INformasinasional.com, LABUHANBATU – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Labuhanbatu menginstruksikan seluruh jajaran dan lembaga keagamaan diwilayahnya untuk menyukseskan pelaksanaan Gerakan Nasional 1.448K Rashdul Kiblat melalui kegiatan Indonesia Berkiblat yang akan digelar pada 15–16 Juli 2026.
Instruksi tersebut tertuang dalam surat Kepala Kemenag Labuhanbatu Nomor B.1566/Kk.02.07/Kp.02.3/07/2026 tertanggal 8 Juli 2026. Surat itu ditujukan kepada Kasubbag Tata Usaha, para Kepala Seksi dan Penyelenggara, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kabupaten Labuhanbatu, Kepala Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah Negeri dan Swasta, Madrasah Tsanawiyah Negeri dan Swasta, Madrasah Aliyah Negeri dan Swasta, pimpinan pondok pesantren, Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM), ketua organisasi kemasyarakatan Islam, ketua majelis taklim, Ketua APRI, hingga Ketua Pokjaluh se-Kabupaten Labuhanbatu.
Kepala Kemenag Labuhanbatu, Asbin Pasaribu, dalam surat tersebut menyampaikan bahwa instruksi itu merupakan tindak lanjut atas surat Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara Nomor B-1174/Kw.02/5/HM.00/06/2026 tertanggal 29 Juni 2026 tentang pemberitahuan kegiatan Indonesia Berkiblat.
Kegiatan verifikasi arah kiblat secara serentak itu akan dilaksanakan pada Rabu dan Kamis, 15–16 Juli 2026, tepat pukul 16.27 WIB, saat posisi matahari berada di atas Ka’bah sehingga dapat dimanfaatkan untuk memastikan akurasi arah kiblat.
Dalam surat tersebut, seluruh ASN, guru, penyuluh agama, penghulu, ustaz, anggota organisasi keagamaan, serta jamaah diminta berpartisipasi dengan melakukan registrasi mandiri melalui tautan resmi program, menyiapkan benda yang berdiri tegak lurus di bawah sinar matahari saat waktu pengamatan, mengukur arah kiblat berdasarkan arah berlawanan dengan bayangan benda, serta mendokumentasikan hasil pengukuran.
Selanjutnya, hasil verifikasi diminta diunggah kesistem nasional sebagai laporan pelaksanaan guna memperoleh E-Sertifikat resmi dari penyelenggara Gerakan Nasional 1.448K Rashdul Kiblat.
“Rashdul Kiblat adalah fenomena astronomi saat posisi matahari tepat berada di atas Ka’bah,” jelasnya, Jumat (10/7/2026) diruang kerjanya.
Saat itu, bayangan benda tegak lurus akan mengarah tepat ke kiblat. Sehingga menjadi momen paling akurat untuk mengecek arah salat.
Reporter: Fajar
Kakan Kemenag Labuhanbatu, Asbin Pasaribu (fajar)






Discussion about this post