INformasinasional.com, BULUKUMBA – Seorang pria lanjut usia bernama Muhammad Darwis atau yang akrab disapa Daeng Darwis dilaporkan terlantar di Desa Manyampa, Kecamatan Ujung Loe, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Pria berusia 74 tahun itu kini hidup bergantung pada bantuan warga setempat setelah kehabisan uang dan tidak memiliki tempat tinggal.
Daeng Darwis diketahui datang ke Bulukumba pada April 2026 dengan tujuan mencari dan mengunjungi adik kandungnya yang sudah lama tidak ditemuinya. Namun, setibanya di kampung halamannya, ia mendapati bahwa saudaranya tersebut telah lama pindah ke Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.
Tidak hanya itu, nomor telepon sang adik sudah tidak dapat dihubungi dan rumah keluarga yang pernah ditempati juga sudah tidak ada lagi. Daeng Darwis mengaku terakhir kali bertemu dengan saudaranya pada tahun 1964.
Datang ke Bulukumba untuk Mencari Keluarga
Menurut informasi yang dihimpun, perjalanan Daeng Darwis ke Bulukumba dibiayai oleh keluarganya. Ia merupakan warga asli Desa Manyampa yang lahir di Bulukumba pada 15 Agustus 1952 sebelum merantau ke Provinsi Jawa Barat puluhan tahun lalu.
Selama merantau, Daeng Darwis menetap di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, tepatnya di Kelurahan Pasirtalaga. Namun, setelah tiba di Bulukumba dan gagal menemukan kerabat yang dicari, ia kini tidak memiliki tempat tujuan maupun biaya untuk kembali ke Karawang.
“Saya sudah tidak punya uang lagi, Pak. Saya mau pulang ke rumah di Karawang, tapi tidak ada ongkos. Keluarga yang saya datangi di sini ternyata sudah tidak tinggal lagi di Manyampa,” ujar Daeng Darwis dengan nada sedih, Kamis (11/06).
Hidup Bergantung pada Bantuan Warga
Selama tiga bulan terakhir, Daeng Darwis bertahan hidup berkat bantuan dan kepedulian warga Desa Manyampa. Untuk kebutuhan makan sehari-hari, ia mengandalkan uluran tangan masyarakat setempat.
Pada malam hari, pria lanjut usia itu kerap tidur di teras rumah warga. Beberapa warga yang merasa iba sesekali mengajaknya bermalam di dalam rumah mereka.Kondisi Daeng Darwis semakin memprihatinkan karena hampir seluruh anggota keluarganya dikabarkan telah meninggal dunia, termasuk istrinya. Sementara itu, tiga anaknya disebut sudah lama tidak menjalin komunikasi dengannya.
Informasi terakhir yang diperoleh, ketiga anak Daeng Darwis diketahui sedang merantau dan bekerja di Malaysia. Hingga saat ini belum ada kontak yang dapat menghubungkan mereka dengan sang ayah.
Berharap Bantuan untuk Pulang ke Karawang
Di tengah keterbatasan yang dihadapinya, Daeng Darwis berharap ada pihak yang bersedia membantu biaya transportasi agar dirinya dapat kembali ke rumahnya di Karawang, Jawa Barat.
Saat ini, ia mengaku tidak memiliki uang sama sekali dan hidup seorang diri tanpa keluarga yang mendampinginya di Bulukumba.
Warga sekitar berharap kisah Daeng Darwis dapat menjadi perhatian pihak terkait maupun para dermawan sehingga pria lanjut usia tersebut dapat segera memperoleh bantuan dan kembali ke tempat tinggalnya dengan aman.
“Kasihan, beliau sudah beberapa bulan berada di sini. Untuk makan dan tempat tidur sementara dibantu warga. Harapannya ada bantuan agar beliau bisa pulang ke Karawang,” ujar salah seorang warga Desa Manyampa.
Identitas Singkat Daeng DarwisNama: Muhammad Darwis (Daeng Darwis)
Tempat lahir: Bulukumba
Tanggal lahir: 15 Agustus 1952
Usia: 74 tahun
Asal kampung: Desa Manyampa, Kecamatan Ujung Loe, Bulukumba
Domisili terakhir: Kelurahan Pasirtalaga, Kabupaten Karawang, Jawa Barat
Kondisi saat ini: Terlantar di Desa Manyampa dan membutuhkan bantuan biaya pulang ke Karawang.
Editor: Sapriaris*






Discussion about this post