INformasinasional.com,Pasaman Barat–Pengurus Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Cabang Pasaman Barat masa bakti 2025–2028 resmi dilantik di Aula Kantor Bupati Pasaman Barat, Selasa (20/10/2026). Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Pasaman Barat, dr. Heru Widyawarman, dan dihadiri Ketua TP-PKK Pasaman Barat Ny. Sifrowati Yulianto, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Ny. Erisa Doddy San Ismail, Kepala Dinas Kesehatan dr. Gina Alecia, serta perwakilan organisasi perempuan lainnya.
Kepengurusan baru ini diharapkan memperkuat edukasi kesehatan keluarga dan meningkatkan kolaborasi dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.
Dalam kepengurusan periode 2025–2028, Ny. Wahyu Amalia Heru Widyawarman dipercaya sebagai Ketua IIDI Cabang Pasaman Barat, Ny. Wice Amelia Rafni Deka Putra sebagai sekretaris, dan Ny. Risma Maijoni Hendra sebagai bendahara. Ketua TP-PKK Pasaman Barat, Ny. Sifrowati Yulianto, mengucapkan selamat kepada pengurus yang baru dilantik dan berharap amanah tersebut dijalankan melalui program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan keluarga.
Sifrowati menilai IIDI dan TP-PKK memiliki visi yang sejalan dalam mewujudkan keluarga sehat dan sejahtera. Karena itu, ia mendorong penguatan kerja sama dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kesehatan ibu dan anak, pengasuhan, pemenuhan gizi, serta pentingnya pelayanan kesehatan sejak dini. Ia juga menekankan perlunya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan anak. Menurutnya, kolaborasi IIDI, TP-PKK, Posyandu, dan organisasi perempuan lainnya penting agar edukasi kesehatan menjangkau lebih banyak keluarga.
Sementara itu, Ketua IDI Cabang Pasaman Barat, dr. Heru Widyawarman, menekankan pentingnya menjaga solidaritas, meningkatkan kompetensi, dan memperkuat profesionalisme tenaga medis dalam menghadapi berbagai tantangan di bidang kedokteran. Ia menyebut persoalan yang melibatkan dokter dan menjadi perhatian publik, termasuk perbincangan di media sosial, perlu disikapi secara bijaksana melalui komunikasi, dialog, dan mekanisme sesuai ketentuan yang berlaku. Berbagai persoalan tersebut juga harus menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.
Heru turut mengingatkan bahwa dokter merupakan manusia biasa yang memiliki keterbatasan sehingga setiap kekurangan dalam pelayanan harus diakui dan diperbaiki secara bertanggung jawab, dengan tetap mengutamakan keselamatan pasien. Selain itu, ia menyoroti pentingnya dukungan keluarga, khususnya istri, dalam menunjang pelaksanaan tugas dokter. Menurutnya, dukungan moral keluarga berperan penting dalam membantu dokter menjalankan tanggung jawab profesinya secara optimal.
Ia berharap IIDI menjadi wadah untuk mempererat hubungan antaranggota, memperkuat dukungan bagi keluarga dokter, dan mendorong kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.
Ketua IIDI Cabang Pasaman Barat, Ny. Wahyu Amalia Heru Widyawarman, menyampaikan bahwa IIDI merupakan organisasi yang menghimpun istri dokter Indonesia dengan kepengurusan dari tingkat cabang hingga pusat. Organisasi ini diharapkan menjadi wadah untuk memperkuat kepedulian sosial serta mendukung pembangunan, terutama di bidang kesehatan dan kesejahteraan keluarga.
Wahyu menegaskan bahwa pengurus IIDI Cabang Pasaman Barat siap bersinergi dengan pemerintah daerah, TP-PKK, DWP, dan organisasi perempuan lainnya dalam menjalankan berbagai program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Melalui kepengurusan masa bakti 2025–2028, IIDI Cabang Pasaman Barat diharapkan semakin aktif mendukung pembangunan kesehatan daerah melalui edukasi kesehatan keluarga, pemberdayaan perempuan, pemenuhan gizi, serta peningkatan kesehatan ibu dan anak. Sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai organisasi terkait diharapkan mampu memperluas jangkauan pelayanan edukasi kesehatan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan keluarga sejak dini demi terwujudnya masyarakat Pasaman Barat yang sehat dan sejahtera.
Editor: Syafrizal






Discussion about this post