INformasinasional.com, BINJAI – Misteri mayat bayi laki-laki yang ditemukan mengenaskan ditumpukan sampah pinggir sungai Jalan Aiptu Radiman, Kecamatan Binjai Kota, Kota Binjai perlahan mulai terkuak.
Satreskrim Polres Binjai menangkap dua orang yang diduga berkaitan dengan pembuangan jasad bayi tersebut. Mereka adalah seorang ASN yang berprofesi sebagai bidan berinisial SS (55) dan anaknya, RD (31).
Keduanya ditangkap setelah polisi membongkar petunjuk dari rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi penemuan mayat bayi.
Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP Hotdiatur Purba, mengatakan penyelidikan dimulai sesaat setelah polisi menerima laporan penemuan jasad bayi pada Minggu (26/7/2026) sore.
Petugas langsung mendatangi lokasi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), sekaligus menyisir sejumlah kemungkinan untuk mengungkap siapa yang tega membuang jasad bayi tersebut.
Namun, titik terang baru muncul setelah penyidik menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi.
“Kami cek CCTV, ditemukan petunjuk-petunjuk,” kata Hotdiatur dalam keterangannya, Senin (10/8/2026).
Berbekal petunjuk tersebut, polisi kemudian memburu orang-orang yang diduga berkaitan dengan pembuangan jasad bayi.
Upaya itu membuahkan hasil. Pada Jumat (31/7/2026) pagi, petugas mendatangi sebuah rumah di Jalan Samanhudi, Kecamatan Binjai Selatan.
Di lokasi tersebut, polisi menangkap SS dan RD.
“Kami mendapatkan informasi orang yang diduga membuang (bayi) itu. Kami kejar dan kami tangkap,” kata Hotdiatur.
Keduanya kemudian dibawa ke Mapolres Binjai untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Bidan Diduga Menolong Persalinan
Dari hasil pemeriksaan sementara, penyidik menemukan dugaan bahwa bayi tersebut dilahirkan ditempat praktik sekaligus rumah SS.
SS diduga berperan menolong proses persalinan. Sementara RD diduga menjadi pihak yang membuang jasad bayi tersebut kelokasi pembuangan sampah.
“Bidan itu yang diduga menolong (orangtua bayi) bersalin. Lalu, anaknya itu disuruh membuang. Namun, ini masih kami dalami,” kata Hotdiatur.
Polisi masih mendalami sejauh mana keterlibatan masing-masing terduga pelaku, termasuk motif dibalik pembuangan jasad bayi tersebut.
Yang tak kalah penting, penyidik kini memburu identitas dan keberadaan orang tua bayi. Sebab, berdasarkan keterangan sementara dari kedua terduga pelaku, mereka mengaku tidak mengenal orang tua bayi tersebut.
Polisi belum menerima begitu saja pengakuan itu dan masih menguji keterangannya dengan bukti-bukti yang telah dikumpulkan.
“Masih kita dalami motifnya sama keterangannya itu,” tegas Hotdiatur.
Sebelumnya, warga Binjai digegerkan dengan penemuan jasad bayi laki-laki didalam kantong plastik yang dibuang di tumpukan sampah pinggir sungai Jalan Aiptu Radiman, Kecamatan Binjai Kota, Minggu (26/7/2026) sore. Temuan itu sontak menggemparkan warga sekitar.
Lebih memilukan, saat ditemukan, tali pusar bayi tersebut masih dalam kondisi belum terputus.
Polisi yang menerima laporan langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah TKP.
“Petugas yang menerima laporan tersebut, langsung menuju ke lokasi kejadian, melihat bayi itu ditemukan di lokasi pembuangan sampah dipinggir sungai,” kata Hotdiatur sebelumnya.
Hasil pemeriksaan awal memastikan bayi tersebut telah meninggal dunia ketika ditemukan.
Jasad korban kemudian dievakuasi kerumah sakit untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.
Kini, kasus tersebut memasuki babak baru. Dua orang telah diamankan, tetapi teka-teki terbesar masih menggantung, siapa orang tua bayi itu, apa yang sebenarnya terjadi sebelum bayi tersebut ditemukan tak bernyawa, dan mengapa jasadnya berakhir ditumpukan sampah?
Polisi masih mengumpulkan bukti dan mendalami keterangan para terduga pelaku untuk mengurai seluruh rangkaian peristiwa tersebut.”
Editor: Ardiansyah






Discussion about this post