INformasinasional.com, LANGKAT — Organisasi Amatir Radio Republik Indonesia (ORARI) Lokal Langkat resmi berganti nahkoda. Ikbal Iskandar Lubis/YD6HAT terpilih sebagai Ketua ORARI Lokal Langkat, sementara Misno/YD6HCR dipercaya memimpin Dewan Pembina dan Penasehat (DPP) ORARI Lokal Langkat. Keduanya ditetapkan melalui Musyawarah Lokal (Muslok) ke-1 ORARI Lokal Langkat Tahun 2025 yang digelar Minggu (21/12/2025) di Aula Kantor Kelurahan Perdamaian, Kecamatan Stabat, Langkat.
Mandat kepemimpinan ini berlaku tiga tahun, mulai 21 Desember 2025 hingga 21 Desember 2028 periode krusial ditengah meningkatnya ancaman bencana dan rapuhnya jaringan komunikasi konvensional didaerah.

Ketua ORARI Daerah Sumatera Utara, Andayudas SE/YB6HAI, menegaskan bahwa ORARI bukan sekadar klub hobi.
“ORARI dibentuk negara. Itu artinya, setiap anggotanya memikul tanggung jawab etika, disiplin, dan kecakapan komunikasi yang jauh diatas rata-rata,” katanya.
Ia menekankan, kualitas komunikasi radio amatir menjadi kunci saat jaringan komersial tumbang.
Menurut Andayudas, ORARI adalah satu-satunya wadah resmi amatir radio yang diakui pemerintah. Posisi itu menjadikan ORARI pilar strategis dalam pembinaan sumber daya manusia komunikasi radio, dari teknik, etika operasional, hingga kesiapsiagaan darurat.
Bidik Repeater Darurat, Langkat Siap Terkoneksi Sumut
Dibawah kepemimpinan baru, ORARI Lokal Langkat memasang target ambisius, membangun fasilitas link repeater khusus frekuensi Tanggap Darurat Bencana. Skema ini memungkinkan konektivitas langsung dengan seluruh ORARI lokal di Sumatera Utara, sebuah jaringan cadangan yang bisa menyelamatkan nyawa saat krisis.
“Jika jaringan umum lumpuh, radio amatir harus tetap hidup. Ini kontribusi nyata ORARI untuk negara,” kata Andayudas
Wadah Tunggal, Legitimasi Negara
Sebagai organisasi yang berdiri atas dasar peraturan perundang-undangan, ORARI memegang legitimasi penuh untuk mewakili amatir radio Indonesia, baik ditingkat nasional maupun internasional. Seluruh urusan perizinan, pembinaan, hingga pengawasan aktivitas radio amatir berada dalam koordinasi ORARI, bekerja erat dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika.
Peran ini bukan simbolik. Spektrum frekuensi adalah sumber daya publik yang terbatas dan sensitif. ORARI dituntut memastikan anggotanya patuh regulasi dan bertanggung jawab, tanpa kompromi.
Struktur Pengurus Mesin Organisasi Mulai Dipanaskan
Untuk menopang kerja organisasi, Misno/YD6HCR sebagai Ketua DPP didampingi Abdur Rahmansah/YD6HCS (Sekretaris DPP merangkap anggota) dan Amar Yatim/YC6IVJ (anggota).
Sementara itu, Ikbal Iskandar Lubis memimpin ORARI Lokal Langkat masih menyusun struktur kepengurusan ORARI Lokal Langkat massa Bhakti 2025 – 2028.
Pergantian kepemimpinan ini bukan sekadar seremoni. ORARI Lokal Langkat kini diuji, mampukah radio amatir bertransformasi dari ruang hobi menjadi garda komunikasi darurat yang benar-benar bekerja saat negara memanggil? Waktu, dan bencana, akan menjawab.(misn’t/YD6HCR).






Discussion about this post