Informasinasional.com
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita
No Result
View All Result
Informasinasional.com
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 390 Ton Mineral Radioaktif Bernilai Triliunan di Kepri

02/06/2026 05:54
in TRENDING, UMUM
0
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 390 Ton Mineral Radioaktif Bernilai Triliunan di Kepri

Kasum TNI bersama rombongan meninjau kapal dan barang bukti penyelundupan LTJ serta unsur radioaktif ilegal di Dermaga Kodaeral IV Batam.(Dok koderal IV Batam)

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

INformasinasional.com, BATAM – Upaya penyelundupan salah satu komoditas mineral paling strategis didunia berhasil digagalkan aparat TNI Angkatan Laut diperairan Kepulauan Riau. Sebanyak 390 ton mineral yang mengandung Logam Tanah Jarang (LTJ) dan unsur radioaktif diduga hendak dikirim secara ilegal melalui jalur laut dengan nilai ekonomi yang ditaksir mencapai triliunan rupiah.

Pengungkapan kasus besar tersebut menjadi perhatian serius pemerintah pusat karena muatan yang diamankan tidak hanya bernilai tinggi, tetapi juga mengandung material strategis yang dapat dimanfaatkan untuk industri teknologi maju hingga bahan baku pendukung sektor nuklir.

Operasi penindakan dilakukan oleh KRI Kujang-642 yang diperbantukan kepada Gugus Keamanan Laut (Guskamla) Koarmada I pada 17 Mei 2026. Dalam operasi tersebut, aparat menghentikan dan mengamankan kapal TB Capricorn 206/TK Capricorn 92.210 yang diduga mengangkut mineral hasil tambang untuk diselundupkan keluar wilayah Indonesia.

Sebanyak 25 kontainer berisi sekitar 390 ton muatan kemudian diamankan dan dibawa ke Dermaga Mako Kodaeral IV Batam untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Baca juga  Piala AFF U-19 di Sumut Dijaga 2.081 Personel

Besarnya potensi kerugian negara serta sensitifnya kandungan muatan membuat kasus ini langsung mendapat perhatian lintas lembaga. Pada Selasa (26/5/2026), Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard Taruli H Tampubolon bersama tim investigasi dan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) turun langsung meninjau kapal serta barang bukti yang diamankan.

Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut antara lain Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung RI, Pangkoarmada RI Laksdya TNI Denih Hendrata, pejabat Kemenko Polkam RI, serta Pangkoarmada I.

Sebelum melakukan peninjauan lapangan, rombongan menerima paparan khusus dari jajaran Kodaeral IV di ruang VIP Bandara Hang Nadim Batam mengenai kronologi penggagalan penyelundupan, hasil penyelidikan awal, serta perkembangan proses hukum yang sedang berjalan.
Setelah itu, rombongan bergerak menuju Dermaga Kodaeral IV untuk melihat secara langsung kapal tangkapan beserta puluhan kontainer yang menjadi barang bukti utama.

Komandan Kodaeral IV, Laksda TNI Berkat Widjanarko, menjelaskan bahwa proses penyelidikan masih terus dilakukan guna mengungkap dugaan pelanggaran kepabeanan, tata niaga ekspor minerba, hingga kemungkinan keterlibatan jaringan penyelundupan yang lebih besar.
“Tim masih terus melakukan pendalaman terkait dugaan penyelundupan minerba yang mengandung Logam Tanah Jarang dan unsur radioaktif ilegal,” ujar Berkat, Minggu (31/5/2026).

Hasil investigasi awal menunjukkan temuan yang mengejutkan. Berdasarkan pengujian laboratorium terhadap sampel ilmenite yang dilakukan di PT Timah Kundur, Kabupaten Karimun, ditemukan kandungan Titanium Oxide dalam jumlah signifikan.

Baca juga  Pemkab Pasbar Perketat Pengawasan Harga TBS, Larang Penurunan Harga Sepihak

Tidak hanya itu, pemeriksaan laboratorium juga mengidentifikasi keberadaan sejumlah unsur strategis bernilai tinggi yang selama ini menjadi komponen penting industri teknologi modern, energi, hingga pertahanan.
Beberapa unsur yang terdeteksi antara lain Zirconium Oxide, Thorium Oxide, Neodymium Oxide, Triuranium Oktasida (U3O8), dan Cerium Oxide.

Keberadaan unsur-unsur tersebut memperkuat dugaan bahwa muatan yang dibawa kapal bukan sekadar material tambang biasa, melainkan mineral strategis yang memiliki nilai ekonomi luar biasa dan pengawasan ketat dalam tata niaga nasional maupun internasional.

Satgas PKH bahkan menyebut hasil laboratorium memastikan muatan tersebut mengandung Logam Tanah Jarang (Rare Earth Elements) dan unsur radioaktif yang berpotensi menjadi bahan baku bagi berbagai industri berteknologi tinggi, termasuk sektor nuklir.

Dari 25 kontainer yang diamankan, sebanyak 15 kontainer telah dibuka dan dilakukan pencocokan dengan dokumen administrasi. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan adanya indikasi kuat ketidaksesuaian antara dokumen pengangkutan dengan kandungan material yang ditemukan.
Temuan tersebut semakin mempertegas dugaan adanya upaya penyelundupan sumber daya alam strategis Indonesia yang berpotensi merugikan negara dalam jumlah sangat besar.

Laksda TNI Berkat Widjanarko menegaskan keberhasilan operasi ini merupakan bagian dari komitmen TNI AL dalam menjaga kedaulatan maritim sekaligus melindungi kekayaan sumber daya alam nasional dari praktik eksploitasi ilegal.
“Penggagalan ini merupakan bentuk komitmen TNI AL dalam melaksanakan perintah Presiden RI dan Panglima TNI bersama seluruh instansi terkait untuk menjaga kedaulatan negara dan melindungi sumber daya alam strategis nasional dari aktivitas ilegal yang merugikan bangsa dan negara,” katanya.

Ia menambahkan, Kodaeral IV akan terus memperkuat pengawasan dijalur-jalur perairan strategis yang selama ini rawan dimanfaatkan untuk aktivitas penyelundupan.

Senada dengan itu, Pangkoarmada RI Laksdya TNI Denih Hendrata menilai keberhasilan operasi tersebut menjadi bukti kesiapsiagaan TNI AL dalam menghadapi berbagai ancaman terhadap keamanan laut Indonesia.
“Keberhasilan ini merupakan bukti nyata kesiapsiagaan prajurit TNI AL untuk terus hadir di garda terdepan dalam menjaga kedaulatan, menegakkan hukum, serta mengamankan kekayaan alam Indonesia demi kepentingan bangsa dan negara,” katanya.

Sementara itu, Kasum TNI Letjen Richard Tampubolon menegaskan bahwa TNI akan terus meningkatkan operasi penegakan hukum terhadap segala bentuk penyelundupan melalui jalur laut, terutama yang berkaitan dengan sumber daya alam strategis.

Menurutnya, penyelundupan Logam Tanah Jarang menjadi perhatian khusus pemerintah karena komoditas tersebut merupakan aset masa depan yang sangat dibutuhkan dalam pengembangan teknologi tinggi, energi modern, industri pertahanan, hingga transformasi ekonomi nasional.
“Pimpinan TNI menegaskan bahwa TNI Angkatan Laut akan terus melakukan tindakan tegas terhadap setiap upaya penyelundupan melalui jalur laut. Terlebih penyelundupan mineral strategis seperti rare earth merupakan salah satu perhatian serius Presiden Republik Indonesia,” kata Richard.

Kasus ini kini terus didalami oleh aparat gabungan guna mengungkap asal-usul muatan, tujuan pengiriman, serta pihak-pihak yang diduga berada dibalik jaringan penyelundupan mineral strategis bernilai fantastis tersebut. Jika terbukti melanggar hukum, kasus ini berpotensi menjadi salah satu pengungkapan penyelundupan sumber daya alam terbesar yang pernah terjadi diwilayah perairan Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.(Ccp)

Editor: Misno

Post Views: 634
Tags: 390 TonBernilai Triliunanhukum dan keamanankapal tangkapanKeprikepulauan riaukodaeral ivlogam tanah jarangMineralpengawasan sumber daya alampenyelundupanpenyelundupan mineralRadioaktifTNI-ALunsur radioaktif
Previous Post

Ledakan di Myanmar Tewaskan Lebih dari 45 Orang

Next Post

Muskab V PMI Pasaman Barat Jadi Momentum Perkuat Organisasi

Next Post
Muskab V PMI Pasaman Barat Jadi Momentum Perkuat Organisasi

Muskab V PMI Pasaman Barat Jadi Momentum Perkuat Organisasi

Discussion about this post

ADVERTISEMENT

BERITA TERBARU

Kampung Wisata Cilallang Bulukumba Tawarkan Wisata Alam dan Edukasi Budidaya Ikan, Jadi Favorit Keluarga

Kampung Wisata Cilallang Bulukumba Tawarkan Wisata Alam dan Edukasi Budidaya Ikan, Jadi Favorit Keluarga

16/06/2026 16:10
Bupati Madina dan FUI LepasPawai Obor Menyambutan Tahun Baru Hijriah 1448

Bupati Madina dan FUI LepasPawai Obor Menyambutan Tahun Baru Hijriah 1448

16/06/2026 12:25
Limbah Sawit Jadi Bola Panas, DLH Langkat Disorot, Aktivis Tempuh Jalur Hukum

Limbah Sawit Jadi Bola Panas, DLH Langkat Disorot, Aktivis Tempuh Jalur Hukum

16/06/2026 12:20
Seruan dari Nias: Saatnya Kementan Turun Tangan Selamatkan Masa Depan Petani Kepulauan

Seruan dari Nias: Saatnya Kementan Turun Tangan Selamatkan Masa Depan Petani Kepulauan

15/06/2026 19:36

Follow Us

Informasinasional.com

Informasi Yang Menambah Wawasan

KURS BANK INDONESIA (BI)

KATEGORI

  • – (1)
  • ADVETORIAL (58)
  • AGRIBISNIS (63)
  • BERITA VIDIO (36)
  • DAERAH (3,082)
  • Desa Kita (24)
  • EKONOMI (669)
  • HUKUM (1,153)
  • INSFRASTRUKTUR (398)
  • INTERNASIONAL (629)
  • kasyno (1)
  • KRIMINAL (493)
  • KULINER (48)
  • merhabet (1)
  • NASIONAL (833)
  • OLAHRAGA (687)
  • OPINI (41)
  • OTOMOTIF (43)
  • PERISTIWA (1,487)
  • PILKADA (65)
  • POLITIK (534)
  • RAGAM (197)
  • TRENDING (2,447)
  • UMUM (735)
  • VIDIO (14)
  • REDAKSI
  • ABOUT-US
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

© 2023 Informasinasional.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita

© 2023 Informasinasional.com