Informasinasional.com
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita
No Result
View All Result
Informasinasional.com
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita

Aktivis Soroti Limbah Dapur SPPG Jawi-Jawi 02 Tanete yang Dibuang ke Sungai

21/09/2026 11:42
in DAERAH
0
Aktivis Soroti Limbah Dapur SPPG Jawi-Jawi 02 Tanete yang Dibuang ke Sungai
0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

INformasinasional.com, Bulukumba – Aktivis pemerhati  lingkungan di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, menyoroti pembuangan air limbah dari dapur SPPG Jawi-Jawi 02 di Jl Karet Tanete Kecamatan Bulukumpa ke sungai.

Aktivis meminta Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) melakukan pengawasan dan pemeriksaan secara berkala.

Dapur SPPG Jawi-Jawi 02 tersebut berada di Jalan Karet, Tanete, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba.

Aktivis Pemerhati.lingkungan Bulukumba dari Komite Konsolidasi Rakyat Bulukumba, Syamsir Anci, mengatakan keberadaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) tidak otomatis membuat air limbah yang dibuang ke sungai aman.

“Sebagai aktivis lingkungan, saya berpandangan bahwa keberadaan IPAL tidak serta-merta membuat air limbah menjadi aman untuk dibuang ke sungai,” kata Syamsir Anci, Minggu (20/9/2026).

Menurut Syamsir, IPAL memang berfungsi mengurangi beban pencemar. Namun, efektivitasnya bergantung pada kapasitas, sistem pengolahan, pengoperasian, pemeliharaan, serta kualitas air limbah setelah melalui proses pengolahan.

Dia menyebut limbah aktivitas dapur umumnya mengandung bahan organik, minyak dan lemak, sisa makanan, deterjen, serta berbagai zat lainnya.

“Apabila masih terdapat kandungan pencemar dalam air buangan dan kemudian dialirkan ke badan sungai secara terus-menerus, kondisi tersebut berpotensi memberikan beban tambahan terhadap ekosistem sungai,” ujarnya.

Baca juga  Kepsek SMPN 6 Pemalang: Pola Pikir Pendidik Kunci Kesuksesan Pendidikan
Soroti Kandungan Limbah

Syamsir menjelaskan bahan organik yang masuk ke sungai dalam jumlah signifikan dapat meningkatkan kebutuhan oksigen untuk proses penguraian. Kondisi itu berpotensi menurunkan kadar oksigen terlarut di dalam air.

Menurutnya, kondisi tersebut pada akhirnya dapat mengganggu ikan maupun organisme perairan lainnya.

Hal serupa, kata Syamsir, dapat terjadi pada kandungan minyak dan lemak. Jika proses pengolahan tidak mampu mengurangi kandungan tersebut secara optimal, minyak dan lemak yang masuk ke badan air dapat memengaruhi kualitas perairan serta proses pertukaran oksigen.

“Demikian pula dengan minyak dan lemak. Jika proses pengolahan tidak mampu menguranginya secara optimal, minyak dan lemak yang masuk ke badan air dapat mengganggu kualitas perairan dan proses pertukaran oksigen,” katanya.

Selain itu, kandungan nutrien seperti nitrogen dan fosfor apabila berada dalam jumlah berlebihan dapat mendorong pertumbuhan alga atau tumbuhan air secara tidak terkendali.

Syamsir menilai keberhasilan pengelolaan limbah tidak cukup hanya dilihat dari keberadaan IPAL.

“Keberhasilan pengelolaan limbah bukan hanya apakah sebuah dapur telah memiliki IPAL, tetapi apakah IPAL tersebut berfungsi dengan baik dan apakah air limbah hasil pengolahannya memenuhi baku mutu yang dipersyaratkan sebelum dibuang ke lingkungan,” tegasnya.

Minta DLHK Turun ke Lokasi

Syamsir meminta pengelolaan limbah dari Dapur SPPG Jawi-Jawi 02 dilakukan secara transparan. Dia juga mendorong DLHK Bulukumba aktif melakukan pemeriksaan ke lokasi.

Menurutnya, pemeriksaan dapat mencakup kondisi dan kapasitas IPAL, jalur pembuangan, frekuensi pemeliharaan, hingga hasil pengujian kualitas air limbah.

Parameter yang diperiksa, lanjut Arie, antara lain BOD, COD, TSS, pH, minyak dan lemak, serta parameter lain yang relevan.

“Hari ini mungkin masih aman limbahnya yang keluar, tapi bagaimana ke depannya dalam waktu yang lama. Inilah yang kami khawatirkan,” ujarnya.

Dia meminta pemerintah daerah melakukan evaluasi apabila sejak awal ditemukan hal-hal yang berpotensi menimbulkan persoalan lingkungan.

“Jika dari awal dinilai ada yang mengkhawatirkan, sebaiknya dinas terkait serius melakukan evaluasi sebelum betul-betul ada ancaman pencemaran dari proses pembuangan limbah ini,” lanjut Arie.

Syamsir menegaskan pihaknya tidak mempersoalkan keberadaan maupun kegiatan SPPG. Namun, dia meminta aspek lingkungan dan perlindungan sungai tetap menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.

“Kami tidak mempersoalkan keberadaan maupun kegiatan SPPG, tetapi menekankan bahwa aspek lingkungan dan perlindungan sungai juga harus menjadi bagian penting dari penyelenggaraan kegiatan tersebut,” katanya.

Baca juga  Kapospol Pulau Wetang Evakuasi Korban Hanyut di Perairan Pulau Wetang
Pengelola Benarkan Limbah Dibuang ke Sungai

Sementara itu, penanggung jawab Dapur SPPG Jawi-Jawi 02, Herlina Yanti, membenarkan air limbah dari aktivitas dapur dialirkan ke sungai.

Namun, Herlina mengatakan air limbah tersebut telah melalui proses pengolahan menggunakan IPAL.

“Iya, saya juga sudah jelaskan air limbah diolah di IPAL dan mengeluarkan air jernih,” tulis Herlina melalui pesan WhatsApp, Minggu (20/9/2026).

Herlina juga memastikan kegiatan pengelolaan limbah yang dilakukan pihaknya telah sesuai standar.

“Itu kan ada prosesnya. Maaf, semua kegiatan yang kami lakukan sesuai standar, Pak, karena orang Dinkes sering kunjungan pemeriksaan rutin,” tulisnya.

Aktivis Tekankan Pengawasan Jangka Panjang

Syamsir mengatakan pemenuhan standar pengelolaan limbah merupakan hal yang semestinya dilakukan oleh setiap kegiatan yang menghasilkan air limbah.
Namun, dia menekankan perlunya pengawasan terhadap pembuangan limbah ke sungai apabila aktivitas tersebut berlangsung dalam jangka panjang.

“Yang menjadi pertanyaan dan perlu pengawasan ketat yakni permasalahan air limbah yang dibuang ke sungai dalam waktu yang lama,” kata Syamsir.

Dia kembali meminta DLHK Bulukumba aktif melakukan pengawasan dan pengecekan terhadap kualitas air limbah yang dibuang ke sungai oleh dapur SPPG tersebut.

Menurut Syamsir Anci, pengawasan diperlukan untuk memastikan proses pengolahan limbah berjalan dengan baik dan tidak menimbulkan potensi pencemaran terhadap lingkungan.

Baca juga  Menara Indomaret Dikepung Buruh, Hak Lembur Jadi Sorotan
Editor: Sapriaris

Post Views: 116
Tags: Dapur sppg TaneteJawi Jawi 92limbahSorotan
Previous Post

Mendikdasmen: Semua Sekolah Negeri Mulai TK-SMA Sudah Gratis

Next Post

Tim Gabungan Petugas Rutan -TNI -POLRI Gelar Razia dan Tes Urine 50 WBP Rutan Pemalang Dinyatakan Negatif Narkoba

Next Post
Tim Gabungan Petugas Rutan -TNI -POLRI Gelar Razia dan Tes Urine 50 WBP Rutan Pemalang Dinyatakan Negatif Narkoba

Tim Gabungan Petugas Rutan -TNI -POLRI Gelar Razia dan Tes Urine 50 WBP Rutan Pemalang Dinyatakan Negatif Narkoba

Discussion about this post

BERITA TERBARU

Polda Sumut Gagalkan 144 Balpres Monza di Tol Sergai, Potensi Kerugian Negara Rp432 Juta

Polda Sumut Gagalkan 144 Balpres Monza di Tol Sergai, Potensi Kerugian Negara Rp432 Juta

30/10/2026 16:10
Tiorita Dukung Kelayan Binter, Perkuat Reintegrasi Sosial Klien Pemasyarakatan

Tiorita Dukung Kelayan Binter, Perkuat Reintegrasi Sosial Klien Pemasyarakatan

29/10/2026 22:06
Resmi Dilantik, PWI Pasaman Barat Siap Perkuat Profesionalisme dan Integritas Pers

Resmi Dilantik, PWI Pasaman Barat Siap Perkuat Profesionalisme dan Integritas Pers

29/10/2026 20:19
277 Koperasi Merah Putih di Langkat Belum Beroperasi, Pengurus Mengadu ke DPRD

277 Koperasi Merah Putih di Langkat Belum Beroperasi, Pengurus Mengadu ke DPRD

29/10/2026 18:00

Follow Us

Informasinasional.com

Informasi Yang Menambah Wawasan

KURS BANK INDONESIA (BI)

KATEGORI

  • ADVETORIAL (72)
  • AGRIBISNIS (66)
  • BERITA VIDIO (36)
  • DAERAH (3,378)
  • Desa Kita (29)
  • EKONOMI (697)
  • HUKUM (1,207)
  • INSFRASTRUKTUR (376)
  • INTERNASIONAL (639)
  • KRIMINAL (522)
  • KULINER (48)
  • NASIONAL (902)
  • OLAHRAGA (722)
  • OPINI (41)
  • OTOMOTIF (44)
  • PERISTIWA (1,559)
  • PILKADA (65)
  • POLITIK (562)
  • RAGAM (202)
  • TRENDING (2,695)
  • UMUM (795)
  • VIDIO (13)
  • REDAKSI
  • ABOUT-US
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

© 2023 Informasinasional.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita

© 2023 Informasinasional.com