Informasinasional.com
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita
No Result
View All Result
Informasinasional.com
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita

Pemkab Labuhanbatu Serobot Lahan Warga untuk Komplek SMPN 1 Rantau Utara

10/11/2025 16:18
in DAERAH
0
Pemkab Labuhanbatu Serobot Lahan Warga untuk Komplek SMPN 1 Rantau Utara

Indikasi penyerobotan lahan dilakukan pihak Pemkab Labuhanbatu dengan terpajangnua Plank Larangan Masuk di halaman SMPN 1 Rantau Utara. (fajar)

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

INformasinasional.com, Labuhanbatu – Lagi, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu dituding melakukan penyerobotan tanah milik pihak lain. Setelah sebelumnya menjadi polemik, Rumah Dinas Bupati Labuhanbatu didera isu dugaan penguasaan lahan milik PT KAI, kini Komplek Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Rantau Utara di kawasan jalan Majapahit, Rantauprapat juga disinyalir menggunakan lahan milik warga.

Bahkan, kondisi penyerobotan lahan warga yang dilakukan pihak Dinas Pendidikan Labuhanbatu berbilang lama. Yakni, selama 50 tahun sejak berdirinya sekolah tersebut. Pihak manajemen Sekolah formal itu diduga menyerobot lahan milik warga bernama Djawi Kromo. Lahan sekitar seluas 350 meter.

Baca juga  DPRD Binjai Gedor Kejari, Wali Kota Amir Hamzah Diminta Diperiksa, Dana DBH Sawit Rp15 Miliar Disorot

“Sudah lama terjadi. Selama 50 tahun terakhir,” kata salah seorang kerabat keluarga almarhum Djawi Kromo, Zainuddin Syarif, Senin 10 Nopember 2025 di Rantauprapat.
Menurut mantan anggota DPRD periode 1992-1997 dan periode 1997-1999 dari Fraksi Golkar itu, pihaknya sudah berulang kali mengadakan pertemuan dialogis dengan pihak Dinas Pendidikan Labuhanbatu. Namun sama sekali tak membuahkan hasil.
Mereka, akunya merasa dirugikan dari persoalan itu. Sehingga meminta pihak Pemkab Labuhanbatu membayarkan uang sewa tanah sebesar Rp2 juta per bulan selama 50 tahun serta menawarkan pengalihkan hak kepemilikan  tanah dengan sistem Ganti rugi dengan harga tanah Rp3 juta permeter.

“Sudah berulang dilakukan pertemuan antara pihak pemilik tanah, Pemkab/Dinas Pendidikan, BPN dan lainnya. Tapi tak pernah dituntaskan pihak Dinas Pendidikan,” katanya.

Pihak Sekolah Menyesalkan
Sedangkan Kepala Sekolah (Kasek) SMP Negeri 1 Rantau Utara, Ritawati tak berhasil dikonfirmasi. Ketika ditemui sedang menerima kunjungan Bhabinkamtibmas dan pihak Yayasan salah satu sekolah kejuruan.
“Bu Kasek sedang ada tamu,” ungkap Sekuriti sekolah itu.
Salah seorang guru , Mardiana terkejut klaim pihak lain terkait kondisi tanah tersebut. Sebab selama 25 tahun mengabdi di sekolah itu, selama ini tidak muncul persoalan. Tapi lima tahun belakangan mulai muncul permasalahan tersebut.

Menyayangkan jika terus berlarut. Sehingga semoga dapat terselesaikan dengan sebaik-baiknya.

Pantauan dilokasi sekolah, saat ini telah terpajang plank berukuran 1 meter dengan ketinggian 2 meter bertuliskan Dilarang Masuk, KUHP 551 40 Meter.
Menurut sumber di lokasi menyebutkan plank tersebut dipasang pihak tertentu sejak Kamis 6 Nopember 2025 kemaren. Sarana media luar ini cukup menjadi perhatian publik. Bahkan, adakalanya siswa dan siswi jahil menyenggolnha, sehingga terkadang bergoyang.

– Tanah SMPN 1 Ranut tak Bersertifikat
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Labuhanbatu, Andi Jaya Pohan mengaku membuka peluang untuk menyelesaikan persoalan itu. Sebab, akunya sudah berbilang tahun tanpa penyelesaian.
“Kita bersedia menyelesaikannya. Masalah ini sudah terjadi sejak beberapa Kadis Pendidikan sebelumnya,” ungkap Abdi.
Dia mengakui sudah beberapa kali melakukan pertemuan dialogis dengan pihak yang mengklaim kepemilikan tanah. Namun, dia juga mengaku merasa heran jika sejak awal pihak waris tidak mempersoalkan hal itu.
“Tapi setelah dibangun ruangan bejalar baru dan pagar, kemudian muncul masalah. Kenapa sejak awal tidak dilakukan penolakan pembangunan jika memang itu bahagian dari tanah para warga,” paparnya.

Abdi menilai penawaran harga yang diberikan pihak warga juga tergolong tidak masuk akal. Sebab, menurutnya harga jual tanah di kawasan itu dengan nilai jual objek pajak (NJOP) hanya Rp300 ribu permeter. Bukan seperti tawaran ahli waris yang sampai Rp2,5 juta permeter, kata Abdi.

Namun, meski demikian dia menilai hal itu masih dapat dirundingkan jika pihak ahli waris dapat dan bersedia memperlihatkan surat asli alas hak kepemilikan tanah tersebut.
“Tapi, tolong diperlihatkan surat asli milik ahli waris. Agar bisa mengajukan penyelesaian masalah hal ini ke pihak Pemkab Labuhanbatu,” paparnya.

Menurut Abdi, karena munculnya persoalan ini, administrasi bukti kepemilikan Pemkab Labuhanbatu terkait lahan sekolah tersebut gagal diterbitkan. Karena, Pemkab Labuhanbatu sempat mengajukan permohonan penerbitan sertifikat tanah lahan sekolah itu ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) Labuhanbatu, namun gagal. Karena muncul silangsengketa. (fdh)

Post Views: 222
Tags: Dinas PendidikanPemkab LabuhanbatuRantau UtaraSMPN 1
Previous Post

Oknum Karyawan Salah Satu Bank BUMN di Pasaman Barat Diringkus Polisi, Diduga Cabuli Anak Dibawah Umur

Next Post

Kapolres Bulukumba Hadiri Ziarah Nasional Peringatan Hari Pahlawan 2025

Next Post
Kapolres Bulukumba Hadiri Ziarah Nasional Peringatan Hari Pahlawan 2025

Kapolres Bulukumba Hadiri Ziarah Nasional Peringatan Hari Pahlawan 2025

Discussion about this post

BERITA TERBARU

Operasi SAR Aper (45) yang Hanyut di Sungai Batang Saman Dihentikan Sementara, Dilanjutkan Jumat

Operasi SAR Aper (45) yang Hanyut di Sungai Batang Saman Dihentikan Sementara, Dilanjutkan Jumat

11/12/2025 22:09
Korban Meninggal Bencana di Sumatera Tembus 990 Jiwa, 222 Hilang

Korban Meninggal Bencana di Sumatera Tembus 990 Jiwa, 222 Hilang

11/12/2025 21:13
21 Siswa SD Ditabrak Mobil MBG, Sopirnya Baru Dua Hari Bekerja  

21 Siswa SD Ditabrak Mobil MBG, Sopirnya Baru Dua Hari Bekerja  

11/12/2025 20:08
Tiga Terduga Pencuri di Deppasawi Dalam Dilepas, Polisi Klaim Restorative Justice

Tiga Terduga Pencuri di Deppasawi Dalam Dilepas, Polisi Klaim Restorative Justice

11/12/2025 18:57

Follow Us

Informasinasional.com

Informasi Yang Menambah Wawasan

KURS BANK INDONESIA (BI)

KATEGORI

  • ADVETORIAL (41)
  • AGRIBISNIS (55)
  • BERITA VIDIO (36)
  • DAERAH (2,724)
  • Desa Kita (15)
  • EKONOMI (623)
  • HUKUM (1,037)
  • INSFRASTRUKTUR (309)
  • INTERNASIONAL (530)
  • KRIMINAL (460)
  • KULINER (41)
  • NASIONAL (735)
  • OLAHRAGA (657)
  • OPINI (40)
  • OTOMOTIF (42)
  • PERISTIWA (1,348)
  • PILKADA (64)
  • POLITIK (517)
  • RAGAM (175)
  • TRENDING (2,104)
  • UMUM (652)
  • VIDIO (13)
  • REDAKSI
  • ABOUT-US
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

© 2023 Informasinasional.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita

© 2023 Informasinasional.com