INformasinasional.com-Pasaman Barat–Akses jalan menuju Trans Aek Nabirong, Nagari Pamatang Panjang, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat, terputus total akibat longsor sepanjang sekitar 100 meter. Peristiwa bencana alam tersebut terjadi pada minggu lalu.
Wali Nagari Pamatang Panjang, Herman P, mengatakan bahwa longsor tersebut menyebabkan sebanyak 92 Kepala Keluarga (KK) dengan total 369 jiwa terisolasi karena tidak dapat dilalui kendaraan roda empat.
“Akibat longsor ini, akses utama masyarakat terputus total. Kami sangat berharap adanya perhatian khusus dari pemerintah daerah untuk segera menangani kondisi ini,” ujarnya, Selasa (16/12/2025).
Ia menambahkan, kondisi tersebut sangat berdampak pada aktivitas masyarakat, terutama dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari dan akses pelayanan dasar.
Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Pasaman Barat, Jhon Edwar, Selasa (16/12/2025) di Simpang Empat, menjelaskan bahwa hingga saat ini penanganan longsor belum dapat dilakukan secara maksimal karena kondisi lereng masih labil dan berpotensi terjadi longsor susulan.
“Untuk sementara penanganan alat berat belum bisa dilakukan karena faktor keselamatan,” jelasnya.
Meski demikian, BPBD Pasaman Barat telah melakukan pendistribusian logistik sebanyak dua kali ke lokasi terdampak melalui jalur alternatif yang hanya dapat dilalui kendaraan roda dua.
“Insyaallah dalam minggu ini satu unit alat berat akan kita arahkan ke lokasi untuk membuka akses jalan,” tambah Jhon Edwar.
Pemerintah daerah bersama BPBD terus memantau perkembangan situasi dan berupaya mempercepat penanganan agar akses jalan kembali normal dan aktivitas masyarakat dapat berjalan seperti semula.
Reporter: SYAFRIZAL






Discussion about this post