Informasinasional.com
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita
No Result
View All Result
Informasinasional.com
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita

Air di Indonesia Disebut Tercemar Tinja, Ini Fakta-faktanya

23/12/2022 00:46
in NASIONAL
0
0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

 

Ilustrasi air dari perut bumi

Informasinasional.id – JAKARTA. Belakangan, heboh laporan yang menyebut air minum di Indonesia tercemar tinja atau bakteri E coli. Pencemaran ini disebut dapat meningkatkan penyakit diare yang merupakan penyebab utama kematian balita.

Suatu penelitian dalam studi baru di laman UNICEF menyebut hampir 70 persen dari 20 ribu sumber air minum yang diuji di Indonesia tercemar limbah tinja. Padahal, Kemenkes telah memberi syarat air yang dikonsumsi masyarakat Indonesia harus terbebas dari bakteri E Coli.

Penyebab Tercemarnya Air di Indonesia Water Specialist dari Fakultas Teknik Lingkungan & Sipil (FTSL) ITB Ir Rofiq Iqbal, ST, MEng menyebut tingginya cemaran tinja di air Indonesia ini salah satunya dipicu lokasi septic tank yang terlalu dekat dengan tempat tinggal warga.

“Sumber septic tanknya sangat dekat dengan pemukiman. jadi yang namanya bakteri ecoli itu sumbernya sudah pasti dari tinja masyarakat,” katanya dalam Media Gathering bersama Coway, Rabu (21/12/2022).

Kota Besar dengan Kualitas Air Buruk
Lebih lanjut, Iqbal menyebut cemaran air khususnya air tanah sering terjadi pada pemukiman padat. Ia juga menjelaskan sejumlah daerah di Indonesia mempunyai kualitas air yang buruk.

“Jakarta, Bandung, Surabaya betul [kualitas airnya buruk],” ungkapnya.

Ini terjadi karena ketiga daerah tersebut mempunyai jarak rumah yang berdekatan sehingga risiko air tercemar bakteri seperti E coli sangat tinggi. Jarak ideal septic tank dari rumah warga minimal 10 meter dari sumber air. Namun pada pemukiman padat, septic tank memiliki jarak hanya 2-3 meter dari rumah warga.

Efek yang Ditimbulkan dari Bakteri E Coli

Cemaran bakteri ini bisa menyebabkan berbagai penyakit seperti diare, kram perut parah sampai muntah. Tanda dan gejala infeksi biasanya dimulai tiga atau empat hari setelah terpapar bakteri.

Baca juga  Situasi Tanggap Darurat Bencana, Polres Pasaman Barat Maksimalkan Pelayanan Bagi Masyarakat Terdampak Banjir

Di kesempatan berbeda, dokter spesialis penyakit dalam dan Konsultan Gastroenterologi-hepatologi dr Kaka Renaldi SpPD mengungkap bakteri ini bisa menyebabkan beberapa kasus yang berujung fatal terlebih kepada kelompok rentan seperti ibu hamil.

“Infeksi ini kemudian bisa berkembang dan menyebabkan infeksi selaput otak pada bayi dalam kandungannya, hingga keguguran. Sehingga, pemilihan air dengan seksama disarankan kepada seluruh masyarakat untuk mengadopsi hidup bersih dengan mengonsumsi air minum yang berasal dari sumber yang terlindungi,” jelasnya beberapa waktu lalu.

Bisa Dihilangkan dengan Pengolahan yang Baik

Cemaran E coli yang ada di air dapat dihilangkan jika pengolahan air minum baik. Beberapa caranya adalah merebus air atau penyaringan. Cara ini disebut dapat menghilangkan resiko cemaran.

“Air yang direbus mendidih itu aman dan bisa dikonsumsi, air PDAM atau air sumur itu nggak apa-apa kalau direbus,” beber Iqbal.(dth/dtc)

Editor : Misno

Post Views: 296
Previous Post

4 Jenazah Ditemukan, Korban Tewas Longsor Malaysia Jadi 30 Orang

Next Post

Mahasiswa ITS Olah Bambu jadi Bahan Bakar PLTU, Ini Cara Kerjanya

Next Post

Mahasiswa ITS Olah Bambu jadi Bahan Bakar PLTU, Ini Cara Kerjanya

Discussion about this post

ADVERTISEMENT

BERITA TERBARU

Pasaman Barat Perjuangkan ATENSI dan Sekolah Rakyat dalam Audiensi dengan Kemensos RI

Komisi II DPRD Langkat Dorong Penguatan Sosialisasi Program UHC

29/04/2026 13:29
Pasaman Barat Perjuangkan ATENSI dan Sekolah Rakyat dalam Audiensi dengan Kemensos RI

Pasaman Barat Perjuangkan ATENSI dan Sekolah Rakyat dalam Audiensi dengan Kemensos RI

28/04/2026 20:43
Beda! Kapal Pesiar Miliarder Rusia Lintasi Selat Hormuz Tanpa Gangguan

Beda! Kapal Pesiar Miliarder Rusia Lintasi Selat Hormuz Tanpa Gangguan

28/04/2026 20:27
Daftar Nama 15 Korban Meninggal dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi

Daftar Nama 15 Korban Meninggal dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi

28/04/2026 20:17

Follow Us

Informasinasional.com

Informasi Yang Menambah Wawasan

KURS BANK INDONESIA (BI)

KATEGORI

  • ADVETORIAL (50)
  • AGRIBISNIS (60)
  • BERITA VIDIO (36)
  • DAERAH (2,999)
  • Desa Kita (22)
  • EKONOMI (654)
  • HUKUM (1,137)
  • INSFRASTRUKTUR (392)
  • INTERNASIONAL (617)
  • kasyno (1)
  • KRIMINAL (482)
  • KULINER (46)
  • NASIONAL (799)
  • OLAHRAGA (680)
  • OPINI (41)
  • OTOMOTIF (43)
  • PERISTIWA (1,450)
  • PILKADA (65)
  • POLITIK (531)
  • RAGAM (194)
  • TRENDING (2,367)
  • UMUM (716)
  • VIDIO (14)
  • REDAKSI
  • ABOUT-US
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

© 2023 Informasinasional.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita

© 2023 Informasinasional.com