur T-130 Lapangan Telaga Said, Rabu (29/7/2026) yakni sumur berstatus suspended.(informasinasional.com/dok)

“Yang terbakar bukan sumur minyak tertua di Indonesia, melainkan Sumur T-130 di Lapangan Telaga Said. Dikawasan Telaga Said terdapat banyak sumur dengan fungsi dan status operasi yang berbeda,” kata Edwin dalam keterangan resminya, Kamis (30/7/2026).

Pernyataan itu sekaligus meluruskan berbagai pemberitaan yang sebelumnya menyebut kebakaran melanda sumur minyak bersejarah yang menjadi simbol awal berkembangnya industri migas di Indonesia.

Respons Cepat Pertamina

Begitu menerima laporan kebakaran pada Rabu (29/7/2026) sore, Pertamina EP Pangkalan Susu Field langsung mengaktifkan sistem tanggap darurat. Tim teknis diterjunkan untuk mengamankan lokasi, mengisolasi area terdampak, serta melakukan pemadaman sesuai standar keselamatan operasi migas.

Koordinasi dilakukan bersama aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan instansi terkait guna memastikan penanganan berjalan aman serta menghindari potensi risiko terhadap masyarakat maupun lingkungan.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Api berhasil dipadamkan pada Rabu malam sehingga kondisi di lokasi kini dinyatakan terkendali.

Baca juga  Sumur Minyak Tertua Berusia 141 Tahun di Langkat Terbakar, Kobaran Api Mengamuk Disitus Bersejarah Cikal Bakal Industri Migas Indonesia

“Hingga saat ini tidak terdapat laporan korban jiwa maupun dampak terhadap masyarakat sekitar. Lokasi kejadian juga berada cukup jauh dari kawasan permukiman penduduk,” kata Edwin.

Meski api telah padam, Pertamina masih melakukan pemantauan intensif serta evaluasi teknis untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.

Hingga Kamis (30/7/2026) malam, penyebab munculnya kobaran api masih menjadi misteri. Tim teknis Pertamina bersama aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan dan pengumpulan data dilapangan.
Belum ada kesimpulan resmi mengenai sumber api maupun faktor yang memicu terjadinya kebakaran pada sumur yang sudah tidak beroperasi tersebut. Pertamina menegaskan hasil investigasi akan diumumkan setelah seluruh proses verifikasi selesai dilakukan.

Video Viral Picu Kepanikan

Sebelumnya, kebakaran yang terjadi sekitar pukul 16.30 WIB itu menarik perhatian masyarakat. Kepulan asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dari kawasan Telaga Said dan dapat disaksikan dari kejauhan.
Video yang diunggah akun Facebook Suheri kemudian viral dan menyebar cepat diberbagai platform media sosial. Banyak warganet menyebut api melahap sumur minyak tertua Indonesia sehingga memicu kekhawatiran akan hilangnya salah satu situs bersejarah industri energi nasional.

Puluhan warga bahkan berdatangan kelokasi untuk menyaksikan langsung kobaran api, meski aparat kepolisian segera memasang garis pengamanan dan mengimbau masyarakat menjauh dari area berbahaya.

Seorang warga, Ismail, mengaku sempat melihat kobaran api membesar sebelum akhirnya berhasil dikendalikan oleh tim pemadam Pertamina.

Pertamina menegaskan keselamatan pekerja, masyarakat, dan perlindungan lingkungan menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan penanganan insiden. Perusahaan juga mengingatkan masyarakat agar tidak memasuki kawasan fasilitas operasi minyak dan gas bumi yang berstatus Objek Vital Nasional (Obvitnas) sekaligus Barang Milik Negara (BMN).

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas disekitar fasilitas operasi migas demi menjaga keselamatan bersama,” tegas Edwin.

Pertamina juga mengajak masyarakat ikut menjaga aset negara dengan melaporkan apabila menemukan dugaan kebocoran, pencurian, vandalisme, maupun aktivitas mencurigakan disekitar jaringan pipa, sumur minyak, dan fasilitas produksi melalui Hotline Pertamina 0800-1800-123.

Warisan Sejarah Tetap Terjaga

Klarifikasi Pertamina menjadi kabar penting bagi dunia perminyakan nasional. Sebab, Sumur Telaga Tunggal No 1 merupakan salah satu situs bersejarah yang menandai awal eksploitasi minyak bumi di Nusantara.
Sumur tersebut mulai berproduksi pada tahun 1885 dengan produksi awal sekitar 180 barel minyak per hari. Dari kawasan inilah sejarah industri minyak di Pangkalan Brandan berkembang hingga kemudian dikenal sebagai salah satu pusat perminyakan tertua di Indonesia.

Dengan usia mencapai sekitar 141 tahun, Telaga Tunggal No 1 tidak hanya memiliki nilai ekonomis, tetapi juga menjadi simbol perjalanan panjang industri energi nasional yang hingga kini masih dikenang sebagai tonggak sejarah lahirnya sektor migas Indonesia.

Insiden kebakaran di Telaga Said menjadi pengingat bahwa pengelolaan aset migas, termasuk sumur-sumur yang sudah tidak beroperasi, tetap membutuhkan pengawasan ketat. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil investigasi resmi dari Pertamina dan aparat berwenang.(Misn’t)

Editor: Misno

Post Views: 563
Tags: KebakaranPertaminaSumur MinyakTelaga Said
Previous Post

Perang Alat Bukti Warnai Sidang Praperadilan Bripka YML, Hakim Soroti Penerbitan Sprindik

Next Post

Pohon Besar Tumbang Dijantung Kota Binjai, Timpa Lapak UMKM dan Lukai Seorang Pedagang

Next Post
Pohon Besar Tumbang Dijantung Kota Binjai, Timpa Lapak UMKM dan Lukai Seorang Pedagang

Pohon Besar Tumbang Dijantung Kota Binjai, Timpa Lapak UMKM dan Lukai Seorang Pedagang

Discussion about this post

BERITA TERBARU

Polda Sumut Gagalkan 144 Balpres Monza di Tol Sergai, Potensi Kerugian Negara Rp432 Juta

Polda Sumut Gagalkan 144 Balpres Monza di Tol Sergai, Potensi Kerugian Negara Rp432 Juta

30/10/2026 16:10
Tiorita Dukung Kelayan Binter, Perkuat Reintegrasi Sosial Klien Pemasyarakatan

Tiorita Dukung Kelayan Binter, Perkuat Reintegrasi Sosial Klien Pemasyarakatan

29/10/2026 22:06
Resmi Dilantik, PWI Pasaman Barat Siap Perkuat Profesionalisme dan Integritas Pers

Resmi Dilantik, PWI Pasaman Barat Siap Perkuat Profesionalisme dan Integritas Pers

29/10/2026 20:19
277 Koperasi Merah Putih di Langkat Belum Beroperasi, Pengurus Mengadu ke DPRD

277 Koperasi Merah Putih di Langkat Belum Beroperasi, Pengurus Mengadu ke DPRD

29/10/2026 18:00

Follow Us

Informasinasional.com

Informasi Yang Menambah Wawasan

KURS BANK INDONESIA (BI)

KATEGORI

  • ADVETORIAL (72)
  • AGRIBISNIS (66)
  • BERITA VIDIO (36)
  • DAERAH (3,378)
  • Desa Kita (29)
  • EKONOMI (697)
  • HUKUM (1,207)
  • INSFRASTRUKTUR (376)
  • INTERNASIONAL (639)
  • KRIMINAL (522)
  • KULINER (48)
  • NASIONAL (902)
  • OLAHRAGA (722)
  • OPINI (41)
  • OTOMOTIF (44)
  • PERISTIWA (1,559)
  • PILKADA (65)
  • POLITIK (562)
  • RAGAM (202)
  • TRENDING (2,695)
  • UMUM (795)
  • VIDIO (13)
  • REDAKSI
  • ABOUT-US
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

© 2023 Informasinasional.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita

© 2023 Informasinasional.com