INformasinasional.com,Pasaman Barat–Bau menyengat dari tumpukan sampah yang kembali muncul di sepanjang jalan kawasan perkantoran KPU dan Disdukcapil Kabupaten Pasaman Barat menuai sorotan KNPI Pasaman Barat. Kondisi tersebut dinilai mengganggu kenyamanan kawasan yang menjadi salah satu pusat aktivitas pelayanan publik.
Sorotan itu disampaikan Ketua Bidang Lingkungan Hidup KNPI Pasaman Barat, Ridho Kurnia, Selasa (6/10/2026). Ia mengkritik kondisi tumpukan sampah yang menurutnya terus berulang meskipun sebelumnya telah dilakukan pembersihan.
Ridho menyebut, setelah sampah diangkut dan lokasi dibersihkan, beberapa hari kemudian tumpukan sampah kembali terlihat di tempat yang sama. Kondisi tersebut bahkan menimbulkan bau menyengat yang dapat mengganggu masyarakat maupun pegawai yang beraktivitas di kawasan tersebut.
“Kalau hanya dibersihkan, kemudian beberapa hari berikutnya kembali menumpuk, berarti persoalannya belum selesai. Harus dicari akar masalahnya,” tegasnya.
Menurutnya, penanganan sampah tidak semestinya hanya dilakukan ketika tumpukan sudah mengganggu. Diperlukan langkah yang lebih berkelanjutan, mulai dari pengawasan hingga upaya mencegah masyarakat membuang sampah sembarangan.
Ridho meminta Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pasaman Barat turun langsung melihat kondisi di lapangan dan mengevaluasi penanganan sampah di kawasan tersebut.
“Jangan sampai sampah diangkut hari ini, beberapa hari kemudian menumpuk lagi. Kalau terus seperti ini, tentu persoalannya tidak akan pernah selesai,” ujarnya.
Ia menilai kawasan perkantoran yang menjadi lokasi pelayanan masyarakat semestinya mendapat perhatian serius dalam persoalan kebersihan. Selain mengganggu kenyamanan, keberadaan tumpukan sampah dan bau menyengat juga dapat memberikan kesan kurang baik terhadap lingkungan kawasan perkantoran.
Ridho menegaskan, kritik tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan Pasaman Barat. Ia berharap DLH tidak sekadar melakukan pembersihan sesaat, tetapi menghadirkan solusi agar persoalan tumpukan sampah di lokasi tersebut tidak terus berulang.
Di sisi lain, ia juga mengajak masyarakat untuk ikut bertanggung jawab menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan.
“Pemerintah memiliki tanggung jawab dalam pengelolaan sampah, tetapi masyarakat juga harus memiliki kesadaran. Kita berharap ada solusi konkret sehingga persoalan ini tidak terus berulang,” pungkasnya.






Discussion about this post