INformasinasional.com, BULUKUMBA –Perpustakaan Pondok Ilmu menghadirkan ruang belajar yang hangat dan inspiratif melalui kegiatan English Day yang digelar di SMPN 4 Tombolopao, Minggu, 10 Mei 2026.
Mengusung tema “Fun Ways to Learn English”, kegiatan ini menjadi wadah pengembangan kemampuan bahasa Inggris sekaligus penguatan kualitas sumber daya manusia bagi anggota pramuka muda diwilayah Tombolopao dan sekitarnya.
Sejak pagi, suasana sekolah tampak berbeda. Riuh tawa peserta berpadu dengan sapaan berbahasa Inggris yang terdengar disetiap sudut ruangan.
Dari pukul 09.00 hingga 16.00 WITA, para peserta diajak belajar dengan cara yang menyenangkan, interaktif, dan penuh semangat kebersamaan.
Sebanyak 31 peserta dari enam sekolah turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Mereka berasal dari SMPN 1 Tombolopao, SMPN 2 Tombolopao, SMPN 4 Tombolopao, SMA 11 Gowa, SMPN 5 Tinggimoncong, serta MTS Muhammadiyah Malino.
Kehadiran mereka menciptakan atmosfer belajar lintas sekolah yang hidup dan penuh antusiasme.
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, yakni Fitrawati dan Hilman selaku Founder Perpustakaan Pondok Ilmu. Keduanya mengajak peserta memahami bahwa belajar bahasa Inggris tidak selalu harus kaku dan menegangkan.
Melalui permainan edukatif, percakapan ringan, diskusi kelompok, hingga praktik berbicara langsung, peserta diajak membangun keberanian menggunakan bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari.
Dibalik kegiatan yang berlangsung santai dan menyenangkan itu, tersimpan tujuan besar yang ingin dicapai. English Day menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas SDM anak pramuka untuk menuju dan mencapai predikat Pramuka Garuda.
Semangat disiplin, keberanian, kepemimpinan, dan kemampuan komunikasi menjadi nilai utama yang terus ditanamkan sepanjang kegiatan berlangsung.
Founder Perpustakaan Pondok Ilmu, Hilman, menegaskan bahwa generasi muda di daerah memiliki potensi besar untuk berkembang jika diberikan ruang belajar yang tepat.
“Bahasa Inggris bukan hanya pelajaran dikelas, tetapi jembatan untuk membuka wawasan dan masa depan yang lebih luas. Kami ingin anak-anak pramuka tumbuh percaya diri, aktif, dan siap bersaing,” katanya.
Sementara itu, Fitrawati S.Pd., Gr. mengapresiasi semangat peserta yang tetap antusias mengikuti kegiatan hingga selesai. Menurutnya, metode belajar yang menyenangkan mampu membuat siswa lebih mudah memahami materi sekaligus membangun rasa percaya diri.
English Day bukan sekadar agenda belajar bahasa. Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan mimpi-mimpi muda yang tumbuh dari pegunungan Tombolopao, tempat dimana semangat belajar, persaudaraan, dan harapan masa depan menyala dalam satu bahasa yang sama: keberanian untuk terus berkembang.
Reporter: Sapriaris






Discussion about this post