INformasinasional.com, BULUKUMBA – Dugaan penggelapan Dana Desa Bulolohe, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, dilaporkan ke Kejaksaan Negeri Bulukumba. Namun, pelapor menilai proses penanganan kasus tersebut berjalan lambat.
Laporan itu terkait dugaan penyalahgunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun 2025 dengan estimasi kerugian negara mencapai ratusan juta rupiah.
Pengaduan masyarakat tersebut diajukan oleh aktivis Bulukumba, Arie M Dirgantara, melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kejari Bulukumba pada pertengahan April 2026 lalu.
Arie mengaku kecewa karena hingga kini belum ada perkembangan signifikan dalam penanganan laporan yang diajukannya.
“Kami melaporkan hal ini karena indikasi dugaan tindak korupsi sangat kuat. Ada pengembalian sebagian dana yang diduga digelapkan oleh pihak keluarga oknum bendahara desa pada tahun itu,” ujar Arie kepada wartawan, Selasa (19/5/2026).
Menurut Arie, kejaksaan seharusnya sudah dapat meningkatkan penanganan perkara tersebut ke tahap penyelidikan karena dugaan awal dinilai cukup jelas.
“Jadi kejaksaan tunggu apa lagi untuk melakukan penyelidikan, padahal pintu masuknya sudah jelas,” katanya.
Ia menjelaskan, dugaan penyalahgunaan dana desa itu meliputi pengalihan penggunaan anggaran yang tidak sesuai peruntukan. Selain itu, terdapat dugaan pemindahan aliran dana dari kas desa ke sejumlah rekening pribadi dan pihak ketiga.Arie menyebut rekening yang diduga menerima aliran dana tersebut di antaranya milik keluarga dan rekening atas nama istri bendahara desa.
Kasus ini mulai menjadi perhatian publik sejak Februari 2026 setelah sejumlah kader posyandu, guru TPA, hingga aparat RT/RW mengeluhkan insentif mereka yang belum dibayarkan oleh pemerintah desa.
Sementara itu, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Bulukumba, Ahmad Muzakki, membenarkan laporan tersebut sedang ditangani pihaknya.“Masih tahap puldata dan pulbaket bang,” kata Ahmad Muzakki melalui pesan WhatsApp.
Publik kini menunggu langkah lanjutan aparat penegak hukum terkait dugaan penggelapan Dana Desa Bulolohe tersebut. Warga berharap kasus itu diusut tuntas demi menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana desa.
Reporter: Sapriaris





Discussion about this post