INformasinasional.com, LANGKAT – Proses pemulihan pascabencana yang masih berlangsung, solidaritas lintas daerah kembali menunjukkan wajah kemanusiaannya. Pemerintah Kabupaten Morowali bersama masyarakatnya menyerahkan bantuan kemanusiaan senilai Rp290 juta kepada Pemerintah Kabupaten Langkat untuk mendukung rehabilitasi rumah-rumah ibadah yang terdampak bencana.
Bantuan tersebut diterima langsung Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Langkat, Tiorita Br Surbakti SH, dalam seremoni yang berlangsung diruang Kerja Plt Bupati Langkat, Kantor Bupati Langkat, Kamis (23/7/2026).
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Morowali, Ruhban SPd MPd, yang hadir mewakili Pemerintah Kabupaten Morowali. Ia didampingi Kepala Dinas Sosial Kota Binjai, Triono Julimawardi SSos MAP.
Dana sebesar Rp290 juta tersebut merupakan hasil penggalangan melalui gerakan Morowali Peduli Bencana Sumatera dan Aceh, suatu aksi kemanusiaan yang melibatkan pemerintah dan masyarakat Morowali sebagai bentuk kepedulian terhadap daerah-daerah yang terdampak bencana, termasuk Kabupaten Langkat.
Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian yang diberikan. Menurutnya, bantuan tersebut bukan sekadar dukungan materi, melainkan simbol kuatnya persaudaraan antardaerah yang mampu melampaui batas geografis.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Langkat dan masyarakat yang terdampak bencana, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Morowali dan seluruh masyarakat Morowali atas bantuan yang diberikan.
Kepedulian ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan solidaritas antarsesama masih sangat kuat dinegeri ini,” kata Tiorita.
Ia menegaskan, seluruh bantuan akan digunakan secara tepat sasaran untuk mempercepat pemulihan rumah-rumah ibadah yang mengalami kerusakan akibat bencana. Pemulihan tersebut dinilai penting karena rumah ibadah bukan hanya menjadi tempat menjalankan ibadah, tetapi juga pusat aktivitas sosial dan penguatan mental masyarakat pascabencana.
“Dukungan ini akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mempercepat proses rehabilitasi fasilitas keagamaan yang menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial warga,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Morowali, Ruhban, menegaskan bahwa bantuan tersebut lahir dari kepedulian bersama antara pemerintah dan masyarakat Morowali yang tergerak untuk membantu saudara-saudara mereka di Sumatera dan Aceh.
Menurutnya, gerakan kemanusiaan ini merupakan wujud nyata semangat gotong royong yang menjadi kekuatan bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai musibah.
“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat yang terdampak serta mendukung percepatan proses pemulihan, khususnya terhadap rumah-rumah ibadah yang menjadi pusat kehidupan spiritual masyarakat,” katanya.
Prosesi penyerahan bantuan berlangsung hangat dan penuh nuansa kekeluargaan. Momen tersebut menjadi bukti bahwa solidaritas antardaerah tetap hidup dan menjadi modal sosial yang sangat berharga dalam mempercepat pemulihan pascabencana.
Bagi Pemerintah Kabupaten Langkat, bantuan dari Morowali bukan hanya bernilai Rp290 juta, tetapi juga membawa pesan kuat bahwa kepedulian, empati, dan persatuan bangsa tetap terjaga ditengah berbagai ujian yang dihadapi masyarakat.(Misno)






Discussion about this post