Informasinasional.com
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita
No Result
View All Result
Informasinasional.com
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita

Langkat Jadi Laboratorium “Sehati Bunda” Seremonial atau Senjata Tekan Kematian Ibu?

Editor: Misno

27/01/2026 19:47
in DAERAH
0
Langkat Jadi Laboratorium “Sehati Bunda” Seremonial atau Senjata Tekan Kematian Ibu?

Wakil Bupati Tiorita Surbakti

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

INformasinasional.com, LANGKAT — Pemerintah Kabupaten Langkat kembali memajang optimisme ditengah statistik kesehatan yang belum sepenuhnya jinak. Senin, 26 Januari 2026, Wakil Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti membuka Workshop Integrasi Data Rujukan dan Komunikasi Antar Personal Program Sehati Bunda di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat.

Kabupaten ini ditunjuk sebagai satu-satunya daerah percontohan nasional, sebuah status prestisius yang sekaligus mengandung taruhan besar.

Program Sehati Bunda diklaim sebagai senjata baru untuk menekan angka kematian ibu dan bayi serta memperbaiki kualitas keluarga. Tapi dibalik jargon integrasi data dan penguatan kapasitas kader, pertanyaan lama kembali mengemuka, sejauh mana program ini akan menembus praktik dilapangan, bukan berhenti diruang seminar berpendingin udara?

Workshop ini dihadiri barisan pejabat dan pemangku kepentingan lintas sektor, dari Ketua TP PKK Langkat Endang Kurniasih Syah Afandin, perwakilan Kemenduk Bangga/BKKBN Sumatera Utara, hingga lembaga swadaya masyarakat dan mitra internasional.

Baca juga  GEBU Minang Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Nagari Talu, Dorong Pemulihan Ekonomi Warga

Sebagian pejabat pusat mengikuti acara secara virtual, sebuah ironi ditengah kampanye penguatan kerja lapangan.
Kepala Dinas PPKB dan PPA Langkat, Indri Nugraheni, menyebut kegiatan ini sebagai upaya percepatan yang digerakkan Yayasan Cipta bersama Population Service International (PSI).

Sebanyak 123 peserta dikerahkan, mulai dari camat, kepala desa, penyuluh KB, kader Rumah DataKu, hingga TP PKK desa di Wampu dan Secanggang. Mereka adalah garda terdepan yang selama ini sering dibebani target, tapi minim dukungan operasional.

Mewakili Bupati Langkat Syah Afandin, Wakil Bupati Tiorita Surbakti menegaskan komitmen pemerintah daerah. Ia menyebut Sehati Bunda selaras dengan visi-misi kepala daerah: menurunkan kematian ibu dan bayi, menekan stunting, dan memperbaiki kualitas hidup masyarakat. Namun, penegasan itu datang bersamaan dengan pengakuan bahwa kerja lintas sektor masih harus dipaksa berjalan melalui pendampingan intensif.

“Integrasi data, penguatan kader, dan dukungan operasional adalah kunci,” kata Tiorita. Pernyataan yang terdengar normatif, tapi sekaligus mencerminkan persoalan klasik: data sering tak terhubung, kader bekerja sendiri, dan layanan kesehatan berjalan parsial.

Kepala Perwakilan Kemenduk Bangga/BKKBN Sumatera Utara, dr. Fatmawati, mengingatkan konteks yang lebih luas. Berdasarkan SSGI 2024, prevalensi stunting di Sumatera Utara justru naik menjadi 22 persen. Angka itu menjadi latar yang kontras dengan narasi kemajuan menuju Indonesia Emas 2045. Dititik ini, Langkat diposisikan sebagai laboratorium kebijakan, jika gagal, sulit mencari pembenaran.

Data lokal pun berbicara setengah optimistis. Executive Director Yayasan Cipta, Dini Hariyati, menyebut angka kematian ibu di Langkat turun dari 11 kasus menjadi 9 kasus. Penurunan itu diapresiasi, namun ia mengingatkan bahwa secara nasional angka kematian ibu masih 189 per 100 ribu kelahiran hidup, angka yang jauh dari aman.
“Setiap kematian ibu sejatinya bisa dicegah,” ujar Dini. Kalimat sederhana, tapi menyiratkan kritik keras terhadap sistem layanan kesehatan yang masih timpang.

Program Director PSI, Dinar Pandansari, memaparkan strategi penguatan layanan kesehatan maternal berbasis komunitas. Fokusnya: memastikan intervensi benar-benar tiba dirumah tangga, bukan hanya berhenti dilaporan kegiatan.

Kini, Sehati Bunda dipanggul sebagai harapan baru di Langkat. Tapi publik menunggu lebih dari sekadar workshop dan pidato. Yang diuji bukan komitmen dipodium, melainkan keberanian memastikan program ini bekerja hingga ke ibu hamil didesa-desa yang selama ini hanya hadir sebagai angka dalam laporan tahunan.(Misno)

Post Views: 490
Tags: #LANGKATIbuLaboratoriumSehati BundaSenjata Tekan KematianSeremonial
Previous Post

GEBU Minang Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Nagari Talu, Dorong Pemulihan Ekonomi Warga

Next Post

Apel ASN dan Alarm Sampah Langkat, Wakil Bupati Ingatkan Bom Waktu Limbah B3

Next Post
Apel ASN dan Alarm Sampah Langkat, Wakil Bupati Ingatkan Bom Waktu Limbah B3

Apel ASN dan Alarm Sampah Langkat, Wakil Bupati Ingatkan Bom Waktu Limbah B3

Discussion about this post

ADVERTISEMENT

BERITA TERBARU

7 WNI Tewas Dilaut Malaysia, 7 Masih Hilang, Tragedi Kapal Migran Ilegal Bongkar Jalur Gelap PMI

7 WNI Tewas Dilaut Malaysia, 7 Masih Hilang, Tragedi Kapal Migran Ilegal Bongkar Jalur Gelap PMI

13/05/2026 23:14
Maut dari Lereng Galian Mabar: Longsor Tengah Malam di Medan Tewaskan Pekerja, Satu Korban Masih Hilang

Maut dari Lereng Galian Mabar: Longsor Tengah Malam di Medan Tewaskan Pekerja, Satu Korban Masih Hilang

13/05/2026 22:30
Ini Kata Syah Afandin, Kalau Terbukti Ada Mafia Pupuk Subsidi Kita Disikat

Ini Kata Syah Afandin, Kalau Terbukti Ada Mafia Pupuk Subsidi Kita Disikat

13/05/2026 21:56
Wabup Tiorita Sambut Tim Wasev TMMD, Pastikan Pembangunan Desa di Langkat Tak Sekadar Seremonial

Wabup Tiorita Sambut Tim Wasev TMMD, Pastikan Pembangunan Desa di Langkat Tak Sekadar Seremonial

13/05/2026 21:32

Follow Us

Informasinasional.com

Informasi Yang Menambah Wawasan

KURS BANK INDONESIA (BI)

KATEGORI

  • ADVETORIAL (50)
  • AGRIBISNIS (61)
  • BERITA VIDIO (36)
  • DAERAH (3,031)
  • Desa Kita (23)
  • EKONOMI (660)
  • HUKUM (1,144)
  • INSFRASTRUKTUR (394)
  • INTERNASIONAL (622)
  • kasyno (1)
  • KRIMINAL (488)
  • KULINER (48)
  • NASIONAL (809)
  • OLAHRAGA (683)
  • OPINI (41)
  • OTOMOTIF (43)
  • PERISTIWA (1,466)
  • PILKADA (65)
  • POLITIK (532)
  • RAGAM (195)
  • TRENDING (2,395)
  • UMUM (723)
  • VIDIO (14)
  • REDAKSI
  • ABOUT-US
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

© 2023 Informasinasional.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita

© 2023 Informasinasional.com