INformasinasional.com, Humbahas —
Ditengah cuaca ekstrem yang berulang kali menguji ketangguhan daerah, Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan memilih tidak banyak beretorika. Mereka bergerak. Cepat. Tegas. Dan terukur. Pola inilah yang membuat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Humbang Hasundutan angkat topi.
Apresiasi itu disampaikan langsung Ketua DPC Gerindra Humbahas, Hendri Tumbur Simamora, saat bersilaturahmi awal tahun 2026 dengan Bupati Humbang Hasundutan Oloan Paniaran Nababan di Kantor Bupati, Kamis (8/1/2026). Pertemuan yang berlangsung hangat itu tak sekadar temu kangen politik pasca-libur panjang, melainkan juga forum evaluasi atas kinerja penanganan bencana longsor dan banjir bandang yang sempat melumpuhkan sejumlah wilayah.
Menurut Hendri, sejak awal pemerintahan, Bupati Humbahas menunjukkan watak kepemimpinan yang sigap: membaca situasi, menggerakkan organisasi, dan memaksa birokrasi keluar dari zona nyaman.
“Ini bukan kerja satu dua orang. Kami melihat seluruh OPD bergerak serentak, bahu-membahu, terutama saat membuka kembali akses jalan antar-kecamatan dan desa yang terputus akibat bencana,” kata Hendri.
Gerindra menilai, disaat banyak daerah masih terjebak pada prosedur berbelit, Humbahas memilih jalan cepat. Pemulihan infrastruktur dilakukan paralel dengan penanganan sosial warga terdampak. Bagi Gerindra, pola ini menjadi penanda penting: birokrasi tak sekadar hadir di atas kertas, tetapi bekerja dilapangan.
Tak hanya soal kebencanaan, Hendri juga menyinggung upaya pembenahan internal pemerintahan. Mulai dari penegakan disiplin aparatur, peningkatan kualitas layanan publik, hingga keselarasan dengan Program Prioritas Nasional Pemerintah Pusat.
“Ini menunjukkan komitmen kuat. Ada kemauan politik untuk membenahi birokrasi sekaligus melayani rakyat,” ujarnya.
Menanggapi apresiasi tersebut, Bupati Oloan Paniaran Nababan memilih bersikap tenang. Ia menyampaikan terima kasih, namun menegaskan bahwa dukungan politik harus tetap disertai kritik.
“Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi seluruh elemen masyarakat, termasuk partai politik, untuk memberi masukan dan kritik yang membangun. Humbang Hasundutan tidak bisa dibangun sendirian,” kata Oloan.
Ia menekankan, penanganan bencana hanyalah satu bagian dari kerja besar membangun daerah. Tantangan ke depan, menurutnya, justru lebih kompleks: menjaga konsistensi kinerja dan memastikan pelayanan publik benar-benar dirasakan masyarakat hingga kepelosok.
Dipenghujung pertemuan, DPC Partai Gerindra menyerahkan plakat apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan sebagai simbol pengakuan atas kinerja penanganan bencana. Plakat itu diterima langsung oleh Bupati Humbahas, didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.
Silaturahmi tersebut turut dihadiri anggota DPRD Humbang Hasundutan Bosfer Nababan dan Nikodemus Munthe.
Sebuah pesan tersirat pun mengemuka: ketika bencana datang bertubi-tubi, kepemimpinan diuji bukan oleh janji, melainkan oleh kecepatan bertindak. (Glen Silaban/Karmawan)






Discussion about this post