Informasinasional.com
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita
No Result
View All Result
Informasinasional.com
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita

BEM UI Menggugat dari Tosari, 8 Tuntutan Menggelegar, dari Hentikan KKN hingga Tetapkan Bencana Nasional Sumatra-Flores

18/08/2026 19:39
in NASIONAL, TRENDING
0
BEM UI Menggugat dari Tosari, 8 Tuntutan Menggelegar, dari Hentikan KKN hingga Tetapkan Bencana Nasional Sumatra-Flores

Mahasiswa dari BEM UI dan FMN menggelar demonstrasi di Tosari, Jakpus (Taufiq/detikcom)

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

INformasinasional.com, JAKARTA — Suara kritik mahasiswa kembali menggema dijantung Ibu Kota. Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama Front Mahasiswa Nasional (FMN) menggelar aksi demonstrasi di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (18/8/2026).

Dengan almamater kuning dan hijau, massa mahasiswa membawa mobil komando, spanduk tuntutan serta bendera organisasi. Mereka bergerak menuju kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), namun langkah massa tertahan aparat sebelum Halte Tosari.

Dari titik tersebut, mahasiswa bergantian menyampaikan orasi. Suara pengeras suara menggelegar, menyuarakan kritik terhadap berbagai persoalan nasional, mulai dari korupsi, harga kebutuhan pokok, reforma agraria, kebijakan pembangunan hingga penanganan bencana.

Tertahan di Depan UOB Plaza

Ratusan mahasiswa masih bertahan didepan UOB Plaza setelah aparat kepolisian membentuk barikade dan membatasi akses menuju Bundaran HI.

Hingga sekitar pukul 16.15 WIB, massa berkumpul disekitar mobil komando. Aspirasi disampaikan secara bergantian melalui pengeras suara.
Sebelumnya, massa hendak melanjutkan aksi ke Bundaran HI. Namun, aparat menetapkan kawasan sekitar UOB Plaza sebagai titik penyampaian aspirasi untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas sekaligus menjaga aktivitas masyarakat dikawasan tersebut.

Baca juga  Polres Labuhanbatu Gelar Sertijab Kasiwas, Kompol Sutyono Digantikan Iptu Fajar Sidik

Sejumlah mahasiswa tetap meminta akses menuju Bundaran HI dibuka. Keberadaan massa dan aparat dijalur tersebut juga berdampak terhadap lalu lintas Transjakarta.

Arus Jalan Jenderal Sudirman dari arah Dukuh Atas menuju Bundaran HI kemudian ditutup sementara. Kendaraan yang sudah berada dijalur tersebut dialihkan dan sebagian diputar balik.
Kendaraan menuju Jalan MH Thamrin juga dialihkan melalui Jalan Bumi ke arah Tanah Abang. Sementara arus lalu lintas dari arah berlawanan masih terpantau ramai lancar.

Delapan Tuntutan yang Dibawa Mahasiswa

Dalam aksi tersebut, BEM UI menyampaikan delapan tuntutan yang menyasar sejumlah persoalan mendasar bangsa.
Pertama, mahasiswa menuntut penghentian apa yang mereka sebut sebagai penjajahan negara atas rakyat sendiri.

Kedua, mereka mendesak pemerintah menghentikan praktik korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).
Ketiga, BEM UI menyerukan reforma agraria sejati.
Keempat, mahasiswa menuntut penurunan harga kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak (BBM) yang dinilai berkaitan langsung dengan beban hidup masyarakat.

Baca juga  PWI Labuhanbatu Dilantik, Siap Tingkatkan Kompetensi dan Kualitas Pemberitaan

Kelima, mereka meminta evaluasi total Proyek Strategis Nasional (PSN) serta menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Keenam, mahasiswa menolak pemusatan kekuasaan dan pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD) serta mendesak pengembalian penguatan otonomi daerah.
Ketujuh, BEM UI mendesak pemerintah menetapkan status bencana nasional untuk wilayah Sumatra dan Flores sekaligus mempercepat pemulihan daerah yang terdampak bencana.

Kedelapan, mahasiswa menuntut penghentian represivitas dan intervensi TNI-Polri dalam ruang sipil serta pembubaran Yonif Teritorial Pembangunan (YON TP).

Baca juga  Torpedo FC Raih Juara I Karang Taruna Cup I se-Sumatera Barat

Program Makan Bergizi Gratis menjadi salah satu sorotan tajam dalam aksi tersebut.

Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra menilai pelaksanaan program tersebut masih membutuhkan evaluasi serius, terutama setelah muncul berbagai persoalan terkait keamanan makanan yang diterima para penerima manfaat.

Menurut Fathimah, evaluasi terhadap MBG tidak boleh berhenti pada tataran administratif. Ia menegaskan program tersebut harus mampu memastikan tidak ada lagi anak yang menjadi korban akibat persoalan penyelenggaraan makanan.

Ia juga menyebut adanya anak-anak korban keracunan yang menyampaikan keinginan agar pemberian MBG dihentikan.

Bagi mahasiswa, persoalan tersebut menjadi alarm bahwa program berskala nasional harus dijalankan dengan standar keamanan, pengawasan dan akuntabilitas yang ketat.

Tuntutan lain yang mencuri perhatian adalah desakan agar pemerintah menetapkan status bencana nasional bagi wilayah Sumatra dan Flores.
BEM UI meminta pemerintah tidak hanya berkutat pada status administratif, tetapi juga mempercepat pemulihan masyarakat yang terdampak bencana.

“Tetapkan status bencana nasional untuk daerah Sumatra dan Flores serta percepat pemulihan wilayah terdampak bencana,” demikian salah satu poin pernyataan sikap BEM UI.

Untuk mengamankan aksi, aparat gabungan TNI-Polri disiagakan dikawasan Thamrin dan sekitarnya.
Polda Metro Jaya menyebut sebanyak 9.242 personel dikerahkan untuk pengamanan rangkaian kegiatan dan menjaga situasi keamanan serta ketertiban masyarakat.

Dilapangan, aparat tetap berjaga disekitar UOB Plaza, sementara mahasiswa bertahan dan terus menyampaikan aspirasi.
Aksi tersebut menjadi salah satu panggung kritik mahasiswa terhadap arah kebijakan pemerintah.

Dari jantung kawasan bisnis Jakarta, BEM UI dan FMN mengirimkan pesan politik yang tegas: kebijakan negara, menurut mereka, harus kembali berpijak pada kepentingan rakyat, bukan semata pada kekuasaan dan proyek pembangunan.

Hingga berita ini diturunkan, massa masih berada disekitar UOB Plaza dan situasi di lokasi terpantau dalam pengawasan aparat keamanan.*

Editor: Ardiansyah

 

Post Views: 540
Tags: 8 TuntutanBEM UI MenggugatBencana NasionalFloresHentikan KKNSumatraTosari
Previous Post

Polres Labuhanbatu Gelar Sertijab Kasiwas, Kompol Sutyono Digantikan Iptu Fajar Sidik

Next Post

Warga Sibargot Ditangkap Tim Opsnal Satresnarkoba, Sabu 8,42 Gram Diamankan

Next Post
Warga Sibargot Ditangkap Tim Opsnal Satresnarkoba, Sabu 8,42 Gram Diamankan

Warga Sibargot Ditangkap Tim Opsnal Satresnarkoba, Sabu 8,42 Gram Diamankan

Discussion about this post

BERITA TERBARU

Tiorita Dukung Kelayan Binter, Perkuat Reintegrasi Sosial Klien Pemasyarakatan

Tiorita Dukung Kelayan Binter, Perkuat Reintegrasi Sosial Klien Pemasyarakatan

29/10/2026 22:06
Resmi Dilantik, PWI Pasaman Barat Siap Perkuat Profesionalisme dan Integritas Pers

Resmi Dilantik, PWI Pasaman Barat Siap Perkuat Profesionalisme dan Integritas Pers

29/10/2026 20:19
277 Koperasi Merah Putih di Langkat Belum Beroperasi, Pengurus Mengadu ke DPRD

277 Koperasi Merah Putih di Langkat Belum Beroperasi, Pengurus Mengadu ke DPRD

29/10/2026 18:00
Revitalisasi Hutan Kota, 387 Pohon Bibit Buah di Tanam

Revitalisasi Hutan Kota, 387 Pohon Bibit Buah di Tanam

29/10/2026 16:48

Follow Us

Informasinasional.com

Informasi Yang Menambah Wawasan

KURS BANK INDONESIA (BI)

KATEGORI

  • ADVETORIAL (72)
  • AGRIBISNIS (66)
  • BERITA VIDIO (36)
  • DAERAH (3,378)
  • Desa Kita (29)
  • EKONOMI (697)
  • HUKUM (1,207)
  • INSFRASTRUKTUR (376)
  • INTERNASIONAL (639)
  • KRIMINAL (521)
  • KULINER (48)
  • NASIONAL (902)
  • OLAHRAGA (722)
  • OPINI (41)
  • OTOMOTIF (44)
  • PERISTIWA (1,559)
  • PILKADA (65)
  • POLITIK (562)
  • RAGAM (202)
  • TRENDING (2,694)
  • UMUM (795)
  • VIDIO (13)
  • REDAKSI
  • ABOUT-US
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

© 2023 Informasinasional.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • TRENDING
  • BERITA VIDIO
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • DESA KITA
  • PERISTIWA
  • UMUM
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OTOMOTIF
  • INSFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • KULINER
  • PILKADA
  • RAGAM
  • AGRIBISNIS
  • OPINI
  • Wartawan Kita

© 2023 Informasinasional.com