INformasinasional.com, BINJAI — Pelarian dua begal sadis yang membacok dan merampas sepeda motor milik seorang siswa SMAN 5 Binjai akhirnya tamat. Dalam operasi cepat dan senyap, Tim Satuan Cobra Reskrim Polres Binjai meringkus dua pelaku hanya berselang sehari setelah aksi brutal yang menggegerkan warga Kota Binjai.
Dua tersangka masing-masing berinisial MA (28) dan IM (22) dibekuk di lokasi persembunyian mereka di kawasan Pasar Besar Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Selasa siang (12/5/2026). Polisi terpaksa menghadiahi keduanya dengan timah panas dibagian kaki karena melakukan perlawanan saat proses penangkapan.
Aksi penangkapan itu sekaligus mengakhiri perburuan terhadap komplotan begal yang sebelumnya menyerang Yudha, seorang pelajar SMAN 5 Binjai, di Jalan Sawo 3, Kecamatan Binjai Barat, saat korban hendak berangkat sekolah.

Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP Hiskia Siagian, mengatakan pihaknya bergerak cepat usai menerima laporan pembegalan berdarah tersebut.
“Kami bergerak cepat sejak laporan masuk. Berdasarkan data dan jejak yang kami telusuri, tim langsung mengarah ke lokasi persembunyian pelaku dan keduanya berhasil diamankan,” kata AKP Hiskia Siagian, Selasa (12/5/2026) malam.
Berdasarkan hasil penyelidikan, MA diketahui berperan sebagai eksekutor utama yang melakukan pemblokiran jalan sekaligus menyerang korban menggunakan senjata tajam. Sedangkan IM bertindak sebagai joki yang membawa sepeda motor saat aksi kejahatan berlangsung.
MA merupakan warga Jalan Umar Baki, Lingkungan III Limau Sundai, Kecamatan Binjai Barat.
Sementara IM tercatat sebagai warga Dusun II Barat Tani, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang.
Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti penting, diantaranya sepeda motor Honda Beat BK 2358 ALM yang dipakai saat beraksi, sepeda motor milik korban yang sempat dirampas, sebilah golok, serta helm yang digunakan pelaku ketika melakukan pembegalan.
AKP Hiskia membeberkan, modus kedua pelaku tergolong nekat dan berbahaya. Korban terlebih dahulu ditabrak dari belakang hingga terjatuh, lalu dipepet dan diancam menggunakan golok agar menyerahkan sepeda motornya.
“Pelaku sengaja menabrak kendaraan korban hingga jatuh. Setelah itu mereka memblokir jalan dan mengancam korban dengan senjata tajam,” bebernya.
Peristiwa itu sebelumnya sempat memicu kemarahan publik setelah korban mengalami luka sabetan senjata tajam dibagian tangan. Yudha kini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Dr RM Djoelham Binjai dan kondisinya dilaporkan mulai membaik.
Situasi sempat memanas saat kedua tersangka dibawa kerumah sakit untuk menjalani pengobatan akibat luka tembak dikaki. Massa yang geram atas aksi brutal para pelaku nyaris menghakimi keduanya diarea rumah sakit. Beruntung aparat kepolisian sigap mengendalikan situasi sehingga keributan besar berhasil dicegah.
Kini kedua tersangka telah mendekam disel tahanan Polres Binjai untuk menjalani pemeriksaan intensif. Mereka dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan tindak pidana kekerasan dengan ancaman hukuman berat.
Polres Binjai menegaskan perang terhadap begal jalanan kini menjadi prioritas utama menyusul meningkatnya aksi kriminalitas yang meresahkan warga. Bahkan, kepolisian telah membentuk Tim Anti Begal khusus untuk memburu para pelaku kejahatan jalanan diwilayah hukum Kota Binjai.
Pengungkapan cepat kasus ini menjadi sinyal keras bahwa ruang gerak pelaku begal di Binjai semakin sempit dan aparat tak akan memberi ampun bagi pelaku yang meneror masyarakat dengan kekerasan dijalanan.(misn’t)
Editor: Misno






Discussion about this post