INformasinasional.com, ACEH BESAR – Operasi senyap aparat teritorial TNI membuahkan hasil mengejutkan. Dibalik lebatnya kawasan pegunungan Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar, prajurit Kodim 0101/Kota Banda Aceh menemukan ladang ganja seluas sekitar 2,5 hektare yang diduga sengaja dibuka untuk aktivitas budidaya narkotika secara tersembunyi. Temuan tersebut menjadi sinyal bahwa praktik penanaman ganja masih berupaya beroperasi diwilayah terpencil dengan memanfaatkan medan yang sulit dijangkau aparat.
Pengungkapan ladang ganja itu berawal dari informasi yang disampaikan masyarakat kepada Babinsa. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim yang dipimpin Pgs. Pasi Intel Kodim 0101/KBA Kapten Ctp Zairul bersama delapan personel bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan.
Komandan Kodim 0101/Kota Banda Aceh, Kolonel Inf Faurizal Noerdin, mengatakan hasil pemeriksaan dilapangan menunjukkan adanya hamparan tanaman ganja dengan luas sekitar 2,5 hektare.
“Berdasarkan hasil pengecekan dilapangan, ditemukan tanaman ganja dengan luas sekitar 2,5 hektare dengan ketinggian berkisar antara 100 hingga 150 sentimeter,” kata Faurizal dalam keterangannya, Kamis (2/7/2026).
Selain menemukan ribuan batang ganja yang siap tumbuh subur, personel TNI juga menemukan 10 bungkus plastik bekas pupuk Mutiara NPK 16-16-16 yang diduga digunakan untuk menunjang pertumbuhan tanaman tersebut. Temuan ini mengindikasikan bahwa lahan tersebut tidak ditanami secara alami, melainkan diduga dirawat secara intensif.
Perjalanan menuju lokasi bukan perkara mudah. Tim harus menggunakan kendaraan hingga titik terakhir yang dapat dilalui, kemudian melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sekitar 500 meter menembus kawasan pegunungan yang cukup terjal dan tertutup vegetasi.
Meski berhasil menemukan ladang ganja dalam skala besar, aparat tidak mendapati seorang pun yang berada dilokasi. “Hasil pengecekan dilapangan, tidak ditemukan adanya pemilik maupun aktivitas warga disekitar area ladang ganja tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa lokasi tersebut diduga digunakan secara tersembunyi untuk aktivitas ilegal,” kata Faurizal.
Keberhasilan mengungkap ladang ganja tersebut, lanjutnya, tidak lepas dari eratnya komunikasi antara aparat teritorial dan masyarakat. Informasi yang diberikan warga menjadi kunci dalam membongkar aktivitas yang selama ini diduga berlangsung secara diam-diam dikawasan pegunungan.
Kodim 0101/Kota Banda Aceh menegaskan akan terus meningkatkan patroli wilayah, memperkuat pengawasan, serta membangun sinergi dengan seluruh elemen masyarakat guna menutup ruang bagi segala bentuk aktivitas ilegal, khususnya penanaman dan peredaran narkotika.
“Penemuan ini merupakan bentuk keseriusan kami dalam menindaklanjuti setiap informasi dari masyarakat. Kodim 0101/Kota Banda Aceh akan terus berkomitmen memberantas peredaran dan penanaman narkotika di wilayah binaan demi melindungi generasi bangsa,” tegas Faurizal.
Ladang ganja tersebut selanjutnya akan dimusnahkan sesuai prosedur yang berlaku sebagai bagian dari upaya pemberantasan narkotika diwilayah Aceh Besar.(misn’t)
Editor: Misno






Discussion about this post