INformasinasional.com-Pasaman Barat–Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasaman Barat meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kondisi cuaca panas yang diperkirakan terjadi selama satu minggu ke depan. Cuaca panas ini berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kebakaran di kawasan permukiman padat penduduk.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Pasaman Barat, Zulkarnain mengatakan bahwa peningkatan suhu udara perlu menjadi perhatian bersama.
“Berdasarkan pemantauan cuaca, satu minggu ke depan Pasaman Barat cenderung mengalami cuaca panas yang berisiko menimbulkan kebakaran,” ujarnya, Kamis (22/1/2026) di Simpang Empat.
Ia menjelaskan bahwa kondisi suhu tinggi dan kelembapan rendah sangat mudah memicu munculnya titik api. “Baik di kawasan hutan, lahan perkebunan, maupun permukiman, potensi kebakaran meningkat jika masyarakat tidak waspada,” katanya.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, BPBD Pasaman Barat telah meningkatkan koordinasi dengan berbagai pihak. “Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah nagari, TNI, Polri, dan relawan kebencanaan agar seluruh unsur siap siaga,” jelasnya.
Ia juga meminta peran aktif pemerintah nagari dalam melakukan pencegahan. “Pemerintah nagari kami harapkan dapat menyosialisasikan larangan membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan jika ada tanda-tanda kebakaran,” tegasnya.
Selain itu, masyarakat diimbau agar lebih berhati-hati dalam aktivitas sehari-hari. “Kami mengingatkan warga untuk tidak membakar sampah sembarangan dan selalu menjaga lingkungan, terutama di kawasan permukiman padat penduduk,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya pengecekan instalasi listrik di rumah warga. “Korsleting listrik sering menjadi penyebab kebakaran di permukiman, apalagi saat cuaca panas dan penggunaan listrik meningkat,” katanya.
Ia berharap kesiapsiagaan semua pihak dapat meminimalisir risiko kebakaran. “Pencegahan adalah tanggung jawab bersama. Dengan kewaspadaan sejak dini, kita dapat melindungi keselamatan masyarakat dan lingkungan dari bahaya kebakaran,” pungkasnya.
Reporter: SYAFRIZAL






Discussion about this post