Informasinasional.com
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita
No Result
View All Result
Informasinasional.com
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita

Dugaan Mark Up Dana BOS SDN 078523 Mo’ene Menguat, Anggaran Menggelembung Ditengah Sekolah yang Jalan Ditempat

Editor: Misno

30/01/2026 15:04
in DAERAH, TRENDING
0
Dugaan Mark Up Dana BOS SDN 078523 Mo’ene Menguat, Anggaran Menggelembung Ditengah Sekolah yang Jalan Ditempat

Kepala SD Negeri 078523 Mo’ene, Martlius Zebua saat dikonfirmasi wartawan.

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

INformasinasional.com, Nias — Aliran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) ke SD Negeri 078523 Mo’ene, Kecamatan Bawolato, Kabupaten Nias, memunculkan tanda tanya besar. Diatas kertas, anggaran terus mengalir dan cenderung meningkat. Namun dilapangan, kondisi sekolah justru tampak stagnan, bahkan memprihatinkan.

Tim investigasi media yang turun langsung kelokasi pada Kamis (29/1/2026) menemukan ketimpangan mencolok antara laporan penggunaan anggaran dengan kondisi riil sekolah. Ruang guru, perpustakaan, hingga ruang kegiatan belajar-mengajar tampak minim pembaruan. Proses belajar mengajar hanya menggunakan dua rombongan belajar (rombel) dari kelas I hingga kelas VI, sebuah fakta yang sulit diselaraskan dengan besarnya dana BOS yang dikucurkan selama enam tahun terakhir.

Dana Mengalir Deras, Sekolah Tetap Sederhana
Data yang dihimpun menunjukkan Dana BOS yang diterima sekolah ini sejak 2020 hingga 2025 mencapai ratusan juta rupiah, dengan pola pencairan rutin setiap tahun:
2020: Total Rp 104.100.000
2021: Total Rp 55.620.000
2022: Total Rp 80.340.000
2023: Total Rp 66.950.000
2024: Total Rp 67.980.000
2025: Total Rp 116.226.000
Besarnya alokasi tersebut, khususnya pada pos pemeliharaan sarana-prasarana, administrasi sekolah, dan asesmen pembelajaran, dinilai tidak berbanding lurus dengan kondisi fisik sekolah maupun output kegiatan yang tampak dilapangan.

“Kalau anggaran sebesar itu benar digunakan sesuai peruntukan, seharusnya ada perubahan signifikan. Tapi faktanya, sekolah ini seperti berjalan di tempat,” kata salah satu anggota tim investigasi.

Kepala Sekolah Bungkam, Jawaban Berputar
Dikonfirmasi diruang kerjanya, Kepala SD Negeri 078523 Mo’ene, Martlius Zebua, enggan memberikan penjelasan rinci terkait jumlah siswa, penggunaan dana pemeliharaan, maupun kondisi sarana-prasarana. Jawabannya berputar-putar dan berulang kali menegaskan bahwa seluruh penggunaan Dana BOS “sudah sesuai SOP”.
Namun, ketika diminta menunjukkan data pendukung maupun bukti fisik kegiatan, penjelasan yang diberikan dinilai tidak substansial.

Baca juga  Musda KNPI Langkat, Pendewasaan Politik Kaum Muda atau Arena Sabotase Elit?

Padahal, Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, PP Nomor 48 Tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan, serta Petunjuk Teknis Dana BOS secara tegas mewajibkan pengelolaan anggaran dilakukan secara transparan, akuntabel, dan berbasis kebutuhan riil sekolah. Praktik mark up, manipulasi laporan, atau penggelembungan anggaran merupakan pelanggaran serius yang berimplikasi hukum.
Ketidaksinkronan antara laporan keuangan dan kondisi faktual inilah yang menguatkan dugaan adanya penggelembungan anggaran (mark up).

Tim investigasi memastikan akan segera melayangkan pengaduan masyarakat (Dumas) ke Kejaksaan Negeri Nias. Aparat penegak hukum diharapkan turun tangan untuk menguji kebenaran laporan penggunaan Dana BOS disekolah tersebut apakah sekadar administrasi yang buruk, atau ada praktik yang lebih serius dibaliknya.

Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nias melalui aplikasi WhatsApp belum membuahkan hasil.
Kasus ini menjadi potret buram pengelolaan anggaran pendidikan didaerah. Dana yang sejatinya ditujukan untuk mencerdaskan anak bangsa justru diduga menguap ditengah lemahnya pengawasan.

Reporter: Mareti Tafonao

Post Views: 458
Tags: Anggaran MenggelembungDana BOSDitengah SekolahJalan DitempatMark UpSDN 078523 Mo’ene
Previous Post

Musda KNPI Langkat, Pendewasaan Politik Kaum Muda atau Arena Sabotase Elit?

Next Post

Sekda Pasaman Barat Dorong Transformasi Posyandu Enam SPM

Next Post
Sekda Pasaman Barat Dorong Transformasi Posyandu Enam SPM

Sekda Pasaman Barat Dorong Transformasi Posyandu Enam SPM

Discussion about this post

BERITA TERBARU

Menkum soal Wacana RUU Disinformasi-Propaganda Asing: Tak Terkait dengan Pers

Menkum soal Wacana RUU Disinformasi-Propaganda Asing: Tak Terkait dengan Pers

05/02/2026 21:06
Barantin Riau Tolak 80 Ton Kacang Tanah Impor Malaysia, Ada Kandungan Berbahaya

Barantin Riau Tolak 80 Ton Kacang Tanah Impor Malaysia, Ada Kandungan Berbahaya

05/02/2026 21:00
Laskar Melayu Langkat Menggugat: Kearifan Lokal Terkoyak, Kewajiban Plasma Perkebunan Diabaikan

Laskar Melayu Langkat Menggugat: Kearifan Lokal Terkoyak, Kewajiban Plasma Perkebunan Diabaikan

05/02/2026 20:07
Tak Kasih Ampun, Satpol PP Pasaman Barat Tutup Kafe Langgar Perda

Tak Kasih Ampun, Satpol PP Pasaman Barat Tutup Kafe Langgar Perda

05/02/2026 19:52

Follow Us

Informasinasional.com

Informasi Yang Menambah Wawasan

KURS BANK INDONESIA (BI)

KATEGORI

  • ADVETORIAL (43)
  • AGRIBISNIS (57)
  • BERITA VIDIO (36)
  • DAERAH (2,859)
  • Desa Kita (17)
  • EKONOMI (628)
  • HUKUM (1,073)
  • INSFRASTRUKTUR (368)
  • INTERNASIONAL (552)
  • KRIMINAL (464)
  • KULINER (41)
  • NASIONAL (762)
  • OLAHRAGA (665)
  • OPINI (40)
  • OTOMOTIF (42)
  • PERISTIWA (1,397)
  • PILKADA (65)
  • POLITIK (522)
  • RAGAM (185)
  • TRENDING (2,213)
  • UMUM (673)
  • VIDIO (13)
  • REDAKSI
  • ABOUT-US
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

© 2023 Informasinasional.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita

© 2023 Informasinasional.com